61
                                                               KESAKSIAN  KHUSUS  SEHUBUNGAN  DENGAN  POLITIK

Kepada para Guru dan para Pimpinan disekolah-sekolah kita :  ____________
Orang-orang yang telah ditunjuk bertanggung-jawab atas lembaga-lembaga dan sekolah-sekolah kita,  haruslah menjaga diri mereka sendiri dengan rajin,  kalau tidak,  maka ucapan-ucapan dan perasaan-perasaan mereka, akan menuntun para murid menuju jalan yang salah.   Orang-orang yang mengajar Alkitab digereja-gereja dan disekolah-sekolah kita,  janganlah merasa bebas memberikan penjelasan yang menyangkut alasan-alasan mereka memihak atau menolak politik manusia atau standar-standar manusia,  karena dengan melakukan hal ini berarti mereka telah menghasut pikiran-pikiran orang lain, dan menuntun setiap orang untuk membela teori-teori yang ada.   Ada orang diantara orang-orang yang mempercayai kebenaran, yang mau dihasut untuk mengeluarkan pendapat-pendapatnya yang melibatkan perasaan-perasaan dan ideologi politik,  sehingga perpecahan akan masuk kedalam gereja.
Tuhan menghendaki umat-umatNya untuk mengubur pertanyaan-pertanyaan mengenai politik.   Untuk tema ini,  berdiam diri adalah lebih bermanfaat daripada kefasihan lidah.   Kristus memanggil para pengikutnya untuk bersatu diatas prinsip-prinsip injil yang murni,  yang dengan jelas dinyatakan didalam firman Allah.   Kita tidak dapat mengikuti pemilihan suara dengan aman untuk memilih partai-partai politik;  karena kita tidak pernah tahu, siapa sebenarnya yang sedang kita pilih.   Kita tidak dapat mengambil bagian dengan aman dalam rancangan politik apapun.   Kita tidak dapat bekerja memuaskan manusia yang kan menggunakan pengaruhnya untuk meringkus kebebasan beragama,  dan menetapkan standar-standar yang menekan untuk menuntun atau memaksa pengikut-pengikutnya memelihara hari Minggu sebagai hari Sabat.   Hari pertama dari minggu bukanlah hari yang harus kita hormati.   Itu adalah sabat yang palsu,  dan para anggota  dari keluarga Tuhan tidak dapat berpartisipasi dengan manusia yang meninggikan hari ini,  dan melanggar hukum Allah dengan cara menginjak-injak hari Sabat.   Umat Allah seharusnya tidak menentukan pilihan suara untuk menempatkan orang-orang semacam ini menduduki jabatan;  karena kalau mereka melakukan ini,  mereka adalah pengikut orang-orang yang melakukan dosa sementara mereka menduduki jabatan.
Kita tidak seharusnya membaurkan prinsip dengan cara bergantung kepada pendapat-pendapat dan prasangka-prasangka yang telah kita anut sebelum kita menyatukan diri dengan umat-umat yang memelihara hukum Allah.   Kita telah terdaftar didalam barisan laskar Tuhan,   dan kita tidak akan bertempur dibagian musuh,  tetapi pada bagian Kristus,  dimana kita dapat menjadi satu secara utuh,  didalam perasaan-perasaan,  didalam tindakan,  didalam roh,  didalam pergaulan sehari-hari.   Orang-orang yang benar-benar Kristen akan menjadi cabang-cabang dari pokok yang benar,  dan akan menghasilkan buah yang sama dengan buah yang dihasilkan oleh pokok yang benar itu.   Mereka akan bertindak secara harmonis  didalam pergaulan yang Kristiani.   Mereka tidak mau memakai tanda-tanda yang berbau politik,  tetapi tanda-tanda dari Kristus.
Maka kemudian,  apa yang akan kita lakukan?  --  Biarkanlah pertanyaan-pertanyaan tentang politik tinggal dibelakang.   “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tidak percaya.   Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan?   Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?   Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial?   Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang yang tidak percaya?”   Persamaan apakah yang dapat kita dapati diantara partai-partai ini?   Disitu tidak ada pergaulan,  tidak ada persahabatan.   Kata pergaulan berarti partisipasi,  bekerjasama.   Allah mempekerjakan pola yang paling kuat untuk menunjukkan bahwa tidak perlu ada persatuan diantara partai-partai dunia dengan orang-orang yang mencari kebenaran Kristus.   Persatuan apakah yang ada diantara terang dan kegelapan,  kebenaran dan bukan kebenaran?  --  Tidak ada,  apapun itu.   Terang menyatakan kebenaran;   kegelapan,  kesalahan,  dosa,  menyatakan yang bukan kebenaran.   Orang-orang Kristen sudah dikeluarkan dari kegelapan menuju terang.   Mereka telah mengenakan Kristus,  dan mereka memakai tanda kebenaran dan penurutan.   Mereka diperintah oleh prinsip-prinsip yang ditinggikan dan disucikan dengan mana Kristus menunjukkan kehidupanNya.    Tetapi dunia diperintah oleh prinsip-prinsip ketidak-jujuran dan tidak keadilan.
“Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini.  Karena itu kami tidak tawar hati.   Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan;  kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah.  Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang dihadapan Allah.   Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka,  yang akan binasa,  yaitu orang-orang yang tidak percaya,  yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus,  yang adalah gambaran Allah.   Sebab bukan diri kami yang kami beritakan,  tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan,  dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus.   Sebab Allah  yang telah berfirman : Dari dalam gelap akan terbit terang!  Ia juga yang membuat terangNya bercahaya didalam hati kita,  supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.”   Dua partai sudah dibawa ketempat ini untuk dilihat,  dan ternyata menunjukkan bahwa tidak akan pernah ada persatuan diantara keduanya.
Guru-guru yang ada digereja maupun disekolah-sekolah yang merasa diri mereka sendiri menunjukkan minat terhadap politik,  haruslah dihentikan dari pekerjaan dan tanggung-jawab mereka tanpa ditangguhkan;  karena Tuhan  tidak akan mau bekerjasama dengan mereka.   Perpuluhan jangan pernah digunakan untuk membiayai orang yang membicarakan masalah politik.    Setiap guru,  pendeta,  atau pemimpin didalam jajaran kita yang terhasut dengan keinginan untuk menghembuskan pendapat-pendapatnya mengenai masalah politik,  haruslah dipertobatkan oleh kepercayaan akan kebenaran,  atau mengundurkan diri dari pekerjaannya.   Sebagai pekerja-pekerja bersama dengan Allah didalam memenangkan jiwa-jiwa,  pengaruh-pengaruh mereka haruslah memantulkan Kristus,  atau kredensinya harus dicabut darinya.   Kalau dia tidak berubah,  yang dilakukannya hanyalah perusakan, dan perusakan.
Didalam nama Tuhan,  saya akan mengatakan kepada para guru disekolah-sekolah,  berikan perhatianmu kepada pekerjaan yang sudah ditugaskan kepadamu.   Engkau dipanggil oleh Allah bukan untuk melibatkan diri didalam masalah politik.   “Kamu semua adalah saudara,”   Kristus mengatakan,   “dan sebagai kesatuan engkau harus berdiri dibawah satu panji Pangeran Imanuel.”    “Maka sekarang,  hai orang Israel,  apakah yang dimintakan dari padamu oleh Tuhan,  Allahmu,  hidup menurut segala jalan yang ditunjukkanNya,  mengasihi Dia, beribadah kepada Tuhan,  Allahmu,  dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,  berpegang pada perintah dan ketetapan Tuhan yang kusampaikan kepadamu pada hari ini,  supaya baik keadaanmu.  .  .  .  Sebab Tuhan,  Allahmulah Allah segala allah dan Tuhan segala tuhan,  Allah yang besar,  kuat dan dahsyat,  yang tidak memandang bulu ataupun menerima suap,  yang membela hak anak yatim dan janda dan menunjukkan kasihNya kepada orang asing dengan memberikan kepadanya makanan dan pakaian.   Sebab itu haruslah kamu menunjukkan kasihmu kepada orang asing,  sebab kamupun dahulu adalah orang asing ditanah Mesir.   Engkau harus takut akan Tuhan,  Allahmu,  dan kepadaNya haruslah engkau beribadah dan berpaut,  dan demi namaMya haruslah engkau bersumpah.   Dialah pokok puji-pujianmu dan Dialah Allahmu.”  
Tuhan telah memberikan terang besar dan hak-hak kepada umat-umatNya.   “Ingatlah, aku telah mengajarkan ketetapan dan peraturan kepadamu,  seperti yang diperintahkan kepadaku oleh Tuhan,  Allahku,  supaya kamu melakukan yang demikian didalam negeri,  yang akan kamu masuki untuk mendudukinya.   Lakukanlah itu dengan setia,  sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu dimata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata : Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi.   Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti Tuhan,  Allah kita,  setiap kali kita memanggil kepadanya?   Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum ini,  yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?   Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah,  supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu.   Beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu.”
Sebagai suatu umat kita harus berdiri dibawah panji Yesus Kristus.   Kita harus menyerahkan diri kita sendiri kepada Allah sebagai suatu umat yang berbeda,  terpisah dan lain dari yang lain.   Dia berbicara kepada kita, mengatakan,   “Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepadaKu :  dengarkanlah,  maka kamu akan hidup!  Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu,  menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud.”    “Engkau akan ditegakkan diatas kebenaran.  Engkau akan jauh dari pemerasan,  sebab engkau tidak usah lagi takut,  dan engkau akan jauh dari kekejutan,  sebab ia tidak akan mendekat kepadamu.   Apabila orang menyerbu,  itu bukanlah dari padaKu;  siapapun yang menyerbu engkau ia akan rebah melawan engkau.   Sesungguhnya,  Akulah yang menciptakan tukang besi yang menghembus api dan menghasilkan senjata menurut kecakapannya tetapi Akulah yang menciptakan pemusnah untuk merusakkannya.   Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil,  dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan,  akan engkau buktikan salah.   Inilah yang menjadi bagian hamba-hamba Tuhan dan kebenaran yang mereka terima dari padaKu,  demikianlah firman Tuhan.”
Saya memanggil saudara-saudara yang telah ditugaskan untuk mengajar,  agar mengubah tindakan mereka.   Adalah salah kalau engkau melibatkan  perhatianmu dengan partai politik apapun,  untuk meletakkan pilihanmu bersama atau untuk mereka.   Orang-orang yang berdiri sebagai pengajar-pengajar,  sebagai pendeta-pendeta,  sebagai pekerja-pekerja bersama dengan Allah didalam segala bidang,   janganlah mengadakan pertempuran didalam dunia politik.   Kewarga-negaraan mereka ada disurga.   Allah memanggil mereka untuk berdiri sebagai umat yang terpisah dan lain dari yang lain.   Dia tidak menginginkan perpecahan didalam tubuh orang-orang yang percaya.   Umat-umatNya haruslah mempunyai unsur-unsur rekonsiliasi.   Apakah itu pekerjaan mereka untuk membuat musuh-musuh didalam dunia politik?   --   Tidak,  tidak.   Mereka haruslah berdiri sebagai pokok masalah bagi kerajaan Kristus,  membawa panji, diatas mana tertulis,  “Hukum-hukum Allah dan iman kepada Yesus.”   Mereka harus membawa beban dari pekerjaan istimewa,  pesan khusus.   Kita mempunyai tanggung-jawab pribadi,  dan ini haruslah dinyatakan dihadapan seluruh dunia,  dihadapan para malaikat,  dan dihadapan para manusia.    Allah tidak memanggil kita untuk meluaskan pengaruh kita dengan bergaul dengan masyarakat,  melibatkan diri dengan orang-orang politik,  tetapi dengan cara berdiri sebagai bagian pribadi dari kumpulanNya yang besar,  dengan Kristus sebagai kepala kita.    Kristus adalah Pangeran kita,   dan sebagai pokok masalahNya,  kita harus melakukan pekerjaan yang telah ditugaskan kepada kita  oleh  Allah.
Bahwa umat-umat Kristus haruslah bersatu didalam kesatuan,  adalah pengertian yang amat sangat penting dimengerti oleh para orang muda;   karena persatuan ini mengikat manusia kepada Allah dengan tali emas kasih,  dan menugaskan setiap orang untuk bekerja melakukan kewajibannya terhadap sesamanya manusia.   Kapten keselamatan kita telah mati bagi bangsa manusia agar manusia boleh bersatu dengan Dia dan dengan setiap orang.   Sebagai anggota keluarga manusia kita adalah bagian pribadi dari suatu kesatuan yang utuh.   Tidak ada satu jiwapun yang dapat bergantung kepada yang lainnya.   Tidak seharusnya ada sekelompok pejuang didalam keluarga Allah;  karena kemakmuran dari setiap orang adalah kebahagiaan dari keseluruhan.   Tidak seharusnya ada tembok-tembok pemisah yang dibangun diantara manusia dengan manusia.   Kristus sebagai pusat yang besar haruslah mempersatukan semuanya didalam satu kesatuan.
Kristus adalah guru kita,  pemerintah kita,  kekuatan kita,  kebenaran kita,  dan didalam Dia kita telah mengikat janji untuk menghindarkan setiap tindakan yang mungkin menyebabkan keretakan.   Pertanyaan-pertanyaan menyangkut permasalahan yang ada didunia ini tidaklah seharusnya menjadi tema dari percakapan kita.   Kita harus merasa terpanggil jauh diatas dunia untuk melihat Penebus yang ditinggikan,  melalui siapa kita memungkinkan diri kita mampu berhubungan terhadap satu sama lain dan terhadap Allah.   Kristus melatih umat-umatNya untuk meniru kebajikanNya,   kelemah-lembutanNya,  dan kerendahan hatiNya,  kebaikanNya,  kesabaranNya,  dan kasihNya.   Jadi Dia menyerahkan hati dan tangan kepada pelayananNya,  membuat manusia sebagai saluran, melalui mana kasih Allah dapat mengalir dengan limpah untuk memberkati orang-orang lain.   Maka kemudian tidak perlu ada bayangan  perselisihan yang mengancam  diantara anggota  Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh.   Penebus itu mengundang setiap jiwa,  “Datanglah kepadaKu,  semua yang letih lesu dan berbeban berat,  dan Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.   Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu,  karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.   Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan bebanKupun ringan.”   Dia yang berhasil mendekati kesempurnaan dari rakhmat kemuliaan Kristus,  telah menyebabkan kegembiraan diantara para malaikat-malaikat surga.   Bapa bersuka-cita atas dia dengan nyanyian;  karena bukankah dia bekerja didalam roh TuanNya,  bersatu dengan Kristus seperti Dia satu dengan Bapa?
Didalam kehidupan kita,  hendaknya kita tidak meninggikan pekerjaan dan tabiat-tabiat manusia yang memiliki pengaruh karena jabatannya,  terus menerus memuji-muji manusia dihadapan umat.   Tetapi selama engkau suka, engkau boleh meninggikan Kristus Penebus kita.   “Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung.   Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh,  maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarNya,  dalam kemuliaan yang semakin besar.”   Mereka yang mengasihi dan melayani Allah haruslah menjadi terang dunia,  bercahaya diantara kegelapan moral.   Tetapi justru ditempat-tempat dimana telah diberikan terang yang terbesar,  dimana injil telah diberitakan dengan begitu giatnya,  ada orang-orang  -  para bapa,  para ibu,  dan anak-anak  -  yang telah digerakkan dengan suatu kuasa dari bawah untuk mempersatukan minat-minat mereka dengan usaha-usaha dan pekerjaan-pekerjaan keduniawian.
Kebutaan besar sedang terjadi didalam gereja-gereja,  dan Tuhan mengatakan kepada umatNya,  “Apakah hubungan bait Allah dengan berhala?   Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini : Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup ditengah-tengah mereka,  dan Aku akan menjadi Allah mereka,  dan mereka akan menjadi umatKu.   Sebab itu : keluarlah kamu dari antara mereka,  dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan,  dan janganlah menjamah apa yang najis,  maka Aku akan menerima kamu.   Dan Aku akan menjadi Bapamu,  dan kamu akan menjadi anak-anakKu laki-laki dan anak-anakKu perempuan,  demikianlah firman Tuhan,  Yang Mahakuasa.”  
Syarat untuk diterima kedalam keluarga Allah adalah keluar dari dunia,  memisahkan diri dari pengaruh-pengaruh yang buruk.   Umat Allah tidak seharusnya memiliki hubungan dengan penyembahan berhala dalam bentuk apapun.   Mereka harus mencapai standar yang lebih tinggi.   Kita harus berbeda dari dunia,  maka kemudian Allah akan mengatakan,   “Aku akan menerimamu sebagai keluarga kerajaanKu,  anak-anak dari Raja surga.”   Sebagai orang-orang percaya didalam kebenaran kita harus berbeda didalam praktek dosa dan perbuatan orang-orang berdosa.    Kewarga-negaraan kita adalah disurga.
Kita harus menyadari dengan lebih jelas akan nilai dari janji-janji Allah yang telah dibuat bagi kita,  dan lebih dalam menghargai kehormatan yang telah diberikan Allah kepada kita.   Allah tidak dapat melimpahkan kehormatan yang lebih tinggi daripada kekekalan selain mengangkat mereka menjadi keluargaNya,  memberikan mereka hak-hak untuk memanggil mereka Bapa.   Tidak ada penurunan derajat karena menjadi anak-anak Allah.   “Sebab itu umatKu akan mengenal namaKu,”  Tuhan mengatakan;   “dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara,  ya Aku.”   Tuhan Allah yang Maka Kuasa memerintah.   “Betapa indahnya kelihatan dari puncak-puncak bukit kedatangan pembawa berita,  yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik,  yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion :  Allahmu itu Raja!   Dengarlah suara orang-orang yang mengawal engkau :  mereka bersama-sama bersorak-sorai.   Sebab dengan mata kepala sendiri mereka melihat bagaimana Tuhan kembali ke Sion.”
Mengapa begitu banyak perhatian diberikan kepada manusia,  sementara begitu sedikit yang dapat dicapai oleh pikiran terhadap hal-hal mengenai Allah yang kekal?    Mengapa orang-orang yang mengaku sebagai anak-anak dari Raja surga begitu terserap kedalam hal-hal yang ada didunia ini?   Biarlah Tuhan yang ditinggikan.   Biarlah perkataan Tuhan yang dibesarkan.   Biarlah manusia ditempatkan ditempat yang rendah,  dan Tuhan diangkat tinggi.   Ingatlah bahwa kerajaan-kerajaan dunia,  bangsa-bangsa,  monarki-monarki,  pejabat-pejabat,  penasehat-penasehat,  laskar-laskar agung,  dan seluruh kebesaran dan kemuliaan dunia dijadikan seperti debu sebagai imbangannya.   Allah mempunyai perhitungan yang telah dibuat dengan segala bangsa.   Setiap kerajaan akan direndahkan.   Setiap kekuasaan akan dijadikan nihil.   Kristus adalah Raja dari dunia,  dan kerajaanNya haruslah diangkat tinggi-tinggi.
Tuhan ingin agar setiap orang yang telah memikul beban untuk memberitakan firman bagi akhir zaman ini  mengerti, bahwa ada perbedaan besar diantara para guru besar yang mengajar keagamaan yang tidak melakukan firmanNya,  dengan anak-anak Allah yang diisucikan melalui kebenaran,  yang memiliki iman yang bekerja dengan kasih dan menyucikan jiwa.    Tuhan berkata mengenai orang-orang yang mengaku mempercayai kebenaran pada zaman ini,  tetapi  selalu  mengambil bagian didalam masalah politik,  membaurkan diri dengan perdebatan-perdebatan remeh pada akhir zaman ini,  seperti yang bersunat berbaur dengan yang tidak bersunat,  dan Dia menyatakan bahwa Dia akan menghancurkan kedua kelompok tersebut bersamaan tanpa perbedaan.   Mereka sedang melakukan pekerjaan yang tidak diwajibkan oleh Allah untuk dilakukan.   Mereka tidak menghormati Allah dengan cara membagi  roh dan hatinya,  Dan Dia juga akan membinasakan keduanya.
Pertanyaan mungkin akan ditanyakan,   Apakah kita harus memutuskan hubungan dengan semua masalah dunia?   Firman Tuhan haruslah menjadi tuntunan kita.   Setiap hubungan dengan para kafir dan pembangkang dan orang-orang yang tidak percaya yang mungkin dapat mempengaruhi kita,  dilarang oleh firman.   Kita harus keluar dari mereka dan memisahkan diri.   Tidak ada alasan apapun bagi kita untuk melibatkan diri dengan mereka dan dengan rencana-rencana  ataupun pekerjaan-pekerjaan mereka.   Tetapi janganlah kita menghidupkan kehidupan seperti pertapa.   Kita harus melakukan hal-hal yang ada didunia sebaik yang mungkin dapat kita lakukan.   Kristus telah memberikan teladan kepada kita.   Kalau diundang untuk makan bersama denan para pejabat dan orang-orang berdosa,   Dia tidak menolak;  karena dengan cara apa lagikah Dia dapat membaurkan diri untuk mencapai orang-orang pada tingkat ini?   Tetapi pada setiap kesempatan Dia memberikan kita talenta-talenta untuk berkata-kata dan memberikan pengaruh.   Dia membuka percakapan dengan tema yang menarik mengenai kekekalan untuk pemikiran mereka.   Dan Guru inilah yang mengajak kita,   “Biarlah terangmu bercahaya-cahaya dihadapan semua manusia  sehingga meereka dapat melihat perbuatan baikmu,  dan memuliakan Bapamu yang ada disurga.”   Untuk pertanyaan mengenai pertarakan,  ambillah posisimu tanpa goyah.   Tetaplah teguh seperti batu karang.   Janganlah melibatkan diri dengan dosa-dosa orang-orang lain.   Tindakan yang tidak jujur didalam urusan pekerjaan,  baik dengan orang-orang percaya maupun yang tidak,  haruslah diperbaiki;  dan kalau mereka tidak membuktikan diri telah melakukan perbaikan,   keluarlah dari antara mereka dan pisahkan dirimu.  
Disana ada kebun anggur yang luas yang harus diolah;  tetapi sementara Kristus bekerja diantara orang-orang yang tidak percaya,  mereka tidak tampak sebagai orang-orang yang duniawi.   Mereka tidak perlu membuang waktu mempercakapakan masalah politik atau bertindak seperti akhli-akahli politik;  karena dengan melakukan hal ini,  mereka akan memberikan kesan kepada para lawan akan adanya kesempatan untuk masuk dan menimbulkan penyebab timbulnya perbedaan pendapat dan perselisihan.   Orang-orang yang bekerja didalam penginjilan yang ingin berdiri sebagai akhli-akhli politik haruslah dicabut kredensinya;   karena Allah tidak memberikan pekerjaan tinggi maupun rendah ini diantara para umatNya.   Allah memanggil kepada seluruh penginjil-penginjil doktrin untuk membunyikan trompet dengan bunyi yang sudah ditentukan.   Semua orang yang telah menerima Kristus,  baik pendeta-pendeta maupun anggota-anggota bekerja,  haruslah bangkit dan bersinar-sinar;  karena kebinasaan besar sedang menghdang dihadapan kita.   Setan sedang mengaduk kekuatan-kekuatan dibumi.   Segala sesuatu yang ada didunia ini sedang kacau balau.   Allah memanggil umat-umatNya untuk memegang kuat panji-panji yang berisikan pekabaran dari malaikat yang ketiga.   Kita tidak akan pergi kepada Kristus melalui manusia siapapun juga dia,  tetapi melalui Kristus kita harus mengerti pekerjaan yang telah Dia berikan kepada kita untuk dilakukan bagi orang lain.
Allah memanggil umat-umatNya dengan mengatakan,   “Keluarlah kamu dari antara mereka dan pisahkanlah dirimu dari mereka.”   Dia meminta agar kasih yang telah ditunjukkanNya kepada mereka boleh diberitakan dan dinyatakan melalui kemauan untuk menurut kepada perintah-perintahNya.   Anak-anakNya haruslah memisahkan diri dari politik-politik,  dari segala ikatan dengan orang-orang yang tidak percaya.   Mereka tidak seharusnya menghubungkan minat-minat mereka dengan minat-minat keduniawian.   “Buktikan kesetiaanmu kepadaKu.”   Dia mengatakan,  “dengan berdiri sebagai keturunan yang terpilih,  sebagai umat yang bersungguh-sungguh melakukan pekerjaan-pekerjaan baik.”    Jangan pernah mengambil bagian didalam perselisihan politik.   Pisahkan diri dari dunia,  dan hentikan membawa pemikiran-pemikiran kedalam gereja atau sekolah,  yang mungkin akan menuntun ketidak-puasan dan kekacauan.   Perselisihan adalah racun moral yang ditaburkan kedalam sistem kemanusiaan yang mementingkan diri sendiri.   Allah menghendaki pelayan-pelayanNya untuk memiliki persepsi yang jelas,  martabat yang benar dan agung,  agar pengaruh-pengaruh  mereka boleh menyatakan kekuatan dari kebenaran.   Kehidupan orang Kristen tidak seharusnya merupakan kehidupan yang sembrono dan penuh emosi.  Pengaruh orang Kristen yang benar,  yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah ditunjuk Allah,  merupakan sarana yang yang paling berharga,  dan tidak seharusnya dipersatukan dengan politik-politik,  atau diikatkan dengan persekutuan dari orang-orang yang tidak percaya.   Allah haruslah menjadi pusat daya tarik.   Setiap pikiran yang dipekerjakan oleh Roh Kudus akan diberikan kepuasan oleh Dia.
Allah memanggil para guru disekolah-sekolah kita agar tidak menaruh minat mempelajari masalah politik.   Bawalah pengetahuan mengenai Allah kedalam sekolah-sekolah kita.   Perhatianmu boleh jadi diserap oleh orang-orang bijak yang keduniawian,  yang tidak cukup bijaksana untuk mengerti apa yang dikatakan oleh Alkitab sehubungan dengan hukum-hukum kerajaan Allah;  tetapi berpalinglah dari orang-orang semacam ini untuk melihat Dia yang merupakan sumber dari segala hikmat.    Carilah dahulu kerajaan Allah dengan segala kebenaranNya.   Jadikan ini yang pertama dan yang terakhir.   Berusahalah dengan sungguh-sungguh untuk mengenal Dia yang berarti mengenal kehidupan kekal.   Kristus dengan kebenaranNya adalah keselamatan dari jiwa.   Ajarkan kepada anak-anak kecil itu apa artinya penurutan dan kepatuhan.   Didalam sekolah-sekolah kita,  ilmu pengetahuan,  buku-buku,  melukis,  dan musik,  dan semua pelajaran-pelajaran yang dapat diajarkan oleh dunia,  tidak seharusnya diutamakan.   Biarlah pengetahuan mengenai Dia,  didalam siapa kehidupan kekal kita terpusat,  dinomor-satukan.   Tanamkan kedalam hati para murid bahwa barangsiapa yang menghiasi tabiatnya dan menyesuaikan jiwanya melalui penyucian Roh,  mempelajari pelajaran-pelajaran dari Guru terbesar yang pernah dikenal oleh dunia.   Jadi murid-murid ini akan dilayakkan untuk menjadi akhli waris kerajaan Allah.  --   16 Juni,  1899.       
 


62
MENABUR   DITEPI   TANAH   SUBUR

Karena memenuhi undangan,  saya menghadiri pertemuan yang diadakan di Healdsburg sehubungan dengan acara penutupan tahun ajaran sekolah,  29 Mei, 1903.   Saya gembira karena mengetahui bahwa para guru dan para murid telah bersatu didalam suatu kegiatan bersama dengan para pimpinan lain yang telah merasa lelah dan tidak bertenaga lagi,  yang biasanya akan ikut menghadiri acara penutupan tahun ajaran sekolah,  dan bahwa pada akhirnya,  seluruh tenaga semua orang,  pada saat-saat terakhir,  telah digunakan untuk mempelajari pelajaran-pelajaran yang berguna.         
Pada hari Jumat pagi,  sertifikat-sertifikat telah dibagikan kepada mereka yang berhak menerimanya dengan lancar,  dan kemudian para murid dan para guru bersama-sama mengikuti suatu pertemuan yang mengesankan,  pada waktu mana banyak orang merasakan berkat-berkat yang telah mereka terima dengan cuma-cuma dari Allah sepanjang tahun itu.
Pada hari Sabat pagi saya berbicara dihadapan suatu pertemuan besar dengan banyak hadirin diruang pertemuan yang sangat luas milik gereja Healdsburg.   Para guru dan murid duduk bersama-sama dibarisan depan,  dan saya merasa mendapat berkat untuk menyatakan  kepada mereka tentang tanggung-jawab mereka sebagai pekerja-pekerja bersama dengan Allah.   Sang Penebus memanggil para guru dan para murid kita untuk menyerahkan pelayanan mereka yang terbaik sebagai nelayan-nelayan penangkap manusia.
Pada malam harinya,  sejumlah besar hadirin telah berkumpul didalam gereja untuk mendengarkan acara musik yang dipersembahkan oleh Saudara Beardslee dan para muridnya.   Nyanyian-nyanyian yang baik merupakan bagian yang penting dari suatu acara kebaktian kepada Allah.   Saya senang karena Saudara Beardslee melatih mereka, sehingga nantinya mereka dapat menjadi penginjil-penginjil yang menyanyi.
Saya sangat merasa puas dan terkesan dengan apa yang telah saya lihat disekolah itu.   Selama tahun yang lalu sekolah itu telah membuat kemajuan-kemajuan yang penuh jasa.   Baik para guru maupun para murid mencapai kehidupan kerohanian yang lebih tinggi dan lebih tinggi lagi.   Selama tahun ajaran yang sudah berlalu,  disana terdapat pertobatan-pertobatan yang luar biasa.   Domba-domba yang hilang telah ditemukan dan dibawa kembali kedalam kelompoknya.  --  Review and Herald,  14 Juli,  1903.




 
63
PEKERJAAN   DARI   SEKOLAH-SEKOLAH   PELATIHAN   KITA

Pekerjaan dari perguruan-perguruan tinggi dan sekolah-sekolah pelatihan  haruslah selalu dikuatkan dari tahun ketahun.

TIDAK  ADA  WAKTU  UNTUK  PENUNDAAN

Waktu ini sangat singkat.   Para pekerja bagi Kristus sangat dibutuhkan dimana-mana.   Seharusnya ada seratus orang pekerja-pekerja yang bersungguh-sungguh, dan setia  dirumah dan diladang-ladang misi diluar negeri,  sementara sekarang hanya ada satu orang saja.   Jalan-jalan raya dan jalan-jalan didesa-desa masih belum dikerjakan.   Bujukan yang mendesak haruslah diadakan kepada orang-orang yang sekarang mungkin dapat dilibatkan didalam pekerjaan misionari bagi Sang Tuan.
Tanda-tanda yang menunjukkan betapa dekatnya kedatangan Kristus sedang digenapi dengan begitu cepatnya.   Tuhan memanggil para orang muda kita untuk bekerja sebagai para penginjil dan penginjil literatur,  untuk melakukan pekerjaan dari rumah kerumah ditempat-tempat dimana kebenaran belum pernah didengar.   Dia mengatakan kepada orang muda kita,   “Bahwa kamu bukanlah milik kamu sendiri;  karena kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar :  Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”   Orang-orang yang akan pergi bekerja dibawah pengarahan Allah akan mendapat berkat yang tidak ternilai.   Barangsiapa yang didalam hidupnya melakukan yang terbaik akan mendapat kebugaran bagi masa depan,  dan kehidupan yang kekal.
Tuhan memanggil para sukarelawan  yang mau berdiri teguh disampingNya,  dan mengikrarkan diri untuk bersatu dengan Yesus dari Nazareth didalam melakukan pekerjaan yang membutuhkan penyelesaian sekarang,  sekarang ini.
Diantara kita ada banyak pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi,  yang kalau mendapat ajakan,  akan secara alamiah rela melibatkan diri untuk mempelajari beberapa bidang matapelajaran di Battle Creek selama beberapa tahun.   Tetapi apakah itu akan memberikan hasil?   Talenta-talenta dari umat-umat Allah haruslah dipergunakan untuk memberikan pekabaran yang terakhir mengenai kemurahan bagi dunia.   Tuhan memanggil orang-orang yang mempunyai hubungan dengan sanatorium-sanatorium kita,  dengan rumah-rumah percetakan kita,  dan lembaga-lembaga yang lain,  untuk memberikan pelajaran kepada para orang muda ini,  untuk melakukan pekerjaan penginjilan.   Waktu dan uang kita tidak perlu digunakan terlalu banyak didalam membangun sanatorium-sanatorium,  pabrik-pabrik makanan,  toko-toko makanan,  dan restoran-restoran,  sehingga bidang-bidang pekerjaan yang lain jadi terbengkalai.   Para pemuda dan pemudi yang akan terlibat didalam pekerjaan penginjilan,  didalam pekerjaan pelajaran Alkitab,  dan didalam pekerjaan penginjilan dari rumah kerumah,  tidak seharusnya terikat dengan pekerjaan mekanika. 
Para orang muda itu harus didorong untuk masuk kesekolah-sekolah kita,  yang seharusnya semakin hari semakin menjadi seperti sekolah para nabi.   Sekolah-sekolah kita telah dibangun oleh Tuhan;  dan kalau sekolah-sekolah itu diatur dan dijalankan sesuai dengan kehendak dan tujuanNya,  maka orang-orang muda yang dikirim kesekolah-sekolah itu akan dapat segera dipersiapkan untuk terlibat didalam berbagai macam bidang pekerjaan penginjilan.   Beberapa dari  antara mereka boleh dilatih untuk memasuki ladang misionari sebagai perawat-perawat,  beberapa sebagai penginjil-penginjil literatur,  beberapa sebagai guru-guru,  dan beberapa orang lagi sebagai pendeta-pendeta.
Dengan jelas Tuhan telah menyuruh saya agar tidak membiarkan para orang muda menggunakan sebagian besar dari waktu dan kekuatan mereka bagi pekerjaan missionari dibidang pengobatan sebagaimana yang terjadi belakangan ini.   Pelajaran-pelajaran yang mereka terima sehubungan dengan doktrin Alkitab tidak dapat menyesuaikan mereka untuk membentuk pekerjaan yang tepat yang Allah telah perintahkan kepada umat-umatNya.
Setan sedang berusaha mati-matian untuk menuntun jiwa menjauhkan diri dari prinsip-prinsip.   Banyak orang yang mengaku menjadi anggota dari gereja Allah yang benar,  sedang berjatuhan kedalam tipuan jerat musuh.   Mereka ini dituntun untuk menyimpang dari peribatan mereka kepada Seorang yang kuat dan penuh berkat.

TUGAS   MASA  KINI

Semua perguruan-perguruan tinggi dan sekolah-sekolah pelatihan kita haruslah mengutamakan pemberian pelajaran kepada para murid,  yang penting untuk penginjilan dan bagi orang-orang Kristen awam.   Para orang muda dan orang-orang yang merasa selama tahun-tahun berikutnya memiliki tugas untuk membuat diri mereka sendiri layak bagi pekerjaan yang menuntut adanya ujian-ujian kelayakan yang resmi,  haruslah dapat meyakin diri mereka, bahwa mereka dapat mengikuti pelatihan-pelatihan yang perlu disekolah-sekolah kita di Konferens UNI,  tanpa harus pergi ke Battle Creek untuk mendapatkan pendidikan yang ada.  
Banyak berdoa,  akan dapat membantu penyelesaian yang mengherankan bagi orang-orang yang suka berdoa dan bersiaga.   Allah menginginkan agar kita semua berada pada posisi menanti penuh harap.   Apa yang telah dijanjikanNya,  akan dilakukanNya,  dan kalau ada permintaan resmi untuk memungkinkan para murid medis mengambil beberapa bidang pelajaran sebagai persiapan,  biarlah perguruan-perguruan tinggi kita menyediakan matapelajaran itu dan mengajarkannya kepada mereka agar sejalan dengan pendidikan Ke-Kristen-an kita.   Tuhan sudah menyatakan ketidak-senanganNya karena begitu banyak dari antara orang-orang kita yang terhanyut kedalam Battle Creek;  dan karena Dia tidak menyukai begitu banyaknya orang yang pergi kesana,   maka kita harus mengerti bahwa Dia menghendaki agar sekolah-sekolah kita ditempat-tempat yang lain memiliki guru-guru yang berkemampuan,  dan melakukan pekerjaan yang harus dilakukan.   Mereka harus mengatur agar para murid mereka mau mengambil pelatihan yang akan didapat dari buku-buku dan ilmu-ilmu pengetahuan yang diperlukan.   Banyak dari tuntutan-tuntutan ini telah dibuat karena begitu banyaknya pekerjaan persiapan yang harus dilakukan disekolah-sekolah luar yang dangkal.   Namun hendaklah pekerjaan kita dilakukan secara menyeluruh,  dengan kesetiaan dan kebenaran.
Disekolah-sekolah pelatihan kita,  Alkita haruslah dijadikan sebagai dasar dari seluruh bidang pendidikan.   Dan didalam pelajaran-pelajaran yang merupakan tuntutan,  para guru kita tidak perlu membawa buku-buku tertentu yang telah dilarang oleh Allah untuk dibawa masuk dan digunakan disekolah-sekolah kita.   Dari terang yang telah diberikan kepada saya,  saya mengetahui bahwa sekolah-sekolah pelatihan kita,  dalam berbagai bagian dari bidang pelajaran,  haruslah ditempatkan pada tempat yang paling disukai yang memungkinkan para orang muda kita mendapatkan kwalitas untuk menghadapi ujian-ujian khusus yang dibuat oleh pemerintah  sehubungan dengan peraturan-peraturan sekolah medis.   Untuk mencapai tahap akhir yang penting ini,  maka talenta mengajar yang paling baiklah, yang harus disediakan, agar sekolah-sekolah boleh dibawa kestandar yang diminta.
Tetapi janganlah orang-orang muda yang ada digereja-gereja kita dinasehati untuk pergi ke Battle Creek guna mengambil pendidikan yang tersedia.   Battle Creek adalah merupakan suatu tempat yang padat dan hiruk pikuk,  yang menjadikan tempat itu tidak menyenangkan bagi para pekerja Kristen untuk belajar.   Karena peringatan-peringatan yang berhubungan dengan pekerjaan dipusat yang penuh sesak itu tidak lagi dipedulikan,  maka Tuhan telah mengijinkan dua buah lembaga kita habis dilalap api.   Bahkan sesudah menyatakan tanda dari rasa tidak senangNya itu,  tetap saja peringatan-peringatanNya diabaikan.   Sanatorium itu masih ada disana.   Kalau saja itu dulu segera dibagi menjadi beberapa bangunan,  dan pekerjaan-pekerjaannya,  pengaruh-pengaruhnya disebar ketempat-tempat lain yang berbeda-beda,  betapa banyaknya hasil yang dapat diperoleh untuk memuliakan Allah.   Namun sekarang,  karena sanatorium itu telah dibangun kembali,  kita harus melakukan tugas kita sebaik mungkin untuk membantu orang-orang yang sedang berjuang menghadapi berbagai macam kesulitan.
Biar saya ulangi  :  Tidak perlu begitu banyak orang muda kita belajar mengenai pengobatan.   Namun bagi mereka yang harus mengambil pendidikan dibidang pengobatan,  maka sekolah-sekolah pelatihan milik Konferens UNI  harus  mengadakan persiapan untuk menyediakan fasilitas-fasilitas yang diperlukan oleh bidang pendidikan tersebut.   Maka kemudian para orang muda kita dari setiap Konferens UNI  dapat dilatih didekat rumah mereka,  terlindung dari godaan-godaan khusus yang memasuki pekerjaan di Battle Creek.  --  Review and Herald,  15 Oktober,  1903.



  
64
HARUSKAH   KITA   BERKUMPUL   DISEKELILING
LEMBAGA-LEMBAGA  KITA

Terang khusus telah diberikan kepada saya sehubungan dengan perpindahan rumah-rumah percetakan  dan sanatorium-sanatorium  dan sekolah-sekolah kita,  meninggalkan kota-kota dan menuju ketempat yang paling disukai demi pekerjaan mereka,  dimana orang-orang yang berhubungan dengan mereka tidak akan dihadapkan kepada pencobaan-pencobaan yang mungkin ada  didalam kehidupan dikota-kota.   Teristimewa  karena sekolah-sekolah kita haruslah berada jauh dari kota-kota.   Ini bukanlah untuk kebaikan rohani para pekerja yang ada dilembaga-lembaga,  kalau mereka ditempatkan dikota-kota dimana pencobaan-pencobaan dari musuh ada disekeliling mereka.
Perintah yang diberikan sehubungan dengan perpindahan pekerjaan percetakan dari Battle Creek kebeberapa pedalaman dekat Washington, D.C.,  telah nyata dan terperinci,  dan saya sungguh-sungguh berharap agar pekerjaan ini boleh dipercepat.
Perintah juga sudah diberikan agar Pacific Press dipindahkan dari Oakland.   Sementara tahun-tahun berlalu,  kota itu telah bertumbuh dan sekarang dibutuhkan adanya pembangunan rumah percetakan dibeberapa tempat yang lebih terpencil lagi,  dimana tanah-tanah masih dapat dibeli untuk memberikan jaminan perumahan bagi para pekerja.   Orang-orang yang berhubungan dengan para pimpinan percetakan janganlah diwajibkan untuk tinggal ditengah-tengah kepadatan kota-kota.   Mereka harus mendapat kesempatan untuk mendapatkan rumah-rumah dimana mereka dapat tinggal dan mampu hidup tanpa harus dibebani dengan biaya yang tinggi.
Para magang yang ada dirumah-rumah percetakan haruslah lebih banyak menerima biaya hidup, yang memungkinkan mereka terangkat dari taraf hidupnya yang sekarang.   Mereka harus diberikan pelatihan secara menyeluruh didalam berbagai bidang yang berbeda-beda mengenai pekerjaan percetakan;  dan mereka juga harus diberikan kesempatan,  setiap kali ada kesempatan,  untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan dari Alkitab;  karena waktunya sudah sangat dekat,  dimana orang-orang percaya akan dicerai-beraikan keberbagai daerah.   Para pekerja dirumah-rumah percetakan haruslah diajar mengenai apa artinya menjadi pengikut Tuhan kita dan Penebus Yesus Kristus dengan sepenuh hati.   Pada waktu lalu,  banyak jiwa-jiwa telah ditinggalkan tanpa pengawalan.   Mereka belum diajar mengenai apa yang dibutuhkan didalam pengetahuan akan ke-Ilahi-an.   Tidak semua orang yang telah dibebani dengan tanggung-tanggung jawab, menghidupkan kehidupan sebagai orang-orang Kristen.
DIBUTUHKAN  PENYERAHAN  DARI  PARA  PEKERJA

Saya telah mendengarkan firman-firman yang telah diucapkan oleh Seseorang yang mengerti masa lalu,  masa sekarang,  dan masa yang akan datang.   Seorang wakil yang paling takzim telah diberikan,   meneladankan tabiat-tabiat yang harus dimiliki oleh orang-orang yang  diterima sebagai pemikul-pemikul kuk didalam lembaga-lembaga kita.   Lembaga-lembaga ini memerlukan orang-orang bertarak selama jangka waktu penerimaan mereka.   Allah melarang orang-orang yang tidak dapat belajar mengendalikan diri sendiri,  dan yang melalaikan pembentukan tabiatnya sendiri,  agar mampu membuat rencana-rencana bagi seseorang yang lain,  dibawa kedalam lembaga-lembaga kita di Washington, D.C.,  dan Mountain View,  California.  
Para pekerja yang ada dilembaga-lembaga kita haruslah memperhatikan perintah yang telah dibrikan oleh Kristus.   Kalau kebenaran berdiam didalam hati dari orang-orang yang bertanggung-jawab menjalankan lembaga tersebut,  kalau mereka berjalan didalam terang yang bersinar dari firman Allah,  maka pekerja-pekerja yang lebih muda akan mengharapkan mengerti dengan lebih baik tentang firman-firman yang diucapkan didalam persekutuan umat-umat Allah.   Mereka akan menanyakan penjelasan yang lebih jauh,  dan disana akan ada saat khusus dimana mereka akan mencari Tuhan dan mempelajari firmanNya.    Adalah diruang-ruang yang sepi atau disudut-sudut kota yang telah ditinggalkan orang,  Tuhan akan memberikan penjelasan kepada para muridNya mengenai perumpamaan-perumpamaan yang telah diucapkan dihadapan orang banyak.   Ini adalah pekerjaan yang perlu diselesaikan bagi para orang muda dirumah-rumah percetakan kita.

KECENDERUNGAN  UNTUK  BERKUMPUL

Orang-orang yang perlu ditempatkan dekat dengan lembaga-lembaga haruslah sangat berhati-hati untuk tidak menyebarkan ceritera-ceritera miring dari tempat tersebut kepada orang lain.   Dimana-mana ada orang-orang yang merasa gelisah dan tidak puas,  dan yang rindu untuk pergi kesuatu tempat dimana mereka berpikir mereka akan melakukan pekerjaan mereka dengan lebih baik daripada ditempat tinggal mereka yang sekarang.   Mereka berpikir kalau mereka dapat memperoleh pekerjaan dari salah satu lembaga-lembaga kita,  maka mereka akan mendapat kesempatan yang lebih baik untuk mencari biaya hidup. 
Orang-orang yang merasa tergoda untuk tinggal disekeliling lembaga-lembaga kita haruslah mengerti bahwa sekarang yang dibutuhkan,  barulah orang-orang yang mempunyai ketrampilan terlatih,  dan bahwa beban berat dipikulkan keatas mereka yang benar-benar berhubungan dengan pekerjaan itu.   Orang-orang yang berhubungan dengan lembaga-lembaga kita haruslah menjadi orang-orang yang mengeluarkan hasil sebaik seperti sipengguna hasil.   Bagi mereka yang ingin mengubah tempat tinggal mereka,  dan memilih dekat-dekat dengan lembaga-lembaga kita,  saya ingin mengatakan :  Apakah engkau berpikir bahwa kalau bertempat tinggal dekat dengan lembaga,  maka engkau akan dapat memperoleh biaya hidup tanpa kebingungan dan kerja keras?    Apakah engkau telah bertanya kepada Tuhan sehubungan dengan hal ini?   Apakah engkau telah mempunyai bukti bahwa keinginanmu menukar tempat tinggal, bebas dari tujuan yang mementingkan diri sendiri,  dan semata-mata hanya untuk menghormati Allah?
Dari surat-surat yang diterima oleh orang-orang yang berhubungan dengan lembaga-lembaga kita,  dan telah dibuat melalui pergerakan-pergerakan,  kita melihat adanya banyak keinginan untuk mendapatkan rumah-rumah didekat lembaga-lembaga ini.   Pikiran saya dibebani dengan kebingungan sehubungan dengan hal ini,  karena saya telah menerima perintah dari Tuhan dalam hal pengaruh yang akan masuk terhadap pribadi-pribadi dan terhadap pekerjaan kita,  karena orang-orang mementingkan diri sendiri untuk berkumpul disekitar lembaga-lembaga kita.
Selama bertahun-tahun,  dalam peringatan-peringatan yang diberikan berulang-ulang,  saya telah menyaksikan kepada umat-umat bahwa Allah tidak berkenan melihat keluarga-keluarga meninggalkan gereja-gereja yang lebih kecil,  dan berkumpul ketempat-tempat dimana rumah-rumah percetakan kita,  sanatorium-sanatorium,  dan sekolah-sekolah dibangun,  demi untuk kenyamanan diri mereka sendiri,  demi kemudahan dan demi keuntungan duniawi.
Di Australia,  kita masuk kedalam hutan-hutan dan membeli sebidang tanah yang cukup luas untuk sekolah-sekolah kita.   Rencana-rencana dibuat untuk menjual sepetak-sepetak bangunan  didekat rumah-rumah sekolah dan didekat ruang-ruang pertemuan.   Tetapi saya telah diperintahkan untuk menyatakan dengan resmi, melarang keluarga-keluarga berdiam didekat rumah-rumah sekolah kita.   Nasehat yang diberikan adalah bahwa jauh lebih baik bagi keluarga-keluarga agar tidak hidup didekat sekolah, dan tidak hidup terlalu berdekatan satu sama lain.
Mereka yang merasa suka tinggal didekat rumah percetakan atau sanatorium kita, atau sekolah di takoma Park,  haruslah meminta nasehat sebelum mereka pindah.
Kepada orang-orang yang sedang menuju ke Mountain View sebagai tempat tinggal yang menyenangkan untuk ditinggali,  karena Pacific Press akan dibangun disana,  saya berkata  :  carilah dibagian dunia yang lain,  yang membutuhkan terang yang telah engkau terima didalam kebenaran.   Ingatlah bahwa Allah telah memberikan kepada setiap orang tugasnya masing-masing.   Pilihlah beberapa daerah dimana engkau akan mendapatkan kesempatan untuk menjadikan terangmu bercahaya ditengah-tengah kegelapan moral.
Apakah ini selalu menjadi kasus,  bahwa kalau ada satu lembaga dibangun disuatu tempat,  maka akan ada keluarga-keluarga yang berkeinginan untuk bertempat tinggal didekat situ.   Demikianlah yang sudah terjadi di Battle Creek dan di Oakland,  dan untuk seterusnya,  dihampir setiap tempat dimana kita mempunyai sekolah atau sanatorium.
Disana ada orang yang gelisah,  yang kalaupun mereka pergi kesuatu tempat yang baru untuk bertempat tinggal,  mungkinkah merasa puas,  karena roh ketidak-puasan memang ada didalam hati mereka,  dan suatu perubahan tempat. tidak membawa perubahan dihatinya.   Tabiat-tabiat mereka belumlah ditingkatkan dan diangkat oleh Roh Kristus.   Mereka perlu mempelajari pelajaran tentang kepuasan.   Mereka tidak belajar mengenai sebab dan akibat.   Mereka tidak berusaha mengerti ujian-ujian Alkitab mengenai tabiat,  yang sangat penting untuk keberhasilan yang sebenarnya.
Ada banyak orang lagi yang menginginkan perubahan pekerjaan.   Mereka berharap untuk mendapatkan keuntungan yang mereka pikir ada dibeberapa tempat yang lain.   Hendaknya mereka bertanya kepada diri sendiri mengenai manfaat apakah yang akan mereka dapat dengan berpindah pekerjaan,  kalau mereka tidak belajar mengenai kerendahan hati dan kesabaran dan suka memberikan pertolongan dimana mereka berada.   Biarlah mereka melihat pada diri mereka sendiri dalam terang dari firman Allah,  dan kemudian bekerja melakukan tugas-tugas  yang memerlukan perbaikan-perbaikan.
Biarlah mereka yang berpikir untuk berdiam di Mountain View mengingat,  bahwa ini bukanlah kebijaksanaan kecuali mereka dipanggil kesana untuk berhubungan dengan pekerjaan percetakan.   Dunia ini luas;  kebutuhannya sangat banyak.   Pergilah,  buatlah pusat-pusat ditempat-tempat  yang membutuhkan terang.   Jangan berdesakan disatu tempat,  melakukan kesalahan yang sama seperti yang telah terjadi di Battle Creek.   Ada ratusan tempat yang membutuhkan terang Allah seperti yang telah diberikan kepadamu. 
Dan dimanapun engkau bertempat tinggal,  apapun keadaannya,  pastikan untuk membawa Firman Allah kedalam rumahmu,  kedalam kehidupanmu sehari-hari.   Carilah Allah sebagai terangmu,  kekuatanmu,  jalanmu kesurga.   Ingatlah bahwa kepada setiap manusia Allah telah mempercayakan talenta-talenta,  untuk dipergunakan  bagi Dia.   Belajarlah dikaki Yesus mengenai pelajaran-pelajaran kelemah-lembutan dan kerendahan hati,  dan kemudian bekerjalah dalam Roh Penebus bagi orang-orang yang ada disekelilingmu.   Dengan penurutan dan kepatuhan kepada perintah-perintahNya,  jadikanlah rumahmu suatu tempat dimana kehormatan Allah suka berdiam.   “Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia,  yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus namaNya :  Aku bersemayan ditempat tinggi dan ditempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati,  untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.”
Masing-masing kita mempunyai pekerjaan pribadi yang harus dikerjakan.   Kita harus menyerahkan diri kita sendiri,   tubuh dan jiwa dan roh,  kepada Allah.   Masing-masing anakNya mempunyai sesuatu yang harus dilakukan untuk kemuliaan dan kehormatan namaNya.   Dimanapun engkau berada,  engkau boleh menjadi berkat.
Kalau tampaknya hanya ada sedikit saja kesempatan mendapatkan kehidupan dimana engkau berada,  maka pergunakanlah setiap kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya.   Rencanakan rencana-rencana yang bijaksana.   Lakukan tugasmu,  tambahkan pengertian dan kemampuan menyesuaikan diri,  setiap hari menjadi lebih baik dan mampu mengembalikan yang terbaik dari kekuatan-kekuatan mental dan tubuhmu yang telah diberikan Allah kepadamu.  Dia menginginkan engkau menjadi orang yang berhasil.   Dia menginginkan engkau menjadi berkat didalam rumahmu dan didalam lingkungan tetanggamu dimana engkau tinggal.
Para orang tua,  bantulah anak-anakmu dan saling membantulah satu sama lain.   Bagikan kebaikan dan rasa hormatmu kepada para tetanggamu.   Dengan melakukan kebaikan-kebaikan biarlah terangmu bercahaya ditengah-tengah kegelapan moral.   Kalau engkau adalah orang-orang Kristen yang benar,  maka engkau akan menjadi semakin hari semakin mengerti akan apa kehendak Allah,  dan engkau akan maju setapak demi setapak didalam terang firmanNya.
Pelajarilah kehidupan Kristus,  dan berjuanglah untuk mengikuti pola Allah yang telah diberikan kepadamu.   Bertanyalah kepada dirimu sendiri apakah engkau telah melakukan segenap tugasmu bagi gereja yang ada didalam rumahmu sendiri,   dan apakah engkau telah melakukan tugasmu terhadap tetangga-tetangga?    Apakah engkau, sudah dengan setia, mengajar anak-anakmu tentang sopan santun orang-orang Kristen?    Bukankah ada banyak kesempatan untuk memperbaiki tata hidup didalam rumah tanggamu?    Janganlah mengabaikan anak-anakmu.   Belajarlah bagaimana mendisiplin dirimu sendiri,  agar engkau menjadi orang yang layak untuk dihormati oleh anak-anakmu dan tetangga-tetanggamu.   Kalau Kristus tidak berdiam didalam hatimu,  bagaimana mungkin engkau dapat mengajari orang lain mengenai pelajaran-pelajaran tentang kesabaran dan kebaikan yang harus dinyatakan didalam kehidupan setiap orang Kristen?   Pastikan yang engkau akan memelihara jalan Tuhan,  dan kemudian ajarkan kebenaran kepada orang-orang yang ada disekelilingmu.  --  Review and Herald,  2 Juni,  1904.





65
PELAJARAN   DARI   KEHIDUPAN   SOLAIMAN

“PISAHKANLAH   DIRIMU”

Ditempatkan sebagai seorang pemimpin dari suatu bangsa yang telah ditentukan untuk menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang ada disekelilingnya,  Solaiman dapat membawa kemuliaan besar bagi Tuhan dari semesta melalui kehidupan penurutan.   Dia telah mendorong umat-umat Allah untuk membuang kejahatan-kejahatan yang dijalankan oleh bangsa-bangsa disekitar mereka.   Dia telah menggunakan kebijaksanaan yang telah diberikan Allah kepadanya dan menggunakan kekuatan pengaruhnya dalam berorganisasi dan mengerahkan  suatu pekerjaan missionari yang besar untuk menerangi orang-orang yang telah melalaikan Allah dan kebenarannya.   Jadi suatu perhimpunan besar akan dapat dimenangkan untuk menunjukkan kesetiaan kepada Raja diatas segala raja-raja.
Setan sangat mengenali akibat-akibat yang akan menyusul daripada kesetiaan,  dan selama tahun-tahun awal pemerintahan Solaiman,  --  tahun-tahun yang jaya karena kebijaksanaan,  keuntungan-keuntungan,  dan keadilan raja,  --  dia berusaha untuk membawa masuk pengaruh-pengaruh yang secara diam-diam dapat membahayakan kesetiaan Solaiman terhadap prinsip-prinsip,  dan menyebabkan dia memisahkan diri dari Allah.   Dan kalau musuh telah berhasil dengan usaha ini,  kita mengetahui dari catatan  :   “Lalu Salomo menjadi menantu Firaun, raja Mesir;  ia mengambil anak Firaun,  dan membawanya kekota Daud.”  
Didalam pembentukan suatu persekutuan dengan bangsa-bangsa kafir,  dan memeteraikan perjanjian dengan pernikahan dengan seorang putri penyembah berhala,  Solaiman sudah terlalu tergesa-gesa memutuskan hubungan dengan syarat-syarat kebijaksanaan yang Allah telah buat untuk meningkatkan kesucian umat-umatNya.   Pengharapan agar istri orang Mesir ini akan melakukan pertobatan,  hanyalah merupakan suatu usaha untuk melakukan dosa tanpa merasa bersalah.   Didalam mempertahankan perintah langsung agar tetap terpisah dari bangsa-bangsa yang lain,  raja telah mempersatukan kekuatannya dengan lengan-lengan manusia.
Untuk beberapa waktu,  Allah didalam kasih kemurahanNyamembiarkan kesalahan yang mengerikan ini.   Istri Solaiman telah melakukan pertobatan;  dan raja,  dengan langkah kebijaksanaan,  telah dapat melakukan banyak hal guna mempertimbangkan kembali kuasa-kuasa kejahatan yang tadinya dibiarkan berjalan.   Tetapi Solaiman telah mulai kehilangan  penglihatannya terhadap Sumber dari kuasa dan kemuliaannya.   Persekutuan telah memenangkan segala macam alasan.   Sementara rasa percaya dirinya meningkat,  dia berusaha membawa tujuan Allah dengan caranya sendiri.    Dia memberikan alasan bahwa persekutuan politik dan perdagangan  yang dilakukannya dengan bangsa-bangsa yang ada disekitarnya akan membawa pengetahuan tentang Allah yang sebenarnya;  jadi dengan demikian dia masuk kedalam perjanjian yang tidak suci dengan satu bangsa kesatu bangsa yang lainnya.   Seringkali persekutuan ini dimeteraikan melalui pernikahan dengan putri-putri dari bangsa kafir.   Perintah-perintah Yehowah  telah dikesampingkan demi adat istiadat dari bangsa-bangsa sekitar.
Selama tahun-tahun kemurtadan Solaiman,   kerohanian orang-orang Israel cepat sekali menurun.    Bagaimana mungkin tidak,  kalau raja mereka telah bersatu dengan para kakitangan setan?   Melalui kakitangan-kakitangan ini, musuh bekerja untuk mengacaukan pikiran-pikiran dari para umat sehubungan dengan kebaktian yang benar dan yang salah.   Mereka mudah sekali menjadi mangsa.   Pernikahan silang dengan bangsa-bangsa kafir  akhirnya telah menjadi suatu kebiasaan.   Orang-orang Israel cepat sekali kehilangan rasa jijiknya terhadap penyembahan berhala.   Adat istiadat orang-orang kafir mulai diperkenalkan.   Para ibu yang menyembah berhala membawa anak-anak mereka untuk meneliti upacara-upacara kekafiran.    Iman orang Ibrani dengan cepat telah menjadi campuran dari pendapat-pendapat yang membingungkan.    Perdagangan dengan bangsa-bangsa lain telah membawa orang-orang Israel kedalam hubungan yang intim dengan orang-orang yang tidak memiliki kasih kepada Allah,  rasa kasih orang-orang Israel sendiri terhadap Allah semakin hari semakin jauh berkurang.   Perasaan mereka yang tajam terhadap tabiat Allah yang tinggi dan suci telah dimatikan.   Menolak untuk mengikuti jalan penurutan,  mereka telah mengalihkan persekutuan mereka dengan setan.    Musuh itu bergembira didalam keberhasilannya menghapus pola yang agung dari pikiran orang-orang yang  telah Allah pilih sebagai wakil-wakilNya.   Melalui perkawinan silang dengan para penyembah berhala dan hubungan yang berkesinambungan dengan mereka,  setan telah membawa apa yang sudah lama dia usahakan,  --  suatu kemurtadan secara menyeluruh.

PERSEKUTUAN-PERSEKUTUAN  YANG TIDAK SEJALAN DENGAN 
TULISAN-TULISAN

Tuhan menginginkan pelayan-pelayanNya untuk mempersiapkan tabiat yang suci dan berbeda dari yang lainnya.   “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tidak percaya.   Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan?   Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?   Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial?  Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?   Apakah hubungan bait Allah dengan berhala?    Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini :  Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup ditengah-tengah mereka,  dan Aku akan menjadi Allah mereka,  dan mereka akan menjadi umatKu.   Sebab itu :  Keluarlah kamu dari antara mereka,  dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan,  dan janganlah menjamah apa yang najis,  maka Aku akan menerima kamu.   Dan Aku akan menjadi Bapamu,  dan kamu akan menjadi anak-anakKu laki-laki dan anak-anakKu perempuan,  demikianlah firman Tuhan,  yang Mahakuasa.”
Tidak pernah ada masa didalam sejarah dibumi ini yang membuat peringatan-peringatan menjadi begitu penting selain masa dalam zaman ini.   Banyak orang yang mengaku sebagai orang-orang Kristen berpikir,  seperti  Solaiman,  bahwa mereka boleh saja bersekutu dengan orang-orang yang tidak memiliki iman,  karena pengaruh mereka bagi orang-orang yang tidak beriman itu akan memberikan manfaat;   namun terlalu seringkali,  mereka sendiri,  terjebak dan dikalahkan,  menyerahkan iman mereka yang suci,  mengorbankan prinsip-prinsip,  dan memisahkan diri mereka sendiri dari Allah.   Satu langkah yang salah akan menuntun kepada satu langkah salah yang berikutnya,  sampai pada akhirnya mereka menempatkan diri mereka sendiri ditempat dimana mereka tidak dapat lagi berharap untuk memutuskan rantai yang telah mengikat mereka dengan erat.
Orang-orang muda Kristen haruslah sangat berhati-hati didalam memilih dan menentukan persahabatan dan teman.   Perhatikanlah,  apa yang sekarang engkau pikir adalah emas yang murni,  nantinya akan berubah menjadi logam semata-mata.   Perhubungan-perhubungan dengan dunia cenderung menempatkan penghalang-penghalang dijalan pelayananmu kepada Allah,  dan banyak jiwa-jiwa telah dihancurkan oleh persekutuan yang tidak membahagiakan,  entah hubungan pekerjaan atau hubungan pernikahan,  dengan orang-orang yang tidak akan pernah disucikan dan ditinggikan.   Jangan pernah umat-umat Allah melangkahkan kakinya diatas tanah yang terlarang.    Pernikahan diantara orang-orang percaya dan orang-orang yang tidak percaya dilarang oleh Allah.   Namun seringkali hati yang tidak berserah mengikuti keinginannya sendiri,  dan pernikahan-pernikahan yang tidak disucikan oleh Allah dibentuk.   Karena orang-orang banyak ini adalah orang-orang yang tidak memiliki pengharapan dan Allah didunia ini.   Hasrat mereka yang agung sudah mati;  mereka sudah diikat oleh setan oleh rantai keadaan didalam jaringnya.   Orang-orang yang diperintah oleh hawa nafsu dan perasaan semata-mata akan mendapatkan tuaian yang pahit didalam kehidupan ini,  dan langkah mereka akan menghasilkan hilangnya jiwa-jiwa mereka.

PEKERJAAN  DIDALAM LEMBAGA-LEMBAGA

Orang-orang yang ditempatkan untuk bertanggung-jawab didalam lembaga-lembaga Tuhan adalah orang-orang yang membutuhkan banyak kekuatan dan rakhmat dan memelihara kekuatan didalam Allah,  agar mereka dapat berjalan tanpa harus berseberangan dengan prinsip-prinsip kebenaran yang suci.   Banyak,  banyak orang yang begitu dungu untuk menyelesaikan tugas yang berhubungan dengan persiapam kebenaran didalam kesuciannya,  dan tidak dicemari oleh tanda-tanda kekeliruan.   Bahaya mereka adalah kalau memegang kebenaran dengan cara yang begitu meremehkan,  dan meninggalkan kesan kepada pikiran bahwa hanya ada resiko yang kecil saja,  apapun yang kita percayai,  kalau,  dengan menggunakan rencana-rencana manusia kita akan dapat meninggikan diri kita sendiri dihadapan dunia agar dapat menduduki suatu posisi jabatan untuk menempati kursi yang tertinggi.
Allah akan memanggil orang-orang yang hatinya teguh seperti baja,  dan yang mau berdiri dengan kokoh didalam kesungguh-sungguhan,  tidak menjadi bimbang didalam keadaan apapun juga.   Dia memanggil manusia yang tetap mau memisahkan diri dari para musuh kebenaran.    Dia memanggil manusia yang tidak akan berani menyandarkan diri pada lengan manusia dengan memasuki persekutuan dengan keduniawian sehubungan untuk memastikan tujuan dari penyebaran pekerjaanNya  --  bahkan untuk membangun lembaga-lembaga.   Solaiman,  melalui persekongkolannya dengan orang-orang yang tidak percaya,  memastikan diri untuk mendapatkan emas dan perak dengan berlimpah-ruah,  tetapi justru kekayaannya itulah yang telah terbukti membawa kehancurannya.   Manusia pada zaman sekarang tidak ada yang melebihi kebijaksanaannya daripada Solaiman  dan mereka tetap sama memiliki kecenderungan untuk menyandarkan diri pada pengaruh-pengaruh yang menyebabkan kejatuhannya.    Selama ribuan tahun setan telah mendapat pengalaman-pengalaman untuk belajar bagaimana caranya menipu;   dan atas orang-orang yang hidup pada zaman sekarang ini,  dia akan memiliki kekuasaan besar atas diri mereka.    Satu-satunya keselamatan kita hanya akan kita dapatkan dari penurutan terhadap firman Allah,  yang telah memberikan kita kepastian tuntutan dan pengarahan.   Umat-umat Allah pada zaman ini harus menjaga diri mereka sendiri berbeda dan terpisah dari dunia,  dari rohnya,  dan dari pengaruh-pengaruhnya.
“Keluarlah dari antara mereka,  dan pisahkanlah dirimu.”   Apakah kita akan mendengarkan suara Allah dan menurut,  atau apakah kita akan  mengerjakan pekerjaan kita dengan setengah-setengah,  dan berusaha untuk melayani Allah dan Mammon?
Ada pekerjaan yang sungguh-sungguh harus dikerjakan terletak dihadapan kita.   Pikiran-pikiran yang benar dan  suci,  tujuan-tujuan suci,  tidak datang kepada kita dengan sendirinya.   Kita harus berjuang untuk memperolehnya.    Didalam semua lembaga-lembaga kita,  rumah-rumah percetakan kita dan  perguruan-perguruan tinggi kita,  dan sanatorium-sanatorium kita,  prinsip-prinsip yang murni dan suci haruslah berakar.   Kalau lembaga-lembaga kita adalah apa yang Allah rancang untuk menjadi seperti yang seharusnya,  orang-orang yang berhubungan dengan mereka tidak akan mengikuti pola lembaga-lembaga keduniawian.    Mereka akan berdiri seperti orang yang berani tampil beda,  teratur,  dan dikendalikan oleh standar Alkitab.   Mereka tidak akan menyelaraskan diri dengan prinsip-prinsip keduniawian demi untuk mendapatkan keselamatan diri.   Tidak ada motif yang akan memiliki kekuatan yang cukup untuk menggerakkan mereka dari garis-garis yang lurus dari tugas mereka.   Orang-orang yang berada dibawah kendali Roh Allah tidak akan berusaha untuk mendapatkan kesenangan dan kepuasan untuk diri mereka sendiri saja.   Kalau Kristus bertakhta didalam hati para anggota gerejaNya,   maka mereka akan menjawab panggilan, keluarlah dari antara mereka,  dan pisahkanlah dirimu.   Janganlah menjadi orang yang terlibat dengan dosa-dosa mereka.
Allah ingin agar kita mempelajari pelajaran-pelajaran yang rohani agar kita dapat menentukan nasib dimasa depan kita sendiri.    Tabiat-tabiat yang kita bentuk didalam kehidupan ini dapat menentukan apakah kita sesuai ataukah tidak sesuai untuk kehidupan dimasa kekekalan nanti.   Tidak ada orang yang dapat bekerja dengan aman untuk melayani Allah dan Mammon.   Allah sanggup dengan sepenuhnya memelihara kita didalam dunia ini, tetapi tidak sebagai orang-orang yang dari dunia.   KasihNya sama sekali tidak berubah-ubah dan naik turun.   Selama ini Dia mengawasi anak-anakNya dengan perhatian yang tidak terukur dan tidak akan pernah berakhir.   Namun Dia meminta kita untuk memberikan kepadaNya persekutuan kita yang tidak terbagi.    “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan.  Karena jika demikian,  ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain,  atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.   Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
Solaiman telah diberkahi dengan kebijaksanaan yang luar biasa;   namun dunia menariknya jauh dari Allah.   Kita perlu menjaga jiwa-jiwa dengan keteguhan,    karena kalau tidak,  maka pemeliharaan-pemeliharaan dan perhatian-perhatian dari dunia akan menyerap waktu yang seharusnya diberikan kepada hal-hal kekekalan.   Allah mengingatkan Solaiman akan bahayanya,  dan sekarang Dia juga memperingatkan kita agar jangan membinasakan jiwa-jiwa kita dengan mengadakan persekutuan dengan dunia.    “Sebab itu  :  Keluarlah kamu dari antara mereka,  dan pisahkanlah dirimu dari mereka,  firman Tuhan,  dan janganlah menjamah apa yang najis,  maka Aku akan menerima kamu,   dan Aku akan menjadi Bapamu,  dan kamu akan menjadi anak-anakKu laki-laki dan anak-anakKu perempuan,  demikianlah firman Tuhan,  Yang Mahakuasa.”   --  Review and Herald,  1 Pebruari,  1906.





66
GURU-GURU   SEBAGAI  TELADAN-TELADAN   DARI
KEJUJURAN   ORANG-ORANG   KRISTEN

Saya mempunyai pesan bagi orang-orang yang berada pada tampuk pimpinan dari lembaga-lembaga pendidikan kita.    Saya diperintahkan untuk menarik perhatian setiap orang yang menempati posisi tanggung-jawab,  kepada hukum agung sebagai dasar dari semua tindak tanduk yang benar.   Saya akan mulai menarik perhatian kepada hukum yang diberikan ditaman Eden,   dan kepada upah dari penurutan dan hukuman karena pelanggaran.
Sebagai akibat dari pelanggaran Adam,  dosa mulai diperkenalkan kedalam dunia yang masih murni yang telah diciptakan oleh Allah,  dan manusia menjadi semakin terang-terangan menunjukkan ketidak-menurutannya terhadap hukumNya.   Tuhan melihat kebawah, kepada dunia yang tidak ingin bertobat,  dan Allah telah memutuskan bahwa Dia harus memberikan pertunjukan kepada para pelanggar mengenai kekuasaanNya.   Dia telah memaksa Nuh untuk mengenali tujuanNya,  dan memerintahkan dia untuk memperingatkan manusia  sementara dia membangun sebuah bahtera, didalam mana,  penurutan akan mendapatkan perlindungan sampai dengan kemurkaan Allah berlalu.   Untuk seratus duapuluh tahun lamanya Nuh memberitakan kabar peringatan itu kepada dunia zaman purbakala;   tetapi hanya sedikit saja yang bertobat.   Beberapa orang dari para tukang kayu yang dia pekerjakan membangun bahtera itu,  percaya akan pekabaran itu,  namun sudah mati sebelum air bah;   sebagian lainnya yang ditobatkan oleh Nuh, telah murtad.    Orang-orang benar dibumi pada saat itu masih sangat sedikit,  dan hanya delapan  orang saja yang hidup, yang memasuki bahtera.   Mereka ini adalah Nuh dengan keluarganya.
Bangsa yang memberontak ini telah dibinasakan oleh air bah.   Kematian telah menjadi bagian mereka.   Dengan telah digenapinya peringatan yang dinubuatkan bahwa semua orang yang tidak menurut perintah-perintah surga, akan minum dari air bah,  kebenaran dari firman Allah telah dinyatakan.
Sesudah air bah orang-orang itu sekali lagi bertambah-tambah diatas bumi,  dan orang-orang jahat juga terus bertambah-tambah.   Penyembahan kepada berhala telah menjadi menyeluruh,  dan Tuhan akhirnya membiarkan para pelanggar yang telah mengeraskan hati untuk mengikuti jalan-jalan mereka yang jahat,  sementara Dia memilih Abram,  dari keturunan Sem,  dan menjadikan dia sebagai penerus memelihara Hukum demi generasi-generasi dimasa depan.   Kepadanya diberikan pesan,   “pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini kenegeri yang akan Kutunjukkan kepadamu”    Dan dengan iman Abram menurut.   “Lalu pergilah Abram,  tidak mengetahui kemana dia harus pergi.”
Keturunan Abram berlipat kali ganda,  dan lama sesudah itu,  Yakub dan putra-putranya dan keluarga-keluarga mereka pindah ke Mesir.   Disinilah mereka dan keturunan mereka mengembara untuk bertahun-tahun,  sehingga pada akhirnya Tuhan memanggil mereka keluar,  untuk memimpin mereka kenegeri Kanaan.   Ini adalah merupakan tujuan Allah,  menjadikan bangsa ini budak-budak manusia untuk menyatakan tabiatNya kepada bangsa penyembah berhala yang ada didunia ini.   Kalau saja mereka mau menurut kepada firmanNya,  mereka akan dapat memasuki negeri perjanjian dengan segera.   Namun mereka telah memberontak dan tidak menurut,  dan menyebabkan mereka selama empat puluh tahun lamanya mengembara berputar-putar dipadang belantara.   Hanya dua orang dewasa saja yang meninggalkan Mesir berhasil masuk ke Kanaan.
Allah memberikan hukumNya sementara orang-orang Israel mengembara dipadang belantara ini.   Dia menuntun mereka ke Sinai,  dan disana,  ditengah-tengah pemandangan yang sangat mengerikan,  Dia menyatakan sepuluh perintahNya.
Kita boleh,  dengan tujuan yang bermanfaat,  mempelajari catatan dari persiapan-persiapan yang dibuat oleh para umat Israel untuk mendengarkan hukum.   “Pada bulan ketiga setelah orang Israel keluar dari tanah Mesir,  mereka tiba dipadang gurun Sinai pada hari itu juga.   Setelah mereka berangkat dari Rafidim,  tibalah mereka dipadang gurun Sinai,  lalu mereka berkemah dipadang gurun;  orang Israel berkemah disana didepan gunung itu.   Lalu naiklah Musa menghadap Allah, dan Tuhan berseru dari gunung itu kepadanya :  Beginilah kaukatakan kepada keturunan Yakub dan kauberitakan kepada orang Israel : Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir,  dan bagaimana Aku telah mendukung kamu diatas sayap rajawali dan membawa kamu kepadaKu,   jadi sekarang,  jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firmanKu dan berpegang pada perjanjianKu,  maka kamu akan menjadi harta kesayanganKu sendiri dari antara segala bangsa,  sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.”    Lalu kemudian,  siapakah,  yang dimaksud sebagai Pemerintah dari segala bangsa-bangsa?  --  Tuhan Allah Yang Maha Kuasa.   Semua raja-raja,  pemerintahan-pemerintahan,  semua bangsa-bangsa,  berada dibawah perintahNya dan pemerintahanNya.  
“Lalu datanglah Musa dan memanggil para tua-tua bangsa itu dan membawa kedepan mereka segala firman yang diperintahkan Tuhan kepadaNya.”
Apakah tanggapan dari seluruh hadirin,  diperhitungkan melebihi dari sejuta orang?
“Seluruh bangsa itu menjawab bersama-sama : Segala yang difirmankan Tuhan akan kami lakukan.   Lalu Musapun menyampaikan jawab bangsa itu kepada Tuhan.”
Jadi umat Israel dikumpulkan sebagai orang-orang yang istimewa.   Melalui perjanjian yang suci mereka diwajibkan untuk menjadi orang-orang yang benar terhadap Allah.
Maka kemudian umat-umat itu diminta  mempersiapkan diri mereka sendiri untuk mendengarkan hukum itu.   Pada pagi hari ketiga suara Allah terdengar.   Berbicara melalui kegelapan tebal yang menyelimuti diriNya,  sementara Dia berdiri diatas bukit,  dikelilingi oleh para malaikat yang mengiringiNya,  Tuhan memperkenalkan hukumNya.
Allah menyampaikan hukumNya bersama dengan pemberitaan mengenai kekuasaan dan kemuliaanNya,  agar umat-umatNya mendapatkan kesan yang sangat mendalam tentang pemujaan terhadap si Pengarang hukum,  sang Pencipta langit dan bumi.   Dia juga akan menunjukkan kepada semua orang mengenai kesucian,  pentingnya,  dan kekalnya hukumNya itu.
Umat Israel diliputi oleh kegentaran.   Mereka mengundurkan diri dari gunung itu dengan ketakutan dan kengerian.   Perhimpunan orang banyak itu bertriak kepada Musa,  “Engkaulah berbicara dengan kami, nanti kami mati.”
Pikiran orang-orang itu,  karena dibutakan dan mengalami kemerosotan oleh karena perbudakan,  tidak siap untuk menghargai sepenuhnya akan prinsip-prinsip  kesepuluh persepsi Allah yang diluar jangkauan.   Sementara menuruni bukit,  Musa  “datang  dan memberitahukan kepada bangsa itu segala firman Tuhan dan segala peraturan itu,  maka seluruh bangsa itu menjawab serentak : Segala firman yang telah diucapkan Tuhan itu, akan kami lakukan.  Lalu Musa menuliskan segala firman Tuhan itu.   Keesokan harinya pagi-pagi didirikannyalah mezbah dikaki gunung itu,  dengan dua belas tugu sesuai dengan kedua belas suku Israel.  Kemudian disuruhnyalah orang-orang muda dari bangsa Israel,  maka mereka mempersembahkan korban bakaran dan menyembelih lembu-lembu jantan sebagai korban keselamatan kepada Tuhan.  Sesudah itu Musa mengambil sebagian dari darah itu,  lalu ditaruhnya kedalam pasu,  sebagian lagi dari darah itu disiramkannya pada mezbah itu.   Diambilnyalah kitab perjanjian itu,  lalu dibacakannya dengan didengar oleh bangsa itu dan mereka berkata : Segala firman Tuhan akan kami lakukan dan akan kami dengarkan.   Kemudian Musa mengambil darah itu dan menyiramkannya pada bangsa itu serta berkata : Inilah darah perjanjian yang diadakan Tuhan dengan kamu,  berdasarkan segala firman ini.”
Jadi dengan pelayanan yang takzim,  anak-anak Israel sekali lagi dipisahkan sebagai orang-orang khusus.   Pemercikan darah melambangkan penumpahan darah Yesus,  dengan mana manusia dapat dibersihkan dari dosa.
Sekali lagiTuhan mempunyai kata-kata khusus untuk diucapkan kepada umat-umatNya.   Didalam buku Keluaran fasal ketiga puluh satu kita membaca :   “Berfirmanlah Tuhan kepada Musa : katakanlah kepada orang Israel,  demikian :  Akan tetapi hari-hari Sabatku harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu, turun temurun,  sehingga kamu mengetahui bahwa Akulah Tuhan,  yang menguduskan kamu.  .  .  .  .   Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat,  dengan merayakan sabat, turun temurun,  menjadi perjanjian kekal.   Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya,  sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi,  dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat.   Dan Tuhan memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia digunung Sinai,  kedua loh hukum Allah,  loh batu,  yang ditulisi oleh jari Allah.”
Banyak lagi tulisan-tulisan mengenai kesucian hukum Allah telah dinyatakan dihadapan saya.    Dari satu pemandangan kepemandangan yang lain,  sampai kepada pemandangan pada waktu sekarang,  berlalu dihadapan saya.   Firman yang diucapkan oleh Allah kepada Israel sangat beragam.   Umat-umat tidak menurutiNya,  dan hanya dua orang dewasa yang meninggalkan Mesir berhasil masuk ke Kanaan.   Sisanya mati dipadang belantara.   Apakah Tuhan pada masa sekarang ini,  tidak akan mau mempertahankan FirmanNya kalau para pimpinan dari umat-umat menjauhkan diri dari perintah-perintahNya?
Saya telah dibawa kepada buku Ulangan fasal yang keempat.   Seluruh fasal ini harus dipelajari.   Perhatikanlah dengan teliti akan ucapan ini :  “Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah,  bahwa Tuhanlah Allah yang dilangit diatas dan dibumi dibawah,  tidak ada yang lain.   Berpeganglah pada ketetapan dan perintahNya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini,   supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian,  dan supaya lanjut umurmu ditanah yang diberikan Tuhan,  Allahmu,  kepadamu untuk selamanya.”  
Fasal kedelapan dan kesebelas dari buku Ulangan juga mempunyai arti yang banyak bagi kita.   Pelajaran-pelajaran yang berisi didalamnya adalah sangat penting,  dan telah diberikan kepada kita sama seperti yang telah diberikan kepada orang-orang Israel.   Didalam fasal yang kesebelas  Allah  mengatakan  :   “Lihatlah,  aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk  :  berkat,  apabila kamu mendengarkan perintah Tuhan,  Allahmu,  yang kusampaikan kepadamu pada hari ini;   dan kutuk,  jika kamu tidak mendengarkan perintah Tuhan,  Allahmu,  dan menyimpang dari jalan yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini,  dengan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal.”
Saya telah diperintahkan,  sebagai  utusan Allah,  agar memperhatikan catatan dari dosa Musa dan akibat yang menyedihkan,  sebagai pelajaran yang rohani kepada mereka yang menempati jabatan-jabatan untuk memikul tanggung-tanggung jawab disekolah-sekolah kita,  dan teristimewa kepada orang-orang yang bertindak selaku pimpinan dari lembaga-lembaga.
Mengenai Musa firman Allah menyatakan,  “Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya,  lebih dari setiap manusia yang diatas muka bumi.”    Lama sekali dia hidup bersama bangsa Israel  yang  memberontak dan keras kepala.   Tetapi pada akhirnya kesabarannyapun habis.   Mereka sedang berada dipinggir negeri perjanjian.   Namun sebelum mereka memasuki Kanaan,   mereka harus menunjukkan yang mereka mempercayai janji Allah.   Persediaan air menipis.   Disinilah seharus mereka berjalan dengan iman dan bukan dengan apa yang dilihat.   Tetapi mereka melupakan tangan yang sudah sekian tahun lamanya menyediakan semua kebutuhan mereka,  dan gantinya berpaling kepada Allah memohon bantuan,  mereka bersungut-sungut terhadap Dia.
Teriakan-teriakan mereka ditujukan kepada Musa dan Harun  :  “Mengapa kamu membawa jemaah Tuhan kepadang gurun ini,  supaya kami dan ternak kami mati disitu?   Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir,  untuk membawa kami ketempat celaka ini,  yang bukan tempat menabur,  tanpa pohon ara,  anggur,  delima,  bahkan air minumpun tidak ada?”
Keuda bersaudara maju kedepan jemaah.   Tetapi gantinya berbicara kepada batu,  sebagaimana Allah telah memberitahukan,   Musa memukul batu karang itu dengan marah,  dan berteriak,   “Dengarlah kepadaku,  hai orang-orang durhaka,  apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?”
Dengan kepahitan dan memalukan pehukuman diumumkan dengan segera.   “tetapi Tuhan berfirman kepada Musa dan Harun :  karena kamu tidak percaya kepadaKu dan tidak menghormati kekudusanKu didepan mata orang Israel,  itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk kenegeri yang akan Kuberikan kepada mereka.”    Bersama-sama dengan bangsa Israel yang pemberontak,  mereka harus mati sebelum menyeberangi Yordan.
Dari pengalaman Musa,  Tuhan ingin agar umat-umatNya belajar bahwa kalau mereka melakukan apa yang dapat meninggikan diri sendiri,  pekerjaanNya dilalaikan,  dan Dia tidak dihormati.   Tuhan akan bekerja berseberangan dengan orang yang bekerja berseberangan dengan Dia.   NamaNya,  dan hanya namaNya,  yang harus dibesarkan diatas bumi.
Lebih dari duapuluh tahun banyak hal-hal ajaib telah terjadi pada saat-saat yang berbeda ditengah-tengah kita.   Orang-orang yang menjadi tidak setia,  yang tidak meninggikan prinsip-prinsip kebenaran,  sekarang membutuhkan Tuhan dengan kerendahan jiwa yang mendalam,  bertobat,  agar Allah boleh menyembuhkan pelanggaran-pelanggaran mereka.  
Seorang yang berdiri sebagai pimpinan dari sebuah sekolah haruslah tidak memiliki pikiran yang terbagi untuk pekerjaan menjadikan sekolah tepat seperti yang dikehendaki oleh Tuhan.   Kalau dia berambisi untuk naik lebih tinggi dan lebih tinggi,  kalau dia lupa mencapai kebajikannya yang sesungguhnya dalam pekerjaannya,  dan melupakan kesederhanaannya,  dan tidak berhubungan dengan prinsip-prinsip surga yang suci,   biarlah dia belajar dari pengalaman Musa,  bahwa Tuhan akan pasti menyatakan ketidak-senanganNya karena kegagalannya mencapai standar yang telah ditetapkan baginya.
Khususnya pimpinan sekolah, haruslah dengan teliti memperhatikan keadaan keuangan dari sekolah tersebut.    Dia harus mengerti akan  prinsip-prinsip pembukuan yang telah ditetapkan.   Dia harus dengan setia melaporkan seluruh penggunaan uang yang dipercayakan didalam tangannya untuk pekerjaan disekolah.   Dana dari sekolah tersebut tidaklah seharusnya dipergunakan dengan berlebihan,  tetapi setiap usaha harus dilakukan untuk menambahnya agar dapat dipergunakan bagi keperluan sekolah.    Orang-orang yang dipercaya dengan urusan keuangan pada lembaga-lembaga pendidikan,  harus menjaga agar tidak terjadi kecerobohan dalam penggunaan uang.   Segala sesuatu yang berhubungan dengan keuangan sekolah-sekolah haruslah diluruskan dengan sempurna.   Jalan Tuhan haruslah diikuti dengan benar,  walaupun ini mungkin tidak sesuai dengan jalan-jalan manusia.
Kepada orang-orang yang memikul tanggungjawab disekolah-sekolah,  saya ingin mengatakan,   Apakah engkau menyukai Allah dan hukum-hukumNya?    Apakah prinsip-prinsip yang engkau ikuti,  kuat dan dapat dipercaya,  murni dan tidak tercemar?   Apakah engkau menjaga dirimu sendiri,  didalam kehidupan sehari-hari,  dibawah kendali Allah?    Apakah engkau dapat melihat perlunya engkau menurut kepadaNya didalam setiap kegiatan?    Kalau engkau tergoda untuk menggunakan uang yang masuk kesekolah untuk dirimu sendiri,  dengan jalan yang tidak memberikan manfaat sama sekali kepada sekolah itu,  ukuran dari prinsip-prinsipmu perlu diteliti,  agar apabila waktunya tiba,  pada saat engkau harus dikritik akan didapati ringan adanya.   Siapakah pemegang pembukuanmu?    Siapakah bendaharamu?    Siapakah manajermu?    Apakah mereka ini orang-orang yang teliti dan berkemampuan?    Lihatlah ini.    Adalah mungkin sekali kalau uang dipergunakan dengan cara yang salah tanpa seorangpun mengerti  bagaimana hal itu dapat terjadi;   dan mungkin juga sekolah itu akan terus menerus kehilangan  karena pengeluaran tanpa perhitungan.   Orang-orang yang bertanggung-jawab boleh saja merasa kehilangan ini suatu keanehan,  padahal mereka sudah melakukan hal-hal yang terbaik.    Namun mengapa mereka membiarkan hutang-hutang bertumpuk?   Hendaknya orang-orang yang bertanggung-jawab atas satu sekolah mencari tahu setiap bulan,  bagaimana keadaan keuangan disekolah itu dengan sebenarnya.
Saudara-saudaraku yang memikul tanggung-jawab,  tinggikanlah hukum kerajaan Kristus dengan cara menyerahkan penurutanmu dengan sukarela.   Kalau engkau sendiri tidak berada dibawah kendali Pengatur semesta alam,  bagaimana mungkin engkau dapat menuruti hukumNya sebagaimana yang diminta dalam firmanNya?   Orang-orang yang akan ditempatkan pada posisi-posisi kekuasaan,  adalah orang-orang yang paling memerlukan kesadaran sepenuhnya akan persetujuannya terhadap hukum Allah dan pentingnya menuruti seluruh kehendakNya.
Didalam beberapa hal,  banyak orang yang berhubungan dengan sekolah-sekolah kita harus berdiri diatas panggung yang lebih tinggi.   Kita mengetahui bahwa ini adalah tujuan yang telah diputuskan bagi beberapa orang untuk menuruti  setiap ucapan yang keluar dari mulut Allah.   Orang-orang semacam ini akan diberikan kuasa intelektual untuk mengenali perbedaan-perbedaan diantara kebenaran dan kejahatan.   Mereka memiliki iman yang bekerja dengan kasih dan memurnikan jiwa,  dan mereka menyatakan Allah kepada dunia ini.
Kita semua perlu mendapatkan pengalaman yang lebih dalam dalam hal-hal tentang Allah yang telah kita menangkan.   Diri sendiri harus mati,  dan Kristus harus mengambil bagian didalam kaabah jiwa.   Para dokter,   para pendeta,   para guru,   dan semua orang yang berada pada posisi pemikul tanggung-jawab,  haruslah belajar mengenai kerendahan hati Kristus sebelum Dia dapat dinyatakan didalam diri mereka.     Terlalu sering,  diri sendiri  menjadi begitu penting didalam kehidupan seseorang,  sehingga Tuhan tidak dapat membentuk dan mengolah dirinya.   Diri sendiri memerintah pada tangan kanannya dan pada tangan kirinya,  dan orang itu memaksakan jalannya sendiri sesuka hatinya.    Kristus mengatakan kepada diri sendiri,   “Berdirilah pada jalanKu.   Setiap orang yang mau mengikut Aku,  ia harus menyangkal dirinya,  memikul salibnya dan mengikut Aku.”    Maka kemudian Aku dapat menerimanya sebagai murid-muridku.   Dalam hal melayani Aku dengan senang hati,  dia harus melakukan pekerjaan yang telah Kuberikan kepadanya sejalan dengan perintah-perintahKu.  --   Review and Herald,  16, 23 Agustus,  1906.





67
HAL-HAL  YANG  PERLU  DIDALAM  PENDIDIKAN

Hal-hal yang paling perlu yang harus dimenangkan oleh para orang muda kita pada zaman sekarang,  dan yang dapat menjadikan mereka sesuai bagi nilai-nilai sekolah yang lebih tinggi diatas,  adalah pendidikan yang dapat mengajarkan kepada mereka tentang bagaimana menyatakan kehendak Allah kepada dunia.  Melalaikan tingkat pelatihan mereka ini,  dan membawa metode-metode dunia kedalam sekolah-sekolah kita,   berarti membawa kehilangan bagi kedua belah pihak,  baik para guru maupun para murid.
Sesaat sebelum Elia diangkat kesurga,  dia telah mengunjungi sekolah-sekolah para nabi,  dan mengajarkan kepada para murid mengenai pentingnya titik-titik pendidikan.   Pelajaran-pelajaran yang telah diberikan kepada mereka pada kunjungan sebelumnya,   sekarang dia ulangi kembali,  menekankan kedalam pikiran para orang muda itu akan hal pentingnya meninggalkan tanda-tanda kesederhanaan pada setiap bidang pendidikan.   Hanya didalam jalan inilah mereka dapat menerima pembentukan dari surga,  dan maju untuk bekerja didalam jalan Tuhan.   Kalau dilakukan sesuai dengan apa yang telah Allah rancang bagi mereka,  sekolah-sekolah kita pada pada zaman akhir dari pekabaran ini akan dapat melakukan suatu pekerjaan yang setara dengan apa yang telah dilakukan oleh sekolah-sekolah para nabi.
Orang-orang yang keluar dari sekolah-sekolah kita dan melibatkan diri didalam pekerjaan mission akan memerlukan pengalaman-pengalaman mengolah dan meningkatkan hasil tanah dan juga bidang-bidang lain didalam pekerjaan sehari-hari.    Mereka harus menerima suatu pelatihan yang dapat membuat mereka cekatan mengerjakan pekerjaan dalam bidang apapun dalam ladang-ladang dimana mereka akan dipanggil.   Tidak ada pekerjaan yang lebih baik daripada pekerjaan yang dikerjakan oleh orang-orang yang telah mendapatkan pendidikan didalam hal melakukan pekerjaan sehari-hari,  siap memberikan pelajaran sebagaimana mereka telah diajar.
Didalam ajaranNya,  Penebus telah menyatakan, dunia sebagai suatu kebun anggur.   Kita harus benar-benar mempelajari perumpamaan-perumpamaan didalam mana bentuk-bentuk ini digunakan.   Kalau saja didalam sekolah-sekolah kita,  tanah itu  diolah dengan lebih setia,  maka,  bangunan-bangunan yang dipelihara dengan ketidak-pedulian oleh para murid,  kecintaan kepada olah-raga dan hiburan-hiburan,  yang telah menyebabkan begitu banyak kekacauan didalam pekerjaan sekolah kita,  akan berlalu.
Pada waktu Tuhan menempatkan orang tua kita yang pertama ditaman Eden,  penempatan itu disertai dengan perintah bahwa mereka harus  “menyianginya”  dan  “memeliharanya.”    Allah telah menyelesaikan pekerjaan penciptaanNya,  dan telah memberitahukan bahwa segala sesuatunya baik adanya.   Segala sesuatu yang berhubungan dengan manfaat penciptaan telah disesuaikan dari awal hingga akhirnya.   Sementara Adam dan Hawa menuruti Allah,  pekerjaan-pekerjaan mereka didalam taman itu merupakan suatu pekerjaan yang menggembirakan;   bumi memberikan kelimpahan untuk memenuhi kebutuhan mereka.   Tetapi pada waktu manusia menjauhkan diri dari penurutan kepada Allah,  dia telah ditakdirkan untuk bergumul melawan benih-benih yang ditaburkan oleh setan,   dan mencari rotinya dengan berpeluh didahinya.   Sementara itu juga dia harus meneruskan kehidupannya dengan penuh perjuangan dan kekerasan pada waktu menghadapi kekuasaan yang menjadi tempatnya untuk menggantungkan kemauannya. 
Itu juga merupakan tujuan Allah bahwa manusia harus bekerja keras untuk menyingkirkan kejahatan yang telah dibawa oleh manusia itu sendiri kedalam dunia melalui pelanggarannya.    Dengan bekerja keras,  pencobaan-pencobaan setan dapat dilumpuhkan,   dan gelombang kejahatan diteduhkan.   Anak Allah telah diberikan kepada dunia ini,  melalui kematiannya untuk membuat penebusan bagi dosa-dosa dunia,  melalui kehidupanNya,  untuk mengajar manusia tentang bagaimana rencana-rencana musuh harus digagalkan.   Dengan mengambil keadaan kemanusiaan bagi diriNya sendiri,  Kristus menembusi perasaan-perasaan simpati dan perhatian dari saudara-saudaraNya,  dan dengan tidak mengenal lelah Dia mengajarkan bagaimana manusia dapat menjadi pekerja-pekerja bagi Allah didalam membangun kerajaanNya didalam dunia ini.
Kalau orang-orang yang telah menerima perintah sehubungan dengan rencana Allah bagi pendidikan para orang muda pada zaman akhir ini,   dan mau menyerahkan kehendaknya sendiri kepada Allah,  maka Dia akan mau mengajar mereka tentang kehendakNya dan jalanNya.   Kristus harus menjadi guru didalam seluruh sekolah-sekolah kita.   Kalau para guru dan para murid mau memberikan tempat yang layak bagi Dia,  Dia akan mau bekerja memberitakan rencana tentang keselamatan. 
Para murid harus diajar untuk berusaha mendapatkan nasehat dari Allah didalam doa.   Mereka harus diajar untuk mencari Pencipta mereka sebagai tuntunan yang tidak bisa salah.   Mereka harus diajar tentang pelajaran-pelajaran mengenai ketahanan menanggung derita dan kepercayaan,  mengenai kebaikan yang sebenarnya dan kebaikan hati.   Mereka harus belajar pelajaran-pelajaran tentang ketekunan.   Tabiat-tabiat mereka adalah jawaban terhadap ucapan-ucapan Daud,  “Semoga anak-anak lelaki kita seperti tanam-tanaman yang tumbuh menjadi besar pada waktu mudanya;   dan anak-anak perempuan kita seperti tiang-tiang penjuru,  yang dipahat untuk bangunan istana.”    Didalam semuanya ini mereka akan dapat memperoleh kwalitas untuk pelayanan didalam ladang-ladang mission.
Murid-murid yang bertobat telah memutuskan rantai yang mengikatnya kepada pelayanan bagi dosa,  dan telah menempatkan diri mereka sendiri didalam hubungan yang benar dengan Allah.  Namanya terdaftar didalam buku Anak domba kehidupan.   Dia berada dibawah kewajiban yang suci untuk menolak kejahatan,  dan datang kepada pemerintahan Allah.    Melalui doa yang bersungguh-sungguh dia harus menjalinkan diri mereka sendiri dengan Kristus.   Mengabaikan ini,  menolak pelayananNya,  berarti kehilangan perkenan sang Guru Besar,  dan menjadi kaki tangan dari kemauan setan.   Ini adalah rancangan surga melalui pengorbanan Kristus,  untuk membawa manusia itu kembali kedalam kelayakan dihadapan Allah.   Pendidikan yang membawa murid-murid itu kedalam hubungan yang erat dengan Guru yang dikirim oleh Allah,  adalah pendidikan yang sebenarnya.
Umat-umat Allah adalah alat-alat yang dipilihNya guna memperluaskan gerejaNya dibumi.   Mereka harus berusaha mencari nasehat dari Allah.   Hiburan-hiburan yang duniawi dan pertunjukan-pertunjukan tidak seharusnya mendapat tempat didalam kehidupan orang-orang Kristen.   Mengikuti jalan Tuhan merupakan kekuatan bagi umat-umatNya.   Iman mereka didalam karunia satu-satunya Anak Allah haruslah diberitakan.   Ini akan memberikan kesan kedalam pikiran orang-orang yang menyukai keduniawian.   Dia yang mengambil posisinya untuk berpisah dari dunia,  dan berjuang untuk menjadi satu dengan Kristus,  akan menjadi orang-orang yang berhasil menarik jiwa-jiwa kepada Allah.   Rakhmat Kristus akan menjadi begitu jelas nyata didalam kehidupannya sehingga dunia akan menyerap pengetahuan dari dirinya karena dia telah berjalan bersama Yesus,  dan telah belajar dari Dia.
“Pergilah pada hari ini kekebun-kebun anggurku,”   Penebus itu memerintahkan.  
“Apakah kamu makan,  atau minum,  atau apapun yang kaulakukan,  lakukanlah semuanya itu bagi kemuliaan Allah.”    Biarlah setiap orang yang mengaku sebagai anak Raja surga tetap berusaha menyatakan prinsip-prinsip kerajaan Allah.   Biarlah setiap orang mengingat bahwa didalam roh,  didalam perkataan-perkataan,  dan didalam pekerjaan-pekerjaan,   dia haruslah menjadi orang yang setia dan benar terhadap segala persepsi dan perintah Tuhan.    Kita haruslah setia,  dapat dipercaya sebagai pekerja kerajaan Kristus,  agar orang-orang yang memiliki kebijaksanaan dunia boleh mempunyai gambaran yang benar mengenai kekayaan,  kebaikan,  kemurahan,  kelemah-lembutan,  dan kesopan-santunan  sebagai warganegara kerajaan Allah.  --   Review  and  Herald,  24 Oktober,  1907.





68
SEBUAH  PESAN  BAGI  PARA GURU

Sebuah pesan telah diberikan kepadaku bagi para guru didalam semua sekolah-sekolah kita.   Orang-orang yang menerima tanggung-jawab suci yang dibebankan kepada para guru  perlu secara terus menerus meningkat didalam pengalamannya.   Mereka tidak seharusnya puas tetap tinggal ditingkat yang rendah,  tetapi harus selalu meningkat menuju kesurga.   Dengan firman Allah didalam tangan-tangan mereka,  dan dengan kasih kepada jiwa-jiwa yang menuntut kerajinan mereka,  mereka harus meningkat selangkah demi selangkah mendapatkan kemampuan.
Pengalaman ke-Kristen-an  yang mendalam akan digabungkan dengan pekerjaan untuk pendidikan yang sebenarnya.   Sekolah-sekolah kita haruslah terus berada didalam perkembangan yang tetap;  dan didalam hal melakukan ini,  maka perkataan-perkataan dan teladan dari para guru merupakan bantuan yang bermanfaat.   “Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup,”   Rasul Petrus mengatakan,   “untuk pembangunan suatu rumah rohani,  bagi suatu imamat kudus,  untuk mempersembahkan persembahan rohani,  yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.”   Sangatlah baik  bagi setiap guru dan murid kalau mereka mempelajari firman-firman ini dengan teliti,  menanyakan pertanyaan-pertanyaan kepada diri sendiri,   Apakah aku,  melalui karunia rakhmat yang telah diberikan dengan berkelimpahan,   memperoleh pengalaman, bahwa sebagai anak Allah   aku harus, meningkatkan diri selangkah demi selangkah dengan cara berkesinambungan,  menuju tingkat yang lebih tinggi?
Didalam setiap bidang pengajaran,  para guru haruslah berusaha menanamkan terang dari firman Allah,  dan menunjukkan pentingnya penurutan kepada  “Demikianlah  Allah berfirman.”    Pendidikan itu haruslah merupakan suatu pendidikan dimana para murid dapat menjadikan prinsip-prinsip yang benar sebagai tuntunan dalam setiap tindakan  :  Inilah pendidikan yang akan bertahan sampai kepada kekekalan.
Saya telah mendapat ucapan-ucapan peringatan bagi para guru-guru yang ada disekolah-sekolah kita.   Pekerjaan dari sekolah-sekolah kita haruslah memiliki cap yang berbeda dari yang dimiliki oleh sekolah-sekolah kita yang terkenal.    Mempelajari hanya buku-buku pelajaran yang umum tidaklah cukup memuaskan;   dan banyak dari buku-buku yang dipergunakan itu sebenarnya tidak diperlukan bagi sekolah-sekolah yang dibangun untuk mempersiapkan para murid bagi sekolah yang ada diatas.   Sebagai hasilnya,  para murid yang ada disekolah-sekolah ini,  tidak menerima pendidikan Kristen yang paling sempurna.   Bidang yang paling utama untuk dipelajari telah diabaikan,  yang merupakan pelajaran yang paling diperlukan oleh para murid untuk mempersiapkan diri, agar sanggup berdiri menghadapi ujian besar yang terakhir,  dan untuk melayakkan mereka bagi pekerjaan missionari dirumah maupun diladang-ladang diluar negeri.   Pendidikan yang diperlukan sekarang adalah pendidikan yang akan memberikan kemampuan kepada para murid guna melakukan pekerjaan missionari yang praktis,  dengan mengajar mereka membawa segala kemampuan mereka berada dibawah kendali Roh Allah.   Buku pelajaran yang memiliki nilai yang tinggi adalah buku yang berisi pengajaran-pengajaran Kristus,   Guru diatas segala guru-guru.
Tuhan mengharapkan guru-guru kita mau mengeluarkan buku-buku itu dari sekolah-sekolah kita,  buku-buku yang mengajarkan mengenai pertimbangan-pertimbangan yang tidak sesuai dengan firmanNya,  dan memberikan tempat kepada buku-buku yang memiliki nilai yang paling tinggi.   Tuhan merancang agar para guru disekolah-sekolah kita menjadi orang-orang yang unggul didalam hikmat  melebihi hikmat dari dunia,  karena yang mereka pelajari adalah hikmatNya.   Allah akan menghormati,  kalau para guru disekolah-sekolah kita,  dari yang paling tinggi sampai kepada yang paling rendah,  menunjukkan kepada dunia,  bahwa mereka memiliki hikmat yang melebihi hikmat manusia,  karena  Guru Besar berdiri sebagai pimpinan mereka.
Guru-guru kita perlu menjadi orang-orang yang mau terus menerus belajar.   Semua pelopor-pelopor perlu menempatkan diri mereka sendiri dibawah kendali disiplin Allah.   Kehidupan mereka sendiri perlu diperbaiki,  hati mereka perlu diselubungi dengan kemurahan kristus.   Setiap kebiasaan dan pendapat duniawi yang tidak sejalan dengan pikiran Allah perlu disingkirkan.
Pada waktu Nikodemus,  guru yang terpelajar di Israel,  datang kepada Yesus untuk bertanya kepadaNya,  Kristus menghadapkan kepadanya prinsip-prinsip yang pertama.   Nikodemus,  walaupun memegang posisi yang terhormat di Israel,  tidak memiliki konsep yang benar mengenai bagaimana seharusnya seorang guru itu di Israel.   Dia memerlukan pengajaran tentang prinsip-prinsip pertama dari kehidupan yang mulia,  karena dia belum mempelajari seluk beluk tingkatan pengalaman yang sebenarnya dari orang Kristen.
Sebagai tanggapan Nikodemus terhadap nasehat Kristus,  dia mengatakan,   “Bagaimana mungkin hal ini dapat terjadi?”    Kristus menjawab,  “Engkau adalah pengajar Israel,  dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?”    Pertanyaan yang sama sekarang mungkin akan ditanyakan kepada banyak orang yang memegang tampuk pimpinan sebagai guru-guru,  dokter-dokter,   pendeta-pendeta,  penginjil-penginjil,   tetapi barangsiapa melalaikan bagian yang paling penting dari pendidikan mereka,  yang memungkinkan mereka untuk berperilaku,  didalam tatacara seperti Kristus dengan pikiran manusia.   
Didalam ajaran yang Kristus berikan kepada murid-muridNya,  dan kepada umat-umat dari seluruh tingkatan yang datang untuk mendengarkan firmanNya,  disitu terdapat pelajaran yang mengangkat mereka kebidang pikiran dan perilaku yang paling agung.   Kalau firman dari Kristus – gantinya ucapan-ucapan dari manusia – diberikan kepada para pelajar pada zaman sekarang,  maka kita akan dapat melihat hasil-hasil sebagai bukti dari kecerdasan yang lebih tinggi,  pemahaman yang lebih jelas mengenai hal-hal surgawi,  pengetahuan yang lebih dalam mengenai Allah,  dan kehidupan Kristen yang lebih bersih dan lebih bersemangat.    “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu,”  Kristus mengatakan,  “barangsiapa percaya,  ia mempunyai hidup yang kekal.   Akulah roti hidup.  Nenek moyangmu telah makan manna dipadang gurun dan mereka telah mati.   Inilah roti yang turun dari sorga : barangsiapa makan daripadanya, ia tidak akan mati.   Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga.  Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.”
“Yesus yang didalam hatinya tahu,  bahwa murid-muridNya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka :  Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?  Dan bagaimanakah,  jikalau kamu melihat Anak manusia naik ketempat dimana Ia sebelumnya berada?   Rohlah yang memberi hidup,  daging sama sekali tidak berguna.  Perkataan-perkataan yang kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.”
Kita ini terlalu lamban untuk mengerti berapa banyaknya seharusnya kita mempelajari firman Kristus dan cara-cara bekerjaNya.   Kalau ajaran-ajaranNya dimengerti dengan lebih baik,  maka banyak dari perintah yang sekarang diberikan disekolah-sekolah kita dianggap sebagai yang memiliki nilai tinggi.   Akan tampak, bahwa banyak dari yang diajarkan sekarang tidak memberikan perkembangan dari kesederhanaannya ke-Ilahi-an,  didalam kehidupan para murid.   Maka kemudian kebijaksanaan yang terbatas itu akan mendapat penghormatan yang jauh berkurang,   dan firman Allah akan mendapat tempat yang sangat dihormati.
Kalau guru-guru kita melakukan pertobatan yang sesungguhnya,  mereka akan memberikan pengalaman kepada jiwa-jiwa yang lapar mengenai pengetahuan akan Allah,  dan sebagai pelajar-pelajar yang rendah hati,  mereka akan belajar untuk mengetahui kebenaranNya.   Prinsip-prinsip kebenaran akan memerintah didalam kehidupan mereka,  dan akan diajarkan sebagai prinsip-prinsip yang mengatur didalam pendidikan disurga.   Kalau para guru mau berusaha dengan segenap hati,  membawa prinsip-prinsip kebenaran kedalam pekerjaan pendidikan,  maka malaikat-malaikat Allah akan hadir untuk menggoreskan kesan-kesan kedalam hati dan pikiran.  --  Review  and  Herald,  7 Nopember,  1907. 




69
PERSYARATAN   DIBUAT  UNTUK   SEKOLAH-SEKOLAH  KITA

PANGGILAN UNTUK PARA PENDETA,  PARA DOKTER,  DAN PARA GURU
DI CALIFORNIA  SELATAN

Orang-orang yang berdiri sebagai para pimpinan disetiap bagian pekerjaan pekabaran terakhir yang suci,  haruslah meningkatkan dan berusaha mencari pandangan dan pendapat-pendapat yang luas.   Itu adalah hak bagi orang-orang yang bertanggung-jawab didalam pekerjaan penginjilan untuk menjadi pelajar-pelajar yang cakap didalam sekolah-sekolah Kristus.    Orang-orang yang mengaku sebagai para pengikut Kristus haruslah dilatih untuk memikirkan pikiran-pikiran Kristus,  dan harus merasa bebas melakukan kemauan dan jalan Allah.   Orang-orang percaya semacam ini akan menjadi pengikut-pengikut dari  cara-cara Kristus melakukan pekerjaan.
Saudara-saudara kita janganlah melupakan bahwa kebijaksanaan Allah telah menentukan persyaratan-persyaratan bagi sekolah-sekolah kita dalam jalan yang memungkinkan datangnya berkat kepada semua orang yang terlibat dengan lembaga itu.   Buku “Perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus”   telah disumbangkan bagi pekerjaan pendidikan,   agar para murid dan teman-teman yang lain dari sekolah-sekolah itu boleh mendapatkan buku-buku ini,  dan melalui penjualan buku-buku tersebut,  akan didapat cukup dana guna mengeluarkan sekolah dari hutang-hutang.   Tetapi rencana ini belumlah dihadapkan kepada sekolah-sekolah kita sebagaimana seharusnya;   para guru dan para murid  belum dididik untuk mendapatkan buku ini dan juga belum mendapat dorongan untuk memiliki keberanian menjual buku-buku ini demi manfaat pekerjaan pendidikan.
Lama dahulu,  para guru dan para murid disekolah-sekolah kita seharusnya sudah belajar mendapatkan keuntungan dari kesempatan yang ada untuk menaikkan dana melalui penjualan buku-buku  “Perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus.”    Dengan menjual buku-buku ini, para murid akan dapat ikut serta didalam pekerjaan menyegerakan kedatangan Kristus yang kedua kali,  dan sementara melakukan pekerjaan ini,  melalui menyebarkan terang yang berharga itu,  mereka akan dapat belajar tentang pelajaran-pelajaran yang tidak ternilai didalam pengalaman Ke-Kristen-an.   Semua sekolah-sekolah kita sekarang haruslah masuk kedalam barisan,  dan dengan bersungguh-sungguh berikhtiar membawakan rencana yang telah dihadapkan kepada kita – demi pendidikan bagi para pekerja,  bagi pencukupan kebutuhan sekolah-sekolah,  dan bagi pekerjaan memenangkan jiwa-jiwa guna menyegerakan kedatangan Kristus.
Dikota-kota di Riverside,  Redlands,  dan San Bernardino,  telah dibuka ladang-ladang mission bagi kita,  yang belum pernah kita sentuh dengan ujung jari sekalipun.   Pekerjaan yang baik telah dilakukan disana sejauh para pekerja kita mempunyai keberanian untuk melakukannya;   namun tetap disana ada kebutuhan untuk membawa pekerjaan ini dengan penuh keberhasilan.    Ini adalah tujuan Allah,  bahwa dengan penjualan buku-buku  “Ministry of Healing”  dan   “Perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus”   maka ada banyak manfaat yang akan meningkat bagi pekerjaan di sanatorium-sanatorium dan sekolah-sekolah kita,  dan oleh karenanya orang-orang kita akan merasa lebih bebas menyumbangkan apa yang ada pada mereka guna pembukaan pekerjaan kita diladang-ladang misi.   Kalau saja orang-orang kita sekarang mau melibatkan diri didalam penjualan buku-buku ini sebagaimana seharusnya,  maka kita akan lebih banyak mendapatkan manfaat untuk membawa pekerjaan ini didalam jalan yang telah dirancang oleh Allah.  
Dimanapun saja pekerjaan menjual buku  “Perumpamaan-perumpamaan  Tuhan  Yesus”  dilakukan  dengan ketekunan,   buku-buku itu telah memberikan manfaat yang besar.   Dan pelajaran-pelajaran yang telah dipelajari oleh orang-orang yang telah melibatkan diri dalam pekerjaan ini,  telah memberikan hasil yang baik atas usaha-usaha mereka ini.   Dan sekarang orang-orang kita harus diberi semangat untuk mengambil bagian didalam usaha missionari yang khusus.   Terang telah diberikan kepada saya bahwa didalam setiap jalan yang memungkinkan,  ajaran-ajaran harus diberikan kepada orang-orang kita mengenai cara-cara yang paling baik membawa buku-buku ini kepada orang lain.
Saya telah diperintahkan agar dipertemuan-pertemuan besar,  diadakan panggilan untuk menjadi para pekerja, yang mau mengajar orang lain bagaimana menabur benih-benih kebenaran.   Hal ini lebih berarti daripada mengajari mereka bagaimana menjual majalah Signs of the Times  dan bahan-bahan lain yang terbit pada waktu-waktu tertentu.    Ini berisi pelajaran-pelajaran yang menyeluruh tentang bagaimana menjual buku-buku semacam buku  “Perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus”   dan   “Ministry of Healing.”   Ini adalah buku-buku yang berisi kebenaran-kebenaran yang sangat berharga,   dan dari mana para pembacanya dapat menarik pelajaran yang bernilai tinggi.
Mengapa tidak ada seseorang yang ditunjuk pada pertemuan (dalam tahun 1907)  untuk menghadapkan minat dari bidang pekerjaan ini kepada orang-orang lain?    Dalam kegagalanmu melakukan hal ini,  engkau telah kehilangan kesempatan yang sangat berharga untuk menempatkan berkat-berkat ditempat yang dapat dijangkau oleh masyarakat,  dan engkau juga telah kehilangan kesempatan untuk meningkatkan keuntungan guna menyelamatkan lembaga-lembaga kita.   Saudara-saudaraku,   marilah kita memberikan semangat kepada orang-orang kita untuk meneruskan pekerjaan ini tanpa harus ditunda-tunda.
Ada beberapa orang yang telah memiliki pengalaman dalam hal menjual makanan-makanan yang menyehatkan,  yang sekarang seharusnya juga menaruh minat untuk menjual buku-buku kita yang sangat berharga ini;  karena didalamnya ada makanan sampai kepada kehidupan yang kekal.   Los Angeles adalah kota yang telah ditunjukkan kepada saya sebagai ladang yang sangat subur bagi penjualan buku  “Perumpamaan-perumpamaan  Tuhan  Yesus”   dan   “Ministry of Healing.”   Ribuan dari para penduduk yang berdatangan dan juga tamu-tamu,  akan banyak memperoleh manfaat dari pelajaran-pelajaran yang ada didalamnya,  dan orang-orang yang memikul tanggung-jawab didalam sanatorium-sanatorium haruslah bertindak dengan kebijaksanaan dalam hal-hal ini,   memberikan semangat kepada semua orang,   para perawat,  para penolong,   dan para murid,  untuk mengumpulkan keuntungan-keuntungan sebanyak mungkin guna menutupi pengeluaran-pengeluaran dari lembaga-lembaga yang berbeda-beda.  
Mengapa orang-orang kita begiitu lamban mengerti apa yang Tuhan kehendaki mereka perbuat?    Pekerja-pekerja pimpinan kita haruslah bersiap diri sebelumnya untuk menggunakan kesempatan-kesempatan dalam pertemuan-pertemuan besar dan pertemuan-pertemuan kecil,  guna menghadapkan buku-buku ini kepada masyarakat lain,  dan mencara para sukarelawan yang mau melibatkan diri dalam penjualannya.   Kalau pekerjaan ini dimasuki dengan kesungguh-sungguhan hati seperti yang dituntut oleh zaman,   maka hutang-hutang yang sekarang membebani sekolah-sekolah kita akan jauh berkurang.    Dan kemudian,  orang-orang yang sekarang dipanggil untuk memberikan sebagian dari harta mereka untuk memberikan tunjangan kepada lembaga-lembaga ini,  akan juga merasa lebih bebas memberikan bagian yang lebih besar dari persembahan-persembahan mereka ketempat-tempat lain dimana pekerjaan missionari sangat membutuhkannya,   ditempat-tempat dimana belum ada usaha yang lebih besar untuk mendapatkannya.
Hasil besar dari kemauan baik juga sudah diperoleh dari usaha membawakan buku-buku ini agar mendapat perhatian dari pimpinan-pimpinan  Persatuan Pertarakan Wanita Kristen.   Kita harus mengundang pekerja-pekerja ini kepertemuan-pertemuan kita,  dan memberikan kesempatan bagi mereka berkenalan dengan orang-orang kita.    Tempatkan buku-buku yang sangat berharga ini kedalam tangan-tangan mereka,  dan katakan kepada mereka mengenai kisah dari karunia menyegerakan kedatanganNya,  dan juga hasilnya.   Terangkan bagaimana,  melalui penjualan buku  “Ministry of Healing,”   para pasien akan mudah dibawa kesanatorium penyembuhan,  para pasien yang tidak mungkin dapat sampai kesana tanpa mendapat penjelasan;   dan bagaimana melalui tuntunan yang sangat berarti ini,  para pasien ini akan bersedia membantu pembangunan sanatorium-sanatoorium ditempat-tempat yang sangat dibutuhkan.   Kalau sanatorium-sanatorium kita diatur oleh orang-orang – pria dan wanita -  yang memiliki rasa takut akan Allah dihadapan mereka,   mereka-mereka ini akan memberikan manfaat yang besar, membawa kita berhubungan dengan para pekerja dalam Persatuan Pertarakan Wanita-wanita Kristen,   dan para pekerja ini tidak akan berlambatan melihat hasil dari pekerjaan cabang-cabang pengobatan kita.   Sebagai hasil dari hubungan dengan pekerja-pekerja dalam bidang pengobatan kita,   beberapa orang dari antara mereka akan mempelajari kebenaran-kebenaran yang sangat perlu mereka ketahui guna meningkatkan kesempurnaan tabiat Kekristenan.
Satu hal yang tidak seharusnya dilupakan oleh para pekerja kita adalah bahwa Tuhan Yesus Kristus merupakan  pimpinan utama kita.   Dia telah memberikan garis besar sebuah rencana  tentang sekolah-sekolah yang mungkin dapat diselamatkan dari hutang-hutangnya;   Dia tidak akan mempertahankan orang-orang yang mengesampingkan rencana ini karena kurang percaya akan keberhasilannya.   Kalau orang-orang kita mau bersatu padu membantu menyegerakan kedatanganNya diatas bumi ini,   tidak ada hal-hal yang baik yang Allah telah janjikan akan ditahankan dari mereka.
Ditempat-tempat seperti di Los Angeles,  dimana penduduknya selalu berganti-ganti,   kesempatan-kesempatan yang mengherankan akan terjadi didalam penjualan buku-buku tersebut.   Kehilangan besar telah menyebabkan terjadinya kesulitan karena orang-orang kita tidak dengan sungguh-sungguh mempergunakan kesempatan ini.    Mengapa para guru dan para murid dari sekolah di San Bernardino tidak menjadikan Los Angeles sebagai ladang istimewa untuk melakukan penjualan  buku-buku  “Perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus”?    Kalau dengan ketekunan dan iman mereka mau bekerja melakukan rencana yang telah diberikan kepada kita untuk memanfaatkan buku-buku ini,   malaikat-malaikat Allah akan menyertai langkah-langkah mereka,  dan berkat-berkat dari surga akan memberkahi seluruh usaha-usaha mereka.  
Hal itu akan menjadi suatu kebaikan kalau para guru dari sekolah San Bernardino,  selama waktu liburan,   mempergunakan kesempatan ini untuk menggiatkan pekerjaan dari penjualan buku-buku “Perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus.”    Mereka akan mendapatkan berkat kalau keluar bersama dengan para murid dan mengajar mereka bagaimana menemui orang-orang lain,  dan bagaimana memperkenalkan buku-buku tersebut.   Kisah mengenai karunia dari buku-buku tersebut dan tujuan-tujuan dari isinya akan dapat menuntun beberapa orang memiliki minat yang khusus terhadap buku tersebut dan terhadap sekolah-sekolah dimana buku tersebut dijual.
Mengapa para guru didalam sekolah-sekolah kita tidak melakukan pekerjaan dengan lebih banyak?    Kalau saja orang-orang kita mau menyadarinya,  maka tidak akan ada pekerjaan yang lebih dapat diterima untuk dikerjakan didalam ladang misi dalam rumah tangga,  daripada pekerjaan melibatkan diri didalam penjualan  “Perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus”,   karena sementara mereka membantu menyebarkan rencana Tuhan untuk menyelamatkan sekolah-sekolah,  mereka juga akan dibawa kepada kebenaran yang sangat berharga,  kebenaran dari firman Allah, untuk dihadapkan kepada orang-orang lain.    
Perbedaan-perbedaan yang telah dilakukan oleh beberapa orang terhadap lembaga-lembaga ini tidaklah menyukakan hati Allah.    Dia berkeinginan agar apa yang ditulis dalam buku tersebut menjadi satu-satunya cara yang dikenal oleh orang-orang kita sebagai cara Allah menyelamatkan sekolah-sekolah kita dari hutang.    Adalah karena rencana ini yang telah diabaikan,  sehingga kita sekarang merasa begitu berkekurangan untuk melanjutkan pekerjaan.    Kalau saja sekolah-sekolah menjalankan persyaratan-persyaratan yang  telah dibuat untuk mereka,  maka akan ada lebih banyak uang yang masuk kedalam perbendaharaan sekolah,   dan lebih banyak uang ada ditangan umat-umatNya,  untuk menyelamatkan kebutuhan-kebutuhan dari departemen-departemen lain yang tidak mampu menyelesaikan pekerjaan,   dan yang paling baik dari segalanya,   para guru dan para murid akan dapat menerima pelajaran-pelajaran penting yang sangat perlu mereka pelajari guna bekerja didalam pelayanan bagi Tuhan.
Saya mengirimkan kalimat-kalimat ini karena saya melihat,  ada kebutuhan untuk memiliki intuisi yang lebih dalam,  persepsi yang lebih luas,  pada  orang-orang yang bekerja didalam pekerjaan-pekerjaan pengobatan dan pendidikan,   kalau mereka mau mendapatkan semua manfaat yang Allah tujukan bagi mereka melalui penggunaan buku-buku  “Perumpamaan-perumpamaan Tuhan Yesus”   dan  “Ministry of Healing.”   Saya memohon kepadamu,  saudara-saudaraku,  untuk membacakan kalimat-kalimat ini kepada orang-orang kita,  agar mereka mau belajar untuk menunjukkan roh hikmat,  dan kuasa,  dan  pikiran yang teguh.  --  Review  and  Herald,  3 September,  1908.
     

  

70
GURU-GURU,   KENALILAH  DIRIMU  SENDIRI

Mengenali diri sendiri adalah suatu pengetahuan yang besar.   Mengenali diri sendiri dengan benar akan menuntun kepada kerendahan hati,  yang memungkinkan Tuhan melatih pikiran,  dan membentuk serta mendisiplin tabiat.   Kemurahan dari kerendahan hati sangatlah dibutuhkan oleh para pekerja bagi Kristus dalam sejarah dunia pada zaman ini.   Tidak ada seorang gurupun yang dapat melakukan pekerjaan yang dapat diterima,  bilamana tidak ada kerendahan didalam pikirannya dan tidak keluar dari rencana-rencananya yang dibuatnya sendiri,  yang dapat melemahkan kehidupan rohaninya.   Kalau guru-guru mau mengeluarkan segala sesuatu yang tidak berguna bagi kehidupan kekal, dari  tugas-tugas dalam pekerjaannya,   maka kemudian mereka ini dapat dikatakan,  sesungguhnya dapat bekerja membawa keselamatan mereka dengan takut dan gemetar,  dan sanggup membangun bagi kekekalan dengan penuh kebijaksanaan.
Saya diperintahkan untuk mengatakan bahwa beberapa dari para guru kita masih berada terlalu jauh dibelakang suatu pengertian mengenai jenis pendidikan yang diperlukan dalam sejarah dunia pada zaman ini.   Ini bukanlah waktunya bagi para murid mengumpulkan bermacam-macam ilmu pengetahuan yang tidak dapat mereka bawa kesekolah yang ada diatas.   Hendaknya kita dengan hati-hati memilah bidang pelajaran kita dari antara semua pelajaran yang dapat dimanfaatkan,  agar kita masih memiliki ruangan didalam pikiran para murid,  kedalam mana kita dapat menanamkan benih-benih tentang kebenaran.   Perintah ini akan menghasilkan buah sampai kepada kehidupan yang kekal.
Setiap guru haruslah setiap hari menjadi pelajar disekolah Kristus,   kalau tidak maka dia akan kehilangan pengertian mengenai apa yang sebenarnya dapat mengisi keunggulan fisik,  mental,  dan moral dengan sebenarnya.   Tidak seorangpun yang seharusnya boleh menempatkan dirinya sendiri sebagai seorang guru untuk mengajar orang lain,  bila tidak secara terus menerus mengusahakan keselamatan dirinya sendiri dengan cara menerima dan menanamkan pendidikan yang serba guna.   Guru yang sebenarnya akan mendidik dirinya sendiri dalam hal moral yang tinggi,  yang dengan melalui persepsi dan teladan,  dia dapat menuntun jiwa-jiwa yang lain mengerti pelajaran-pelajaran tentang sang Guru Besar.   Tidak seorangpun boleh didorong untuk melakukan pekerjaan mengajar,  jikalau pekerjaannya hanya mencapai standar yang rendah saja.   Tidak ada seorangpun yang cocok mengajarkan rahasia besar mengenai ke-Ilahi-an,  sampai Kristus telah membentuk pengharapan akan kemuliaan didalam dirinya.
Setiap guru perlu menerima kebenaran didalam kasih terhadap prinsip-prinsip yang suci;   maka dia tidak akan pernah gagal menanamkan pengaruh yang menyuciikan dan meninggikan.   Para guru yang jiwanya berdiam didalam diri Kristus akan berbicara dan bertindak seperti seorang Kristen.   Orang semacam ini tidak mudah merasa puas sebelum kebenaran membersihkan kehidupannya dari hal-hal apa saja yang kurang penting.   Dia tidak akan merasa puas sampai pikirannya setiap hari dibentuk oleh pengaruh-pengaruh suci dari Roh Allah.    Barulah kemudian Kristus dapat berbicara kepada hatinya,   dan suaraNya,  akan mengatakan,   “Ini jalan itu;   berjalanlah didalamnya,”   akan terdengar dan dituruti.
Guru yang mempunyai pengertian yang benar mengenai tugas-tugas dari pendidikan yang sebenarnya,  tidak akan berpikir sudah cukup sekarang dan kemudian menyatakan referensi yang biasa-biasa saja kepada Kristus.   Dengan hatinya sendiri yang dipenuhi dengan kehangatan kasih Allah,  dia akan terus meninggikan Manusia dari Kalvari itu.   Jiwanya sendiri akan menyatu dengan Roh Allah,  dia akan berusaha mengikatkan perhatian para murid kepada pola,  Kristus Yesus,  kepala dari sepuluh ribuan,  Satu-satunya yang paling indah.
Roh Kudus sangat dibutuhkan didalam sekolah-sekolah kita.   Utusan yang mulia ini telah datang kedunia sebagai wakil-wakil Kristus.   Tidak hanya orang-orang yang setia dan menjadi saksi yang benar dari firman Allah,   tetapi juga yang meneliti pikiran-pikiran dan maksud-maksud hati.   Roh Kudus itu adalah sumber,  tempat dimana kita harus mencari kesanggupan,  agar  kita dapat mengembalikan pola dari moral Allah kedalam manusia.    Roh Kudus sangat berkeinginan,  mencari pengaruh-pengaruh yang telah diubahkan didalam sekolah-sekolah para nabi,  untuk membawa pikiran-pikiran kedalam keselarasan dengan kehendak Allah,  dan membangun suatu kehidupan yang menghubungkan bumi dengan surga.
Para guru,   kalau engkau mau membuka hatimu untuk menjadi tempat kediaman Roh Allah,  kalau engkau mau menyambut Tamu dari surga,  Allah akan dapat menjadikan engkau pekerja-pekerja bersama dengan Dia.   Didalam kerja-sama dengan Maha Guru itu,  roh mementingkan diri sendiri akan disingkirkan,   dan perubahan yang luar biasa akan menggantikan tempatnya.  
Pada malam-malam hari,  kata-kata ini telah diucapkan kepada saya  :  “Bebankanlah kepada para guru didalam sekolah-sekolah kita,  tanggung-jawab untuk mempersiapkan para murid bagi dunia yang akan datang.”   Tuhan sudah lama menanti para guru agar berjalan didalam terang yang telah Dia kirimkan kepada mereka.   Mereka perlu merendahkan diri dari kepentingan sendiri,   agar Kristus boleh mengembalikan pola moral Allah kedalam manusia.   Perilaku dari pendidikan yang telah diberikan haruslah diubahkan secara total sebelum pendidikan itu dapat memberikan pembentukan yang tepat bagi lembaga-lembaga kita.   Kalau kekuatan-kekuatan moral dan intelektual  dapat digabungkan guna meraih pendidikan,   maka standar dari firman Allah akan dapat dicapai.
Perkataan-perkataan ini telah dikatak dengan begitu jelas dan mendesak  :  “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan,  supaya kamu sembuh.   Doa orang yang benar,  bila dengan yakin didoakan,  sangat besar kuasanya.”   Tuhan telah membayar harga dengan darahNya sendiri bagi keselamatan dunia.   Dia telah menderita akibat dari kekerasan manusia dan setan yang luar biasa,  yang dapat dirancang oleh mereka,   demi membawa rencana keselamatan bagi dunia.    Jangan hendaknya para guru berusaha meninggikan diri sendiri,  tapi biarlah dia berusaha setiap hari belajar dari Kristus,  dan menjadikan Dia sebagai polanya.    Bagi para guru dan para murid,   Tuhan  dan Penebus kita,  Yesus Kristus haruslah menjadi satu-satunya teladan.
Pikirkanlah selalu bahwa Tuhan akan hanya akan menerima guru-guru yang dapat menjadi guru-guru penginjil.   Suatu tanggung-jawab yang besar terletak keatas orang-orang yang berusaha mengajarkan pekabaran injil yang terakhir.   Mereka  haruslah menjadi pekerja-pekerja bersama dengan Allah didalam melatih pikiran-pikiran manusia.   Guru-guru yang gagal mempertahankan standar Alkitab dihadapannya,   akan kehilangan kesempatan  untuk menjadi pekerja-pekerja bagi Allah,  untuk mengisi pikiran dengan pembentukan yang diperlukan bagi sebuah tempat didalam kerajaan surga.  --  Review  and  Herald,   3 September,  1908.


 

71
PEKERJAAN   DIHADAPAN   KITA

Ada suatu pekerjaan yang sangat besar dan penting bagi konferens-konferens kita di Amerika untuk dilakukan.   Kita harus melakukan pekerjaan kita di Amerika dengan suatu cara yang memungkinkan kita dapat menjadi suatu kekuatan dan pertolongan bagi orang-orang yang sedang memberitakan pekabaran dinegara-negara lain.   Setiap bangsa,  setiap lidah,  dan setiap orang haruslah dibangunkan dan dibawa kepada pengetahuan akan hal kebenaran.   Sesuatu sedang diselesaikan,  namun masih ada banyak lagi yang lain yang harus diselesaikan,  banyak yang harus dipelajari disini,  di Konferens ini,  sehubungan agar pekerjaan ini dapat maju, untuk menghormati dan memuliakan Allah.
Jiwa saya begitu terbeban sehingga saya tidak dapat beristirahat.   Bidang apakah yang dapat kita pakai untuk memberikan kesan yang mendalam kepada pikiran manusia?    Ada sekolah-sekolah kita.   Sekolah-sekolah ini haruslah dijalankan dengan suatu cara yang memungkinkan, untuk mengembangkan para missionari yang mau pergi kejalan-jalan raya bebas hambatan dan jalan-jalan dipedesaan untuk menaburkan benih-benih kebenaran.   Ini adalah tugas dari Kristus bagi para pengikutNya.   Mereka harus pergi kejalan-jalan membawakan pekabaran kebenaran bagi jiwa-jiwa yang dapat memberikan iman penginjilan.   Saya sangat merasakan keprihatinan yang sangat mendalam,  pada waktu saya melihat betapa banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan ditempat-tempat yang baru saja saya kunjungi baru-baru ini.    Kita harus berdiri didalam kekuatan dari Allah kalau kita mau menyelesaikan pekerjaan ini.
Didalam pekerjaannya,  setiap pekerja haruslah memandang kepada Allah.   Kita harus bekerja sebagai pria dan wanita yang memiliki hubungan yang hidup dengan Allah.   Kita harus belajar bagaimana menemui masyarakat dimana mereka berada.   Janganlah keadaan-keadaan semacam ini muncul dan kami dapati dibeberapa tempat, kalau kami kembali ke Amerika,   didalam mana,  anggota-anggota jemaat,  gantinya menyadari tanggung-jawab mereka,  malahan mencari manusia untuk mendapatkan tuntunan,  dan manusia yang telah mendapat tugas yang suci dan mulia untuk membawakan pekerjaan ini,   gagal mengerti nilai-nilai dari tanggung-jawab pribadi,  dan mengambil alih pekerjaan dengan caranya sendiri,  memerintah dan mendikte apa yang saudara-saudara dalam gereja harus lakukan, dan apa yang tidak harus dilakukan.   Ini adalah masalah-masalah yang tidak diperkenankan oleh Allah didalam pekerjaanNya.   Dia akan meletakkan beban-bebanNya  keatas pemikul-pemikul bebanNya.   Setiap jiwa secara pribadi,  mempunyai tanggung-jawab dihadapan Allah,  dan tidak wajib diperintah oleh manusia apa yang harus dilakukannya,   apa yang harus dikatakannya,  dan kemana dia harus pergi.   Kita tidak harus meletakkan kepercayaan kepada nasehat manusia dan melakukan segala yang dia katakan,  kecuali kita memiliki bukti yang mereka-mereka ini berada dibawah pengaruh Roh Allah.
Pelajarilah buku Kisah Segala Rasul fasal pertama dan kedua.   Terang telah diberikan kepada saya bahwa pekerjaan kita haruslah dibawakan dengan jalan yang lebih tinggi dan lebih luas daripada yang sudah pernah dilakukan selama ini.   Terang dari surga haruslah dihargai dan diterima.    Terang ini adalah terang yang diperuntukkan bagi para pekerja.   Terang itu adalah untuk orang-orang yang merasa bahwa Allah telah memberikan nasehat kepada mereka,  dan bahwa mereka mempunyai tanggung-jawab yang suci untuk diberitakan.
Pesan dari kebenaran masa kini adalah untuk mempersiapkan manusia bagi kedatangan Kristus yang kedua kali.   Hendaknya kita mengerti akan hal ini,  dan hendaknya orang-orang yang telah ditempatkan dalam posisi tanggung-jawab rela datang kedalam kesatuan
Agar pekerjaan ini dapat dikerjakan dan maju dengan pesat.   Janganlah membiarkan siapapun juga datang dan berlaku sebagai penguasa yang sewenang-wenang,  mengatakan,   Engkau harus melakukan ini,  dan engkau jangan melakukan yang itu.    Kita memiliki pekerjaan yang besar dan penting untuk dilakukan,  dan Allah menghendaki kita mempertahankan pekerjaan itu dengan penuh kecerdikan.   Penempatan manusia pada posisi-posisi tanggung-jawab diberbagai konferens,  janganlah membuat mereka seakan-akan mereka adalah dewa-dewa.   Tidak ada seorangpun yang memiliki kebijaksanaan yang cukup tanpa adanya nasehat dari firman.   Manusia perlu berkonsultasi dengan saudara-saudaranya,  saling memberikan nasehat,  berdoa bersama-sama,  dan membuat rencana bersama-sama demi kemajuan pekerjaan ini.   Hendaknya para pekerja bertelut bersama-sama dan berdoa bagi Allah,  meminta Dia untuk mengarahkan pekerjaan mereka.    Kita masih mempunyai banyak kekurangan dalam hal ini.    Kita masih terlalu banyak mempercayai pernyataan-pernyataan manusia.   Kita tidak seharusnya mampu melakukan hal ini.   Waktu-waktu kebinasaan sedang mendekati kita,   dan kita harus tiba ditempat dimana kita mengetahui bahwa Tuhan itu hidup dan memerintah,   dan bahwa Dia berdiam didalam hati anak-anak manusia.   Kita harus meletakkan kepercayaan kita didalam Allah.
Kemanapun engkau mungkin dikirimkan,   kuatkanlah hatimu, dan pikiranmu dengan takut dan kasih dari Allah.   Setiap hari pergilah kepada Tuhan untuk mendapatkan pengarahan dan tuntunan;   bergantunglah kepada Allah demi mendapatkan terang dan pengetahuan.   Berdoalah untuk mendapatkan tuntunan dan terang ini sampai engkau mendapatkannya.   Pertahankan pikiranmu pada doa-doamu.   Engkau akan dapat melakukan ini sementara bekerja dengan tangan-tanganmu.   Engkau dapat mengatakan,   Tuhan,  dengan sepenuh hati aku percaya semoga kuasa Roh Kudus datang kepadaku.
Kalau saja ada lebih banyak doa-doa diantara kita,  lebih banyak latihan menghidupkan iman,  dan mengurangi ketergantungan kepada sesama manusia untuk mendapatkan pengalaman bagi diri kita,   kita akan jauh lebih maju daripada dimana kita beradasekarang didalam hal kegiatan rohani.    Apa yang kita butuhkan adalah pengalaman yang dalam,  pengalaman hati kita secara pribadi dan pengalaman jiwa.   Maka kemudian kita akan sanggup menceriterakan apa yang Allah sedang lakukan dan bagaimana Dia sedang bekerja.   Kita perlu mempunyai pengalaman yang hidup dalam hal-hal yang berhubungan dengan Allah;  dan kita tidak akan berada dalam keadaan aman sebelum kita mendapatkannya.   Ada beberapa orang yang mempunyai pengalaman-pengalaman yang baik,  dan mereka memberitahukannya kepadamu mengenai hal itu;   namun pada gilirannya engkau harus mempertimbangkannya,  engkau dapat melihat bahwa itu bukanlah pengalaman yang sebenarnya,  karena pengalaman itu tidak sejalan dengan  “Demikianlah Tuhan berfirman”  yang sangat jelas.    Kalau saja ada waktu didalam sejarah kita dimana kita perlu merendahkan jiwa kita secara pribadi dihadapan Allah,  sekaranglah waktunya.   Kita perlu datang kepada Allah dengan iman terhadap segala hal yang telah dijanjikannya didalam firman,  dan kemudian berjalan didalam semua terang dan kuasa yang telah Allah berikan
Saya sangat merasa terkesan apabila ada saudara-saudara kita yang telah datang dari ladang-ladang diluar negara memberitahukan  sedikit mengenai pengalaman-pengalaman mereka dan apa yang telah Tuhan lakukan untuk membawa jiwa-jiwa kepada kebenaran.   Inilah yang kita inginkan pada waktu ini.   Allah tidak menginginkan kita pergi dengan acuh tidak acuh.   Dia ingin agar kita mengerti mengenai tanggung-jawab kita pribadi terhadapNya.   Dia akan menyatakan diriNya sendiri kepada setiap jiwa yang mau datang kepadaNya dengan segala kerendahan hati dan berusaha mencari Dia dengan segenap hati.  
Ada beberapa sekolah-sekolah yang harus dibangun diluar negara dan juga didalam negeri kita sendiri.   Kita harus belajar dari Allah bagaimana mengatur sekolah-sekolah ini.    Sekolah-sekolah ini tidak harus dijalankan seperti kebanyakan sekolah yang lain.   Lembaga-lembaga kita haruslah diperlakukan sebagai peralatan-peralatan guna meneruskan pekerjaanNya dibumi ini.   Kita harus berusaha mendapatkan tuntunan dan kebijaksanaan dari Allah;   kita harus memohon kepadaNya agar Dia mau mengajar kita tentang bagaimana mengerjakan pekerjaan ini dengan kokoh.   Marilah kita mengenali Tuhan sebagai guru dan penuntun kita,   dan kemudian kita akan membawa pekerjaan ini dalam garis-garis yang seharusnya.   Kita perlu berdiri sebagai suatu perusahaan yang dipersatukan sehingga masing-masing dapat melihat dari mata kemata.   Maka kita akan dapat melihat keselamatan dari Allah yang dinyatakan pada tanganNya yang kanan dan tanganNya yang kiri.   Kalau kita bekerja didalam keselarasan,  kita akan dapat memberikan kesempatan kepada Allah untuk bekerja bagi kita.
Didalam semua pekerjaan disekolah kita,   kita perlu memiliki pengertian yang benar mengenai apa pendidikan yang sebenarnya itu.   Manusia banyak berbicara mengenai pendidikan yang lebih tinggi,  tetapi siapakah yang dapat mendefinisikan pendidikan yang lebih tinggi itu?    Pendidikan yang tertinggi ditemukan didalam firman Allah yang hidup.   Pendidikan itu yang mengajar kita untuk menyerahkan jiwa-jiwa kita kepada Allah dengan segala kerendahan hati,  dan yang telah menyanggupkan kita untuk menerima firman dan mempercayai apa yang Dia katakan,  itulah pendidikan yang paling diperlukan.   Dengan pendidikan semacam ini kita akan dapat melihat keselamatan dari Allah.   Dengan roh dari Allah yang ada pada kita,  kita harus membawa terang kebenaran kejalan-jalan,  agar keselamatan dari Allah boleh dinyatakan dengan cara yang sangat mengesankan.
Maukah kita mengerjakan pekerjaan didalam jalan Tuhan?   Maukah kita diajar oleh Allah?   Maukah kita bergumul bersama Allah didalam doa-doa kita?    Maukah kita menerima baptisan dari Roh Kudus?   Inilah yang kita perlukan dan yang dapat kita peroleh pada saat ini.   Maka kemudian kita akan dapat maju membawa pesan dari Tuhan dan terang kebenaran akan bersinar seperti lampu yang menyala-nyala,  menerangi setiap sudut dunia.    Kalau kita mau berjalan dengan kerendahan hati bersama dengan Allah,  Allah juga akan mau berjalan bersama dengan kita.   Marilah kita merendahkan jiwa-jiwa kita dihadapan Allah,  dan melihat keselamatanNya.  --  Review and herald,  21 Oktober,  1909.



   

72
NASEHAT  BAGI GURU-GURU
 
(Ny.  E.G. White dan rombongannya selama dalam perjalanan menuju ke General Conference,  tinggal selama lima hari di College View.   Hari Jumat pagi dia berbicara kepada lima ratus murid diruang kapel perguruan,  dan hari Sabat dan Minggu,  dia berbicara kepada hadirin dalam pertemuan besar didalam gereja.   Hari Senin pagi,  dengan permintaan,   dia menemui beberapa staf perguruan.   Yang berikut ini adalah merupakan sebagian dari pembicaraannya kepada tigapuluh orang guru-guru yang berkumpul.  --  W.C. White).

Saya ingin membaca buku 2 Korintus,  fasal yang keenam  :
“Sebagai teman-teman sekerja,  kami menasehatkan kamu,  supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah,  yang telah kamu terima.   Sebab Allah berfirman  :  Pada waktu Aku berkenan,  aku akan mendengarkan engkau,  dan pada hari Aku menyelamatkan,  Aku akan menolong engkau.  Sesungguhnya,  waktu ini adalah waktu perkenanan itu;  sesungguhnya,  hari ini adalah hari penyelamatan itu.   Dalam hal apapun kami tidak memberi sebab orang tersandung,  supaya pelayanan kami jangan sampai dicela.   Sebaliknya,  dalam segala hal kami menunjukkan,  bahwa kami adalah pelayan Allah,  yaitu  :  dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan,  kesesakan dan kesukaran,  dalam menanggung dera,  dalam penjara dan kerusuhan,  dalam berjerih payah,  dalam berjaga-jaga dan berpuasa,  dalam kemurnian hati,  pengetahuan,  kesabaran,  dan kemurahan hati,  dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik,   dalam pemberitaan kebenaran dan kekuasaan Allah;  dengan menggunakan senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk membela,  ketika dihormati dan ketika dihina;  ketika diumpat atau ketika dipuji,  ketika dianggap sebagai penipu,  namun dipercayai,  sebagai orang yang tidak dikenal,  namun terkenal,  sebagai orang yang nyaris mati,  dan sungguh kami hidup,  sebagai orang yang dihajar, namun tidak mati;  sebagai orang berdukacita,  namun senantiasa bersuka cita;  sebagai orang miskin namun memperkaya banyak orang,  sebagai orang tak bermilik,  sekalipun kami memiliki segala sesuatu.  .  .  .”
“Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya.   Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan?   Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?   Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial?   Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?    Apakah hubungan bait Allah dengan berhala?   Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini :  Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup ditengah-tengah mereka,  dan Aku akan menjadi Allah mereka,  dan mereka akan menjadi umatKu.   Sebab itu  :  keluarlah kamu dari antara mereka,  dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan,  dan janganlah menjamah apa yang najis,  maka Aku akan menerima kamu.   Dan Aku akan menjadi Bapamu,  dan kamu akan menjadi anak-anakKu laki-laki dan anak-anakKu perempuan demikianlah firman Tuhan,  Yang Mahakuasa.”  
Engkau juga harus mempelajari fasal yang ketujuh,  tetapi saya tidak akan mengambil waktu untuk membacakannya disini sekarang.
Ada bahaya yang selalu ada diantara umat-umat kita,  yang kalau mereka-mereka ini terlibat dalam pekerjaan disekolah-sekolah kita dan sanatorium-sanatorium kita, mereka akan membiarkan pendapat-pendapat bahwa mereka harus sejalan dengan dunia,   mempelajari hal-hal yang dipelajari oleh dunia,  dan menjadi terbiasa dengan hal-hal yang biasa dilakukan oleh dunia.   Ini adalah salah satu dari kesalahan-kesalah besar yang dapat dibuat.   Kita akan membuat kuburan-kuburan dari kesalahan-kesalahan,  kecuali kita mau memberikan perhatian khusus untuk meneliti firman.
Pertanyaan sudah ditanyakan,   apakah pendidikan yang lebih tinggi itu?   Tidak ada pendidikan yang lebih tinggi daripada pendidikan yang mengandung prinsip-prinsip yang  telah diletakkan didalam firman seperti yang telah saya bacakan kepadamu dari fasal keenam dari buku dua Korintus.   Hendaklah murid-murid kita dengan rajin mempelajarinya untuk menghayati hal ini.   Tidak ada pendidikan yang lebih tinggi yang harus dicapai daripada pendidikan yang telah diberikan kepada para murid yang mula-mula,  dan yang juga telah diberikan kepada kita melalui firman.   Semoga Roh Kudus Allah memberikan kesan kedalam pikiran-pikiranmu didalam bidang pendidikan yang begitu ditinggikan sebagai perintah yang ada didalam fasal keenam dan ketujuh dari buku dua Korintus.   Matilah kita meluaskan diri didalam pekerjaan sejauh firman Allah mau menuntun kita.   Marilah kita bekerja dengan rajin untuk pendidikan yang lebih tinggi ini.   Biarlah kebenaran kita menjadi tanda dari pengertian kita mengenai kehendak Allah yang ditugaskan kepada kita melalui pesuruh-pesuruhNya.
Ini adalah hak dari setiap orang percaya untuk mengambil kehidupan Kristus dan  ajaran-ajaran Kristus sebagai pelajaran sehari-hari.    Pendidikan Kristen berarti penerimaan,  baik secara pertimbangan dan prinsip,  terhadap ajaran-ajaran sang Penebus.   Ini termasuk berjalan setiap hari dengan penuh kesadaran didalam jejak langkah kaki Kristus,  yang telah menunjukkan tekadNya meninggalkan pakaian dan mahkota kemuliaanNya dan datang kedalam dunia kita dalam bentuk manusia,  agar Dia boleh memberikan kuasa kepada manusia sehingga mereka dapat menang tanpa harus mencari jalan yang lain.   Apakah kuasa itu?   Itu adalah kuasa yang dihasilkan dari keturunan manusia, yang  dengan bersatu bersama kemuliaan,  kuasa itu akan sanggup mengambil ajaran-ajaran Kristus dan mengikutinya dengan teliti.   Didalam penolakanNya terhadap kejahatan dan  didalam pekerjaanNya  bagi orang-orang lain,  Kristus telah memberikan teladan kepada manusia, mengenai pendidikan yang lebih tinggi yang dapat dijangkau oleh siapa saja yang ingin mendapatkannya.  
Anak Allah telah ditolak oleh orang-orang bagi siapa Kristus datang untuk memberkati mereka.   Dia telah diperlakukan dengan kasar oleh tangan-tangan yang jahat dan telah disalibkan.   Tetapi setelah dia bangkit dari kematian,  Dia telah bersama dengan murid-muridNya selama empat puluh hari,  dan selama waktu ini Dia telah memberikan mereka banyak ajaran dan perintah yang berharga.    Dia telah memberikan kepada para pengikutNya prinsip-prinsip yang ada didalam pendidikan yang lebih tinggi.   Dan pada waktu Dia hendak meninggalkan mereka dan pergi kepada BapaNya,   ucapanNya yang terakhir adalah  “Aku akan senantiasa menyertai engkau,  bahkan sampai kepada kesudahan dari dunia ini.”
Bagi banyak orang,  yang menempatkan anak-anak mereka didalam sekolah-sekolah kita,   pencobaan besar akan datang,   karena mereka ingin agar anak-anak meeka mendapatkan apa yang dunia nyatakan sebagai pendidikan yang paling penting.   Siapakah yang dapat mengetahui apa isi dari pendidikan yang paling penting,  kecuali itu adalah pendidikan yang diambil dari Buku yang berisi dasar-dasar dari pendidikan yang benar?   Bagi orang-orang yang menyatakan bahwa mendapat pendidikan dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh dunia adalah sangat penting,  saya ingin mengatakan,   Bawalah anak-anakmu kepada kesederhanaan firman Allah,  maka mereka akan selamat.   Tidak lama lagi kita akan dicerai-beraikan,   dan apa yang harus kita lakukan,  lakukanlah itu dengan segera.
Terang yang telah diberikan kepada saya menyatakan bahwa tekanan yang mengerikan akan mendatangi setiap anggota gereja Masehi Advent Hari Ketujuh  dengan siapa dunia mendapatkan hubungan yang erat.   Orang-orang yang berusaha mencari pendidikan yang dinilai begitu tinggi oleh dunia,  lambat laun akan dituntun menjauh dan lebih menjauh dari prinsip-prinsip kebenaran sampai mereka menjadi orang-orang duniawi yang terdidik.   Betapa besarnya biaya yang harus mereka bayar untuk mendapatkan pendidikan mereka!   Mereka telah berpisah dari Roh kudus Allah.   Mereka telah memilih  untuk menerima apa yang dunia sebutkan sebagai ilmu pengetahuan menggantikan tempat-tempat kebenaran yang telah Allah tugaskan kepada manusia melalui penginjil-penginjilNya dan nabi-nabiNya dan rasul-rasulNya.   Dan ada beberapa orang lagi,  yang setelah mendapatkan pendidikan yang duniawi ini,  berpikir yang mereka dapat mengajarkannya kedalam sekolah-sekolah kita.   Tetapi biarlah saya mengatakannya kepadamu  bahwa engkau seharusnya jangan membawa apa yang dunia sebutkan sebagai pendidikan yang lebih tinggi dan membawanya kedalam sekolah-sekolah kita dan sanatorium-sanatorium kita dan gereja-gereja kita.   Kita perlu mengerti akan hal-hal ini.    Saya berkata kepadamu secara tegas.   Jangan melakukan hal ini.
Kedalam pikiran dari setiap murid haruslah diberikan kesan mengenai pendapat bahwa pendidikan adalah kegagalan semata-mata,  kecuali pengertiannya telah didapatkan untuk mencapai kebenaran-kebenaran dari wahyu yang mulia,  dan kecuali hati mereka mau menerima ajaran-ajaran dari injil Kristus.   Kalau para murid  ini,  gantinya menempatkan prinsip-prinsip yang luas dari firman Allah,  mau menerima pendapat-pendapat yang biasa-biasa saja,  dan membiarkan waktu serta perhatiannya menyerap hal-hal yang tidak berguna,  hal-hal yang remeh,  mereka akan mendapati bahwa pikirannya jadi mengembara dan melemah.    Dia telah kehilangan kuasa untuk bertumbuh.   Pikirannya harus dilatih untuk menghayati kebenaran-kebenaran yang penting yang berhubungan dengan kehidupan yang kekal.
Saya diperintahkan agar kita menuntun pikiran para murid menjadi lebih tinggi daripada yang sekarang.   Hati dan pikiran harus dilatih untuk mempersiapkan kemurnian dengan cara menerima asupan setiap hari dari sumber kebenaran yang kekal.   Pikiran dan Tangan yang agung itu telah menyediakan catatan dari penciptaan dengan segala kemurniannya,  sepanjang masa.   Hanyalah firman Allah saja yang dapat memberikan kepada kita perhitungan yang otentik mengenai penciptaan dunia ini.    Firman ini haruslah menjadi pelajaran utama didalam sekolah-sekolah kita.   Didalamnya  kita boleh menyerap percakapan dengan para rasul dan nabi-nabi.   Didalamnya kita boleh belajar mengenai berapa bayaran yang telah dibayarkan olehNya,  Dia yang sebenarnya setara dengan Bapa dari sejak awalnya,  dan yang telah mengorbankan kehidupanNya agar manusia boleh berdiri dihadapannya sebagai orang-orang tebusan dari tempat-tempat keduniawian dan segala sesuatu yang tidak ada artinya,  dan diperbaharui didalam peta Allah.  
Kalau kita mau belajar tentang Kristus,   kita harus berdoa sebagaimana para rasul berdoa pada waktu Roh Kudus dicurahkan keatas mereka.   Kita memerlukan baptisan dari Roh Allah.   Kita tidak aman barang satu jampun kalau  kita gagal menyerahkan penurutan kita terhadap firman dari Allah.
Saya tidak mengatakan bahwa kita tidak harus mempelajari ilmu bahasa-bahasa itu.   Bahasa-bahasa itu harus dipelajari.   Jauh sebelum ini,  sudah ada kebutuhan yang mendesak bagi banyak orang untuk meninggalkan rumah dan pergi bekerja diantara orang-orang yang berbahasa lain;   dan orang-orang yang memiliki pengetahuan mengenai beberapa bahasa asing,  akan mampu berkomunikasi dengan orang-orang yang tidak mengetahui tentang kebenaran.   Beberapa dari antara orang-orang kita akan mempelajari beberapa bahasa daerah sesuai dengan daerah kemana mereka akan dikirim.   Ini adalah jalan yang terbaik.   Dan ada Seseorang yang mau berdiri berdampingan sebagai pekerja yang setia untuk membuka pengertian dan untuk memberikan hikmat.   Tuhan akan dapat membuat pekerjaan mereka memberikan hasil.    Kalau mereka pergi ketengah-tengah orang-orang itu dan memberikan hasil cetakan-cetakan,  maka Tuhan akan bekerja didalam hati dan pikiran mereka,  menanamkan pengertian tentang kebenaran-kebenaran.   Beberapa orang yang menerima pekerjaan diladang-ladang asing akan dapat mengajar firman melalui seorang penerjemah.   Sebagai hasil dari usaha yang setia, maka akan ada tuaian yang dapat dikumpulkan, hasil dari apa yang tidak kita ketahui sekarang.
Ada lagi bidang pekerjaan yang harus kita lakukan,  pekerjaan dikota-kota besar.   Harus ada pasangan-pasangan pekerja yang bersungguh-sungguh untuk bekerja dikota-kota besar.   Orang harus belajar apa yang perlu dilakukan ditempat-tempat yang telah diabaikan.   Tuhan telah memanggil kita untuk mempedulikan orang-orang yang berkumpul dikota-kota besar,  namun hanya sedikit saja perhatian yang diberikan kepada masalah ini.
Kita tidak mau menyusahkan Tuhan dengan petisi-petisi kita,  dan meminta kepadaNya untuk mengirimkan karunia dari Roh Kudus.   Tuhan justru ingin kita menyusahkan Dia dengan masalah-masalah ini.   Dia ingin agar kita mau mendesakkan petisi-petisi kita sampai ketakhtaNya.   Kuasa Allah yang diserahkan kepada kita perlu dirasakan keseluruh tingkatan manusia.    Pendidikan yang paling berharga yang dapat dicapai akan ditemukan didalam pekerjaan kita membawa kabar kebenaran ketempat-tempat yang sekarang sedang berada didalam kegelapan.    Kita harus keluar sebagaimana murid-murid yang pertama dulu keluar didalam penurutan terhadap tugas-tugas dari Kristus.   Penebus itu telah memberikan pengarahan kepada murid-muridNya.   Dalam ucapanNya yang singkat,  Dia mengatakan kepada mereka apa yang dapat mereka harapkan.   “Lihat,  Aku mengutus kamu seperti domba ketengah-tengah serigala  :  sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.”   Pekerja-pekerja ini harus pergi sebagai wakil-wakilNya yang telah memberikan hidupNya sendiri demi kehidupan dunia.
Tuhan menginginkan kita agar datang kepadanya untuk menyelaraskan diri.   Kalau kita mau melakukan hal ini,  maka RohNya akan dapat mengatur pikiran kita.   kalau kita memiliki pengertian yang sebenarnya mengenai apa yang ada didalam pendidikan yang paling penting,  dan berniat untuk mengajarkan prinsip-prinsipnya,  maka Kristua akan menolong kita.   Dia menjanjikan kepada para pengikutNya,  bahwa kalau mereka mau berdiri dihadapan para dewan dan para hakim,  mereka tidak perlu memikirkan apa yang harus mereka katakan.   Aku akan bertindaka untukmu,   Dia mengatakan.   Aku akan menuntunmu.   Dengan mengetahui apa yang akan diajarkan oleh Allah,  kalau ucapan-ucapan dari hikmat surgawi akan memenuhi pikiran kita,  kita akan mengenali perbedaannya dari pikiran kita sendiri.   Kita akan mengerti ucapan-ucapan itu sebagai ucapan dari Allah,   dan kita akan melihat didalam firman Allah itu ada hikmat,  dan kehidupan,  dan kuasa.  .  .  .  .
Kita harus mendidik orang-orang muda untuk melatih kekuatan-kekuatan mental dan fisik secara seimbang.    Latihan dari seluruh organ yang menyehatkan,  akan dapat memberikan pendidikan yang luas dan penuh kecerdasan.   Kita mempunyai pekerjaan untuk dilakukan di Australia,   mendidik para orang tua dan para orang muda dalam bidang-bidang pelajaran ini;   tetapi kita  harus melipat-gandakan usaha-usaha kita sampai pelajaran itu telah dipelajari agar kalau pendidikan itu telah diselesaikan,  maka waktu untuk belajar harus dibagi,  antara mencari ilmu pengetahuan dari buku-buku dan ilmu pengetahuan tentang pekerjaan sehari-hari.    Setiap bagian dari waktu kita sehari-hari haruslah digunakan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berguna,  para murid itu harus belajar bagaimana membersihkan tanah,  bagaimana meningkatkan mutu tanah,   dan bagaimana membangun rumah-rumah,  dengan menggunakan waktu yang selama ini digunakan untuk bermain dan mencari hiburan-hiburan.   Maka Tuhan akan memberkati para murid itu yang telah menyerahkan waktu mereka untuk membentuk kebiasaan-kebiasaan yang bermanfaat.
Ajarkan kepada para murid ini agar tidak mementingkan bagian-bagian yang teoritis dari pendidikan mereka.   Biarlah mereka lebih banyak dan lebih banyak merenungkan sampai mereka mendapat pengertian tentang bagaimana memperlakukan sistem tubuh mereka.   Dan sebenarnya ada lebih banyak orang yang dapat memperoleh kecerdasan yang lebih tinggi dalam hal-hal ini,  kalau saja mereka tidak membatasi diri pada tahun-tahun pendidikan mereka untuk belajar tanpa ada latihan fisik untuk melakukan pekerjaan sehari-hari.    Semakin penuh kita menempatkan diri kita dibawah pengarahan Allah,  maka akan lebih banyaklah ilmu pengetahuan yang akan kita peroleh dari Allah.   Marilah kita mengatakan kepada murid-murid kita  :  Pertahankan dirimu sendiri didalam hubungan yang erat dengan Sumber dari segala kuasa.    Engkau adalah pekerja-pekerja bagi Allah.   Dia haruslah menjadi pimpinan kita,  pengajar kita,  guru kita.  --   Review  and  Herald,  11 Nopember,  1909.




73
CITA-CITA  YANG  SEBENARNYA 
BAGI  ORANG-ORANG  MUDA  KITA

               
Oleh karena adanya konsep yang salah terhadap alam yang sebenarnya dan terhadap objek-objek pendidikan,  maka banyak orang telah mendapat tuntunan menuju kesalahan yang serius dan mematikan.   Kesalahan-kesalahan semacam ini dapat terjadi kalau peraturan dihati nurani dan pembangunan prinsip-prinsip yang benar diabaikan,  dalam usaha mendapatkan daya intelektual yang tinggi,  atau kalau minat-minat terhadap kekekalan dilupakan karena dikalahkan oleh keinginan yang besar mendapatkan hal-hal yang bermanfaat untuk sementara saja.
Tidak masalah kalau para orang muda merasa mereka perlu mencapai perkembangan yang paling tinggi dari kuasa-kuasa alami mereka.    Kita tidak membatasi pendidikan yang Allah sendiri tidak menentukan batasnya.    Tetapi hasil pencapaian kita tidak menghasilkan apa-apa kalau tidak dapat dipergunakan untuk kehormatan bagi Allah dan untuk kebaikan bagi manusia.    Kecuali ilmu pengetahuan kita itu dapat menjadi batu loncatan untuk mengerjakan tujuan-tujuan kita yang paling tinggi,  maka semuanya itu tidak ada gunanya.  
Kebutuhan untuk membangun sekolah-sekolah Kristen begitu mendesak saya dengan kuatnya.    Didalam sekolah-sekolah pada zaman ini,  banyak hal yang telah diajarkan,  namun merupakan penghalang dan bukan merupakan berkat.    Sekolah-sekolah dimana firman Allah dijadikan dasar dari segala pendidikan sangat dibutuhkan.   Setan adalah musuh besar Allah,  dan adalah tujuannya,  untuk menuntun jiwa-jiwa menjauh dari persekutuannya dengan Raja dari surga.    Dia akan menuntun pikiran-pikiran untuk dilatih, agar manusia,  pria dan wanita,  mau memberikan pengaruh mereka kepada sisi yang salah dan  kebejatan moral,   gantinya menggunakan talenta-talenta mereka untuk memberikan pelayanan bagi Allah.    Tujuannya akan sepenuhnya dapat dicapai,  kalau dengan memasukkan ide-ide pendidikan mereka,  dia berhasil mendaftarkan para orang tua dan para guru  pada sisinya;   karena pendidikan yang salah sering dimulai dari pikiran yang berada diatas jalan menuju kemurtadan.
Didalam banyak sekolah-sekolah dan perguruan-perguruan tinggi pada zaman ini,   kesimpulan-kesimpulan yang telah dibuat oleh orang-orang yang terpelajar sebagai hasil dari penelitian ilmu pengetahuan,  sudah diajarkan dengan mendalam dan dijelaskan secara keseluruhan;   sementara penekanan mengenai adanya perbedaan telah dibuat,  sehingga kalau orang-orang terpelajar ini benar,  maka Alkitab tidak mungkin benar dan dapat dipercaya.   Duri-duri keragu-raguan  sudah ditebarkan;  dibungkus dengan ilmu pengetahuan dan filosofi yang baru bertunas dan bersemi dengan indahnya.   Keragu-raguan merupakan hal yang menarik bagi pikiran manusia.   Orang-orang muda dapat melihat,  didalamnya ada perilaku mandiri yang dapat mengikat imaginasi,   dan mereka sudah tertipu.   Setan mendapatkan kemenangan;   memang inilah yang diharapkan supaya terjadi.   Dia memberi makan kepada setiap benih keragu-raguan yang ditaburkan didalam hati para orang muda,   dan tidak lama kemudian  hasil tuaian pelanggaran yang berlimpah akan segera dapat dikumpulkan.
Kita tidak dapat menanggungnya  kalau membiarkan pikiran-pikiran para orang muda menjadi adonan yang sudah dicampur ragi;   karena kepada orang-orang muda inilah kita harus bergantung untuk memberitakan pekerjaan ini dimasa yang akan datang.   Kita rindu agar mereka mendapatkan lebih dari sekedar kesempatan meraih pendidikan dalam ilmu-ilmu pengetahuan saja.   Ilmu pengetahuan mengenai pendidikan yang sebenarnya itu adalah kebenaran,   yang seharusnya ditanamkan dengan dalam kepada jiwa-jiwa sehingga tidak mungkin lagi dapat dihapuskan oleh kesalahan yang mengikat dimana-mana.
Firman Allah harus mendapat tempat  --  tempat yang terutama  --  dalam setiap sistem pendidikan.   Sebagai satu kuasa yang mampu memberikan pendidikan,  firman itu lebih bernilai daripada tulisan-tulisan para akhli filosofi disepanjang zaman.   Didalam gaya dan tujuan dari penulisanNya yang begitu luas dan terangkai dengan baik,   didalamnya ada sesuatu yang dapat membuat pikiran tertarik dan rela diajar,  untuk meninggikan minat-minat yang lainnya.     Terang dari wahyu itu bercahaya tanpa ada kabur sedikitpun,  menembusi jarak masa  dimana  sejarah kemanusiaan tidak pernah dapat memancarkan terangnya.    Ada sebuah puisi yang menyebutkan tentang keajaiban dan ketakjuban dunia.    Didalam keindahannya yang cemerlang,  didalam kebesarannya yang akbar dan penuh ketakziman,   didalam rasa keprihatinan yang menyentuh,   dunia itu tidak dapat disetarakan dengan hasil-hasil pemikiran unggul dari manusia yang paling jenius sekalipun.    Didalamnya  ada  akal sehat yang tersembunyi dan ada  kefasihan yang penuh kelembutan.   Didalamnya ada gambar-gambar dari perbuatan-perbuatan mulia yang dilakukan oleh orang-orang yang terhormat,   ada teladan-teladan mengenai kebajikan dan kehormatan-kehormatan umum,   ada pelajaran-pelajaran tentang pengasihan dan kemurnian.   
Tidak ada satupun kedudukan didalam kehidupan manusia,  tidak ada satupun tingkatan derajat kemanusiaan,  yang tidak terdapat didalam pengajaran-pengajaran Alkitab yang sangat berharga.   Pemerintahan dan permasalahan,  tuan dan hamba,  pembeli dan penjual,   peminjam dan pemberi pinjaman,  orang tua dan anak-anak,  guru dan murid,  --  semuanya boleh menemukan didalamNya pelajaran-pelajaran yang layak dihargai.    
Namun diatas segalanya,  firman Allah telah mengajukan rencana dari keselamatan  :  menunjukkan bagaimana orang-orang yang berdosa boleh memperbaiki hubungan kembali kepada Allah,  meletakkan prinsip-prinsip yang besar dari kebenaran  dan tugas,  yang seharusnya mengatur kehidupan kita,  dan menjanjikan sarana yang mulia didalam perjalanan mereka.   Mencapai kehidupan yang terombang-ambing,  melebihi sejarah bangsa kita yang singkat dan penuh masalah.    Membuka pemandangan yang panjang tentang zaman-zaman kekekalan dihadapan kita,  --  zaman-zaman yang tidak digelapkan oleh dosa,  tidak dikaburkan oleh penderitaan.    Mengajarkan kepada kita bagaimana kita boleh membagikan tempat tinggal dari orang-orang yang diberkati,  dan meminta kita untuk menambatkan pengharapan-pengharapan kita dan mengikatkan perasaan-perasaan kita disana.   
Para orang tua dan orang muda haruslah mempertahankan motif dan tujuan dari pelayanan mereka.   Para murid harus diajar dengan suatu cara agar mereka mau bertumbuh menjadi manusia yang berguna.    Setiap kegiatan yang dapat meninggikan dan menaikkan kerohanian mereka haruslah  dijalankan.   Mereka harus diajar memanfaatkan kekuatan-kekuatan mereka untuk digunakan dengan sebaik-baiknya.    Kekuatan-kekuatan fisik dan mental harus dilatih dengan seimbang.    Kebiasaan-kebiasaan yang teratur dan disiplin harus ditingkatkan.   Kekuatan yang diperoleh dari kehidupan yang murni dan benar haruslah dipertahankan dihadapan para murid.   Ini akan menjadi sarana bagi mereka didalam mempersiapkan diri melakukan pelayanan yang berguna.   Setiap hari mereka akan bertumbuh semakin suci dan semakin kuat,  dipersiapkan dengan lebih baik melalui kemurahanNya dan mempelajari firmanNya,  untuk menggunakan setiap usaha melawan kejahatan.
Pendidikan yang sebenarnya adalah pengajaran yang berulang-ulang tentang ide-ide yang memenuhi pikiran dan hati dengan ilmu pengetahuan mengenai Allah si pencipta dan Yesus Kristus sang Penebus.    Pendidikan semacam ini akan memperbaharui pikiran dan mengubahkan tabiat.    Pikiran akan dikuatkan dan diteguhkan untuk melawan bisikan-bisikan yang menipu dari musuh jiwa,   dan memungkin kita untuk mengerti dan mengenali suara Allah.   Pendidikan itu akan meneguhkan orang yang belajar untuk menjadi pekerja bagi Kristus.
Kalau orang-orang muda kita dapat mencapai pengetahuan ini,  mereka akan dapat memenangkan yang lainnya, yang sama pentingnya;   namun kalau tidak,  maka semua pengetahuan yang mereka dapat dari dunia tidak akan dapat menggantikan tempat yang setara dengan pengajaran Tuhan.    Mereka boleh mengumpulkan seluruh pengetahuan dari semua yang dapat diberikan oleh buku-buku,  atau melalaikan prinsip-prinsip utama dari kebenaran yang dapat memberikan tabiat yang disetujui oleh Allah kepada mereka.
Orang-orang yang berusaha mendapat pengetahuan didalam sekolah-sekolah didunia, perlu mengingat bahwa  sekolah lain juga menuntut mereka untuk menjadi muridnya,  --  yaitu sekolah Kristus.   Dari sekolah inilah para murid tidak akan pernah ditamatkan.   Diantara para murid,  adalah semua orang tua dan orang muda.   Barangsiapa yang memberikan perhatian kepada pengajaran-pengajaran dari Guru agung, akan selalu mendapatkan kebijaksanaan yang lebih banyak dan jiwa yang lebih rohani,  dan kemudian mereka akan dipersiapkan untuk memasuki sekolah yang lebih tinggi,  dimana kemajuan akan terus berlangsung sepanjang masa kekekalan.  
Hikmat yang tidak terbatas meletakkan pelajaran-pelajaran besar mengenai kehidupan dihadapan kita,  --  pelajaran-pelajaran mengenai tugas dan kebahagiaan.   Ini seringkali sangat sukar untuk dipelajari,  namun tanpa pelajaran-pelajaran tersebut,  kita tidak akan dapat membuat kemajuan yang nyata.   Mungkin kita akan dibebani dengan usaha-usaha keras,  airmata,  dan mungkin keputus-asaan;   tetapi kita tidak seharusnya menjadi gagal dan merasa lelah.    Adalah didalam dunia ini,  diantara ujian-ujian dan pencobaan-pencobaan,   kita harus meraih kelayakan bagi kehidupan diantara masyarakat malaikat-malaikat yang murni dan suci.    Orang-orang yang begitu terserap didalam pelajaran-pelajaran yang tidak penting,  sampai mereka berhenti belajar didalam sekolah Kristus,  akan segera menemui kehilangan yang kekal.
Setiap bagian tubuh,  setiap karunia,  yang telah diserahkan oleh si Pencipta kepada anak-anak manusia,  haruslah dipergunakan bagi kemuliaanNya;   dan didalam pekerjaan ini, pelatihan akan menemukan kemurniannya,  keagungan,  dan paling membahagiakan.   Prinsip-prinsip surga haruslah dijadikan yang terbesar didalam kehidupan,  dan setiap langkah kemajuan yang diambil untuk mendapatkan pengetahuan itu,  atau untuk penggunaan intelektual,  haruslah merupakan langkah menuju pembauran manusia dan kemuliaan.
Kepada banyak orang yang menempatkan anak-anak mereka didalam sekolah-sekolah kita,   pencobaan berat akan datang karena mereka menginginkan anak-anak mereka itu,  mendapatkan apa yang diakui oleh dunia sebagai pendidikan yang paling penting.   Tetapi apakah isi dari pendidikan yang paling penting itu,  kalau bukan pendidikan yang didapat dari Buku yang menjadi dasar dari segala ilmu pengetahuan yang benar?     Barangsiapa yang menyebut pengetahuan yang didapat dari bidang-bidang pendidikan yang duniawi itu penting,  adalah orang-orang yang melakukan kesalahan besar,   seseorang yang akan menyebabkan dirinya mudah diombang-ambingkan oleh pendapat-pendapat manusia dan menyesatkan.
Barangsiapa yang mencari pendidikan yang begitu ditinggikan oleh dunia,  lambat laun akan tertuntun semakin jauh dan semakin jauh dari prinsip-prinsip kebenaran sampai kemudian mereka menjadi orang-orang duniawi yang terpelajar.    Dengan harga berapakah mereka ini mendapatkan pendidikan mereka!     Mereka telah terpisah dari Roh Kudus Allah.   Mereka telah memilih untuk menerima apa yang diakui oleh dunia sebagai pengetahuan, menggantikan tempat dari kebenaran-kebenaran yang Allah telah janjikan kepada manusia melalui para penginjilNya dan  nabi-nabiNya dan rasul-rasulNya.
Kepada para bapa dan ibu yang bertanggung-jawab untuk memberikan pendidikan Kristiani kepada anak-anak yang telah dipercayakan kepada mereka.   Tidak ada alasan apapun bagi mereka untuk membiarkan bidang pekerjaan dan urusan yang begitu menyerap pikirannya,  waktunya dan talenta-talentanya,  sehingga anak-anak mereka dibiarkan hanyut dan terpisah jauh dari Allah.    Mereka tidak seharusnya membiarkan anak-anak mereka lepas dari pegangan mereka dan masuk kedalam pegangan orang-orang yang tidak seiman.    Mereka harus melakukan segala sesuatu dengan sekuat kuasa mereka,  memelihara mereka agar tidak terjerat kepada roh dari dunia.   Mereka harus melatih anak-anak mereka untuk menjadi pekerja-pekerja bersama dengan Allah.   Mereka harus menjadi  tangan-tangan manusia dari Allah,   menyelaraskan mereka sendiri dan anak-anak mereka bagi kehidupan yang tidak pernah akan berakhir.
Ada pekerjaan yang sungguh-sungguh yang harus dikerjakan oleh anak-anak.   Sebelum malapetaka tercurah keatas semua penduduk bumi,  Tuhan memanggil semua orang yang menang untuk melayani Dia.   Kumpulkan anak-anakmu didalam rumahmu sendiri;   kumpulkan mereka agar menjauh dari kumpulan orang-orang yang menyuarakan suara setan,  yang tidak menuruti perintah-perintah Allah.   Hendaknya kita,  didalam pekerjaan pendidikan,  lebih banyak menarik anak-anak dan orang-orang muda,  dan akan ada sekelompok barisan laskar missionari yang menyelesaikan pekerjaan bagi Allah.
Lembaga-lembaga pendidikan kita haruslah berbuat banyak untuk memenuhi tuntutan akan perlunya ada pekerja-pekerja yang terlatih bagi ladang-ladang misi.   Para pekerja dibutuhkan diseluruh dunia.   Kebenaran Allah haruslah dibawa kenegara-negara lain,   agar orang-orang yang sedang berada didalam kegelapan boleh diterangi.   Talenta-talenta yang ditingkatkan diperlukan disetiap bagian pekerjaan Allah.   Allah telah merancang agar sekolah-sekolah kita diperlengkapi dengan sarana-sarana  untuk mengembangkan pekerja-pekerja bagi Dia,  --  pekerja-pekerja yang tidak akan membuat Dia malu.    Dia memanggil orang-orang muda kita untuk memasuki sekolah-sekolah kita,  dan segeralah menyelaraskan diri bagi pelayanan itu.  --  Review  and  herald,  22 Agustus,  1912.





74
SATU  NASEHAT  BAGI  ORANG-ORANG  MUDA  KITA

Ada buku-buku yang sangat penting yang tidak dihiraukan oleh orang-orang muda kita.   Buku-buku ini diabaikan karena buku-buku ini tidak begitu menarik minat mereka seperti buku-buku bacaan yang lebih ringan lainnya.
Kita harus menasehati orang-orang muda agar mereka mau membaca buku-buku ini yang telah direkomendasi sebagai buku-buku yang dapat meningkatkan pembangunan tabiat Kristiani.    Hal yang paling penting dari iman kita haruslah diterakan kedalam ingatan para orang muda.   Mereka telah mendapatkan seberkas cahaya dari kebenaran –kebenaran ini,   tetapi tidak terlalu mengenalnya sebagai buku-buku yang dapat menuntun mereka untuk mempelajari pelajaran mereka dengan lebih berminat.    Orang-orang muda kita harus membaca buku-buku yang menyehatkan, yang  memberikan efek kesucian kepada pikiran.    Ini mereka perlukan sehubungan dengan kemampuan untuk membedakan apakah agama yang benar itu.   Ada banyak bahan-bahan bacaan yang baik tetapi tidak menambah kesucian.
Sekaranglah waktu  dan  kesempatan kita untuk bekerja bagi orang-orang muda kita.   Katakan kepada mereka bahwa kita sekarang sedang berada didalam masa krisis yang mengerikan,   dan kita ingin mengetahui bagaimana membedakan ke-Ilahi-an yang sebenarnya.    Orang-orang muda kita perlu dibantu,  diangkat,  dan diberikan semangat,  namun dengan cara yang tepat;   mungkin tidak seperti yang mereka kehendaki,  tetapi didalam suatu cara yang akan menolong mereka untuk mempunyai pikiran-pikiran yang suci.   Mereka memerlukan agama yang baik,  yang memberikan kesucian,  lebih daripada yang lain-lainnya.
Saya tidak b erharap untuk hidup lama.    Pekerjaan saya sudah hampir selesai.   Katakan kepada orang-orang muda kita bahwa saya menghendaki agar ucapan-ucapan saya mendorong mereka untuk mendapatkan cara kehidupan yang paling memikat warga-warga surga,   dan bahwa pengaruh-pengaruh mereka terhadap orang lain boleh dipermuliakan.
Pada malam-malam hari saya memilah-milah dan mengenyampingkan buku-buku yang tidak memberikan manfaat kepada orang-orang muda.   Kita harus memilihkan buku-buku untuk mereka,  buku-buku yang dapat memberikan mereka semangat untuk hidup dengan lebih bersungguh-sungguh,  dan menuntun mereka kepada firman yang terbuka.   Ini telah dihadapkan kepada saya pada waktu yang lalu,  dan saya berpikir saya akan menghadapkannya kepadamu dan memastikannya.    Kita tidak akan dapat menjamin kalau memberikan orang-orang muda itu buku-buku yang tidak ada nilainya.   Buku-buku yang dapat menjadi berkat bagi pikiran dan jiwa sangat dibutuhkan.   Hal-hal ini terlalu ditanggapi dengan remeh;  oleh karenanya orang-orang kita harus mengenal apa yang akan saya katakan.
Saya pikir saya tidak mempunyai kesaksian-kesaksian yang lain bagi orang-orang kita.   Orang-orang kita yang berpikiran kuat mengetahui apa yang baik bagi peningkatan dan pembangunan pekerjaan kita.   Tetapi dengan kasih Allah yang ada didalam hati mereka,  mereka perlu lebih dalam dan lebih dalam dan lebih dalam lagi mempelajari  hal-hal mengenai Allah.   Saya sangat ingin melihat orang-orang muda kita mempunyai kelas bacaan yang sesuai;   maka orang-orang tua juga akan tertarik untuk melibatkan diri.   Kita harus memusatkan mata kita kepada daya tarik rohani dari kebenaran itu.   Kita harus menjaga pikiran dan otak kita tetap terbuka terhadap firman Allah.   Setan datang pada saat manusia tidak waspada.   Kita tidak akan menjadi puas hanya karena pesan peringatan sudah pernah disampaikan.    Kita harus menyampaikannya lagi dan lagi,  berulang-ulang.
Kita dapat memulaikan suatu seri bacaan yang sangat menarik minat,  sehingga juga dapat menarik dan mengikat minat dari banyak orang yang lainnya.   Kalau saya masih berumur panjang untuk melakukan pekerjaan selanjutnya,   dengan senang hati saya akan membantu untuk menyiapkan buku-buku bagi para orang muda.
Ada satu pekerjaan yang harus diselesaikan oleh orang-orang muda kita,  melalui mana pikiran-pikiran mereka akan mendapat kesan dan dibentuk oleh kebenaran yang menyucikan dri Allah.   Ini adalah pengharapan saya yang sungguh-sungguh bagi orang-orang muda kita agar mereka menemukan pengertian yang sebenarnya tentang pembenaran oleh iman,   dan penyempurnaan tabiat yang memungkinkan mereka siap bagi kehidupan yang kekal.   Saya tidak berharap hidup lama,  dan saya akan meninggalkan pesan bagi para orang muda,  bahwa tujuan yang akan mereka buat,  tidak akan salah untuk diberitakan.
Saya berseru kepada saudara-saudara saya untuk memberikan semangat kepada para orang muda agar tetap mempertahankan yang berharga itu sebaik mungkin dan meninggikan kemurahan Allah setinggi-tingginya.   Bekerja dan berdoalah selalu untuk mendapatkan perasaan memiliki rohani yang sebenarnya yang sangat berharga.   Masukkanlah berkat-berkat dan dayatarik-dayatarik dari kesucian dan kemurahan Allah.   Saya dapat merasakan adanya beban sehubungan dengan hal ini karena saya tahu,  hal ini telah diabaikan  begitu lama.
Saya tidak memiliki jaminan yang hidup saya akan berlangsung lama,  tetapi saya merasa bahwa saya telah diterima oleh Allah.   Dia mengetahui betapa banyaknya penderitaan saya,  pada waktu saya menyaksikan tentang standar-standar kehidupan yang rendah yang dijalankan oleh orang-orang yang mengaku sebagai orang-orang Kristen.    Saya telah merasa  begitu pentingnya kalau saya dapat melihat kebenaran itu ada didalam kehidupan saya,  dan kesaksian saya diteruskan kepada orang-orang lain.   Saya menghendaki agar engkau juga harus melakukan apa yang dapat engkau lakukan untuk menempatkan tulisan-tulisan saya kedalam tangan-tangan orang-orang yang ada dinegara-negara lain.
Katakan kepada para orang muda  bahwa mereka telah mendapatkan banyak kemajuan didalam hal kerohanian.   Allah menghendaki mereka untuk melakukan usaha yang sekuat-kuatnya guna membawakan kebenaran kepada orang-orang lain.   Saya merasakan tekanan bahwa ini adalah tugas saya yang khusus untuk menyampaikan hal-hal ini.  --  Review  and  Herald,  15 April,  1915.   
 
   

 

SELESAI