21 30 Buku Buku didalam sekolah sekolah kita dll

0 Comments


21
BUKU-BUKU  DIDALAM  SEKOLAH-SEKOLAH  KITA

Didalam pekerjaan mendidik orang-orang muda disekolah-sekolah kita, sulit untuk menyebarkan pengaruh dari Roh Kudus Allah, sementara pada saat yang sama berpegang teguh pada prinsip-prinsip yang salah.  Terang yang bersinar menyinari orang-orang yang memiliki mata untuk melihat, tidak dapat dicampurkan dengan kegelapan dari para bida’ah dan kesalahan yang terdapat didalam banyak  buku-buku pelajaran yang dianjurkan kepada murid-murid diperguruan-perguruan tinggi kita.  Baik para guru maupun para murid telah berpikir bahwa dalam hal mendapat pendidikan, sangatlah perlu untuk mempelajari hasil-hasil tulisan orang –orang yang mengajarkan kekafiran, karena pekerjaan mereka berisi permata-permata yang berkilauan untuk pikiran.  Tetapi siapakah pencipta dari permata-permata dipikiran ini? --  Dia adalah Allah dan hanya Allah saja;  karena Dialah sumber dari segala terang.  Bukankah segala sesuatu yang sangat penting bagi kesehatan dan pertumbuhan rohani dan moral, ada terdapat dalam halaman-halaman Tulisan suci itu?  Bukankah Kristus adalah pimpinan kita yang hidup?  Dan bukankah kita harus bertumbuh didalam Dia dan menjadi manusia-manusia yang utuh?  Dapatkah sumber mata air yang tercemar mengalirkan air yang manis?  Mengapa kita harus berseberangan melalui kesalahan-kesalahan yang berisikan pekerjaan dari orang-orang kafir dan tidak percaya, demi mencapai sedikit manfaat intelektual, kalau semua kebenaran ada dalam perintah kita?
Manusia tidak dapat mengerjakan sesuatu kebaikan tanpa Allah.  Dia adalah pencipta dari setiap berkas cahaya yang telah menembusi kegelapan dunia.  Semua yang berharga datangnya dari Allah, dan menjadi milik Allah.  Ada alasan mengapa agen-agen musuh seringkali memamerkan kebijaksanaan yang luar biasa.  Setan sendiri adalah malaikat yang terdidik dan berdisiplin didalam kerajaan surga, dan dia memiliki pengetahuan mengenai kebaikan dan juga kejahatan.  Setan membaurkan yang berharga dengan yang sia-sia, dan inilah yang membuat dia mampu menipu anak-anak manusia.  Tetapi karena setan telah mencuri hidup dari beberapa malaikat-malaikat disurga agar dia dapat menyebarkan pengaruhnya disekitar tempat tinggalnya, apakah orang-orang yang pernah hidup dalam kegelapan kemudian telah melihat terang besar, mau berpaling dari terang itu untuk memasuki kegelapan?  Apakah orang-orang yang telah mengetahui perkataan Allah, menganjurkan murid-murid kita untuk mempelajari buku-buku yang memaparkan cara berpikir dari orang-orang yang kafir, hanya supaya mereka menjadi cerdas?  Setan mempunyai kaki tangan, yang dididik sesuai dengan metodenya, diilhami dengan rohnya, dipekerjakan dalam pekerjaannya, apakah kita akan bekerja sama dengan mereka?  Apakah kita sebagai orang-orang Kristen, akan memuji pekerjaan para kaki tangan itu sebagai pekerjaan yang berharga, bahkan pekerjaan yang penting guna mendapatkan pendidikan?
Tuhan sendiri telah memberitahukan bahwa sekolah-sekolah harus dibangun diantara kita agar pengetahuan yang benar dapat diperoleh.  Jangan ada seorang gurupun disekolah-sekolah kita yang menganjurkan pendapat bahwa demi mendapatkan disiplin yang tepat, maka buku-buku yang ditulis berdasarkan pikiran orang-orang kafir sangat diperlukan.  Murid-murid yang dididik dengan buku-buku semacam itu, tidaklah cocok untuk menjadi pendidik pada saatnya nanti dia ditamatkan; karena dia dipenuhi dengan cara berpikir yang sesat dan licik sama seperti musuh itu.  Mempelajari pekerjaan-pekerjaan yang menunjukkan cara berpikir para kafir adalah sama seperti menggenggam batubara hitam; karena seseorang tidak mungkin berpikiran jernih, sementara meragukan tulisan-tulisan Allah.  Didalam hal mencari sumber pengetahuan semacam itu, bukankah kita sama seperti meninggalkan salju murni di Libanon untuk minum air keruh dilembah?
Orang yang berpaling dari pengetahuan yang datangnya dari Allah, berarti menempatkan pikiran-pikirannya dibawah kendali sang majikan, setan, dan melatih diri untuk menjadi kaki tangannya.  Semakin sedikit hasil-hasil pemikiran para orang-orang kafir dibawakan kehadapan para orang muda, itu semakin baik.  Malaikat-malaikat jahat selalu siaga agar mereka boleh meninggikan pelajaran-pelajaran yang membawa kejatuhan kepada orang-orang muda, dan sementara buku-buku pelajaran semacam itu dibaca, kaki-kaki tangan kejahatan yang tidak kelihatan ini akan berusaha untuk menanamkan roh keragu-raguan didalam pikiran orang-orang muda itu dan mempertanyakan kemurnian tulisan-tulisan Allah.  Orang-orang yang minum dari saluran yang tercemar tidak akan pernah haus akan air hidup; karena mereka telah dipuaskan dengan waduk dunia yang sudah dicemari.  Mereka berpikir mereka memiliki harta pengetahuan, padahal mereka hanya menyimpan papan dan jerami dan tunggul kayu, tidak layak dimenangkan, tidak layak disimpan.  Kepercayaan diri mereka, pendapat mereka yang mengatakan bahwa pengetahuan yang tinggi diperlukan dalam pendidikan, membuat mereka sombong dan puas diri, padahal sebenarnya mereka seperti orang-orang Farisi, mengabaikan tulisan dan kekuasaan Allah. 
Kalau saja orang-orang muda kita mau mengumpulkan ilmu-ilmu pengetahuan yang tidak dapat binasa ini, sehingga mereka dapat membawanya sampai dikehidupan mereka dimasa yang akan datang, sampai hidup kekal, maka pengetahuan itu dapat ditonjolkan sebagai emas, perak, dan batu-batu permata yang sangat berharga!  Para guru dan para murid yang menyangka diri mereka sendiri bijaksana, sebenarnya tidak mengetahui apapun juga.  Mereka masih perlu belajar kerendahan hati dan merendahkan diri didalam sekolah Kristus, agar mereka boleh meningkatkan diri setinggi mungkin sesuai dengan nilai yang dikehendaki oleh surga.  Orang-orang yang menerima pendidikan yang tidak ternilai,  sebagai seorang yang mau bertahan sampai kesudahan, tidak akan dinilai oleh dunia sebagai orang yang berpendidikan cukup.  Tetapi Alkitab menyatakan “takut akan Allah adalah permulaan dari segala hikmat.”  Pengetahuan semacam ini memang berada jauh dibawah pengakuan dunia, namun sangat dibutuhkan oleh setiap orang muda yang mau menjadi bijaksana dalam hal Firman, kalau dia mau mendapat kehidupan yang kekal.  Seorang rasul mengatakan, “Semua Tulisan itu diberikan melalui ilham dari Allah, dan baik untuk mengajar, untuk memperbaiki, untuk menegur, untuk menuntun kepada kebenaran : agar umat-umat Allah menjadi sempurna, diperlengkapi secara keseluruhan untuk melakukan semua pekerjaan yang baik.”  Ini cukup luas.  Biarlah semua orang berusaha melakukan pekerjaannya menyebarkan perkataan Allah, dengan sekuat kuasanya.   Membaca Firman secara sekilas saja hanya memberikan sedikit keuntungan; karena setiap kalimat yang tertulis didalam halaman-halaman yang suci itu harus direnungkan secara mendalam.  Memang benar ada beberapa halaman- tidak memerlukan perenenungan dengan konsentrasi penuh seperti beberapa halaman yang lainnya; karena isinya adalah fakta-fakta dan bukti-bukti.  Tetapi para murid yang mempelajari Firman haruslah mencari pengertian dari satu halaman yang dikaitkan dengan halaman lain sampai rantai kebenaran itu menjadi nyata dalam visinya.  Seperti inti dari bijih-bijih pertambangan yang berharga itu tersembunyi dibawah permukaan tanah, demikianlah kekayaan rohani tersembunyi dalam halaman-halaman Buku Suci, dan memerlukan usaha mental dan perhatian yang sungguh-sungguh untuk menemukan arti yang tersembunyi mengenai Firman Allah.  Biarlah setiap murid yang menghargai harta surga menggunakan kekuasaan mental dan rohaninya, dan menancapkan anak panah kedalam inti kebenaran, agar dia boleh mendapatkan emas yang berharga, - dan kebijaksanaan akan membuat dia jadi bijaksana sampai kepada keselamatan.
Kalau setengah saja dari meterai kecemerlangan orang-orang kafir itu dibuka dan digunakan untuk mempelajari rencana keselamatan Allah, maka ribuan orang yang sekarang berada didalam kegelapan, akan dipenuhi dengan kebijaksanaan, kemurnian, peningkatan perlengkapan dari Allah; maka mereka akan diangkat keluar dari kesombongan mereka secara ajaib dan mengherankan, untuk mendekat kepada kasih Allah yang telah memberikan AnakNya yang tunggal bagi manusia yang telah berdosa.  Bagaimana mungkin terjadi begitu banyaknya orang yang puas minum air dari aliran yang keruh yang keluar dari lembah yang gelap, padahal mereka dapat minum yang menyegarkan jiwa mereka dari sumber mata air digunung?  Nabi-nabi bertanya, “Maukah orang meninggalkan salju di Libanon yang datang dari batu-batu karang dipadang?  Atau akankah air mengalir yang dingin yang datangnya dari tempat lain dilupakan?”  Tuhan menjawab, “UmatKu telah melupakan Aku, mereka membakar dupa dengan sia-sia, dan mereka telah menyebabkan orang lain terserandung dalam jalan-jalannya yang dahulu, dijalan yang tidak menyenangkan.”
Itu adalah kenyataan yang menyedihkan, orang yang telah diberi kemampuan yang baik untuk digunakan dalam pelayanan Allah, telah menyelingkuhkan kekuasaan mereka didalam pelayanan kepada kejahatan, dan meletakkan talenta-talenta mereka dikaki musuh.  Mereka menyerahkan diri kedalam ikatan perbudakan kepada raja kejahatan, sementara itu mereka menolak pelayanan Kristus sebagai sesuatu yang merendahkan dan tidak menarik.  Mereka melihat pekerjaan dari pengikut-pengikut Kristus sebagai pekerjaan orang yang berambisi rendah, yang memerlukan langkah turun dari kebesaran, sejenis perhambaan, yang akan melecehkan kekuatan mereka dan memperkecil lingkaran pengaruh mereka.  Dia yang telah membuat pengorbanan yang tidak terbatas agar mereka dibebaskan dari ikatan kejahatan, telah disingkirkan sebagai orang yang tidak mempunyai usaha yang baik dan pelayanan yang paling ditinggikan.
Orang-orang ini telah menerima talenta-talenta mereka dari Allah, dan setiap kilau kecerdasan yang keluar dari pikirannya, yang dengan mana mereka dianggap layak dalam pandangan para cendekiawan dan para pemikir, kecerdasan itu bukanlah milik mereka, tetapi milik Allah, yang tidak pernah mereka ketahui.  Melalui adat istiadat, melalui pendidikan yang keliru, orang-orang ini ditinggikan sebagai pendidik-pendidik dunia; tetapi dengan pergi kepada orang semacam ini, para murid berada dalam bahaya menerima percampuran antara yang sia-sia dengan yang berharga;  karena takhyul, pikiran khayal, dan kekeliruan dicampurkan dengan filosofi dan ajaran yang benar.  Percampuran ini menjadi seperti minuman yang meracuni jiwa, -- melemahkan iman didalam Allah segala kebenaran.  Orang-orang yang haus akan pengetahuan tidak perlu pergi kepada nara sumber yang tercemar ini; karena mereka diundang untuk datang kepada sumber mata air kehidupan dan meminumnya dengan bebas.  Melalui penelitian akan Firman Allah, mereka akan mendapatkan harta kebenaran yang tersembunyi yang telah lama terkubur dibawah tumpukan sampah yang berisi kesalahan, tradisi dan pendapat-pendapat manusia.
Alkitab adalah pendidik yang besar; karena tidaklah mungkin mempelajari halaman-halamannya yang suci tanpa mempunyai intektual yang disiplin, mulia, murni dan baik.  “Demikianlah Allah berfirman, janganlah orang bijak memuliakan kebijaksanaannya, juga janganlah orang kuat membanggakan kekuatannya, jangan orang kaya memuliakan kekayaannya: tetapi biarlah mereka memuliakan kemuliaan dalam hal ini, pengertian dan pengenalannya akan Aku, bahwa Akulah Tuhan yang mengasihi dengan kebaikan, keadilan, dan kebenaran diatas bumi : karena didalam hal inilah Aku berkenan, kata Tuhan.  Lihat, hari-harinya akan datang, Aku akan menghukum semua orang yang disunat maupun yang tidak disunat.”
Orang-orang yang mengaku sebagai orang Kristen, yang mempercayai kebenaran, namun masih tetap minum dari sumber yang dicemari oleh kekafiran, dan melalui persepsi dan teladannya, mereka menarik orang lain untuk menjauh dari air salju murni yang ada di Libanon, ialah orang-orang yang bodoh, walaupun mereka sendiri mengaku sebagai orang-orang yang bijaksana.  “Dengarkanlah olehmu perkataan yang diucapkan Tuhan kepadamu, seisi rumah Israel : Demikianlah Allah berfirman, janganlah mempelajari jalan orang kafir, dan janganlah mengabaikan tanda-tanda dari surga; karena orang-orang kafir mengabaikannya .  .  .  .  Tetapi Tuhan adalah Allah yang benar, Dia adalah Allah yang hidup, dan raja kekekalan : bumi akan gemetar terhadap kemarahanNya, dan bangsa-bangsa tidak akan dapat menyatukan diri dengan kekuasaanNya.  Demikianlah engkau harus mengatakan kepada mereka itu, allah-allah tidak menciptakan langit dan bumi, mereka akan dibinasakan dari bumi ini, dan dari segala yang ada dibawah langit.  Dia telah menciptakan bumi dengan kekuasaanNya, Dia telah membangun dunia dengan kebijaksanaannya, dan telah membentangkan langit oleh kehendakNya.  Pada waktu Dia mengucapkan kata-kataNya, seperti air yang membual-bual dilangit, dan Dia telah menyebabkan uap air naik dari daratan bumi; Dia menciptakan guntur beserta hujan, dan menghembuskan angin keluar dari perbendaharaanNya.  Setiap orang berlaku sewenang-wenang didalam ilmu pengetahuannya : setiap penemuan dicampur-adukkan dengan khayalan-khayalan :  karena khayalannya yang dapat mencair adalah kesalahan semata-mata, dan tidak ada nafas hidup didalamnya.  Mereka semua adalah sia-sia, pekerjaannya adalah kekeliruan : pada saat kedatangannya, mereka semua akan binasa.  Bagian dari Yakub bukanlah seperti mereka  :  karena Dia adalah pendahulu dari segala sesuatu; dan Israel adalah tonggak dari segala keturunanNya :  Tuhan penghulu segala langit adalah namaNya.”
“Demikianlah Tuhan mengatakan; Celakalah orang yang menaruh kepercayaannya kepada manusia, dan membuat dagingnya menjadi lengannya, dan hatinya menjauh dari Tuhan.  Karena mereka akan menjadi seperti rumput dipadang, dan tidak akan melihat kalau kebaikan datang; tetapi akan menempati tempat-tempat yang kering dibelantara, ditanah bergaram dan tidak ditempati.  Berbahagialah orang yang percaya kepada Tuhan, dan harapannya adalah Dia.  Karena dia akan menjadi seperti pohon yang ditanam dekat air, dan yang menyebar akar-akarnya disepanjang sungai, dan tidak akan pernah melihat kekeringan, tetapi daun-daunnya akan menghijau; dan tidak perlu mewaspadai tahun-tahun kemarau, juga tidak pernah berhenti menghasilkan buah.  .  .  .  .  Oh Tuhan, Harapan orang Israel, semua orang yang menolak Engkau akan dipermalukan, dan yang menyangkali Tuhan akan terdaftar dibumi karena mereka telah menyangkal Tuhan, sumber air kehidupan itu.  Sembuhkanlah aku, Tuhan, dan aku akan disembuhkan;  Selamatkanlah aku , dan aku akan diselamatkan :  karena Engkaulah kepujianku.”
 Biarlah orang-orang percaya didalam kebenaran yang sekarang ini, berbalik dari penulis-penulis yang mengajarkan kekafiran.  Janganlah pekerjaan orang-orang yang skeptis terpampang pada rak-rak perpustakaanmu, dimana anak-anakmu dapat mengambil dan membacanya.  Biarlah orang-orang yang telah merasakan nikmatnya ucapan Allah dan menikmati kekuasaan didunia yang akan datang, tidak akan pernah lagi memandang perlunya mendapatkan pengetahuan yang baik dari tulisan-tulisan orang-orang yang menyangkal keberadaan Allah, dan hanya menuangkan pikiranmu terhadap FirmanNya yang suci.  Jangan pernah memberikan tempat kepada agen-agen setan, karena disana tidak ada sesuatu yang dapat menyatakan pekerjaan mereka ada manfaatnya;  hal-hal yang bersih tidak akan pernah keluar dari hal-hal yang tidak bersih. --  Review and Herald, 10 Nopember, 1891.






















22
GURU  KEBENARAN  ADALAH  SATU-SATUNYA
PENDIDIK  YANG AMAN

Didunia ini ada dua macam kelompok guru-guru.  Satu kelompok guru-guru yang dipergunakan oleh Allah untuk menjadi saluran terangNya, dan yang lainnya adalah guru-guru yang digunakan oleh setan untuk menjadi kaki tangannya dan sangat pintar melakukan kejahatan.  Satu kelompok suka merenungkan tentang Allah dan menambah pengetahuannya mengenai Yesus, dan yang telah dikirimkan oleh Yesus sendiri kedunia ini.  Kelompok ini secara utuh menolak hal-hal yang meremehkan surga, meremehkan kebijaksanaan surga dan hal-hal yang mengangkat jiwa.  Setiap kemampuan alamiahnya diserahkan kepada Allah untuk digunakan, dan pikiran-pikiran mereka diletakkan kedalam tangan Kristus.  Kelompok yang lain bekerja sama dengan pangeran kegelapan, yang selalu siaga untuk mendapatkan kesempatan mengajar orang lain mengenai pengetahuan akan hal-hal yang jahat.  Kalau tempat disediakan untuknya, dia tidak akan berlambat-lambat untuk memaksakan kehendaknya kedalam hati dan pikiran.
Ada kebutuhan besar untuk meningkatkan standar kebenaran disekolah-sekolah kita, untuk memberikan pengarahan sesuai dengan kehendak Allah.  Kalau saja Kristus memasuki lembaga-lembaga pendidikan kita bagi orang-orang muda, maka Dia akan membersihkan mereka seperti Dia membersihkan kaabah, memusnahkan banyak hal yang telah memberi pengaruh yang kotor.  Banyak buku-buku yang dipelajari orang muda akan disingkirkan, dan tempatnya akan digantikan dengan buku-buku lain yang akan menambahkan pengetahuan yang khusus, dan mengikatkan perasaan-perasaan yang akan menjadi harta dalam hati dan persepsinya, sehingga perilakunya dapat dikendalikan.  Apakah Allah pernah bermaksud untuk menyimpan prinsip-prinsip salah, pendapat-pendapat salah, dan ajaran-ajaran setan yang menyesatkan kedalam pikiran para orang muda dan anak-anak?  Apakah perasaan dan pikiran orang-orang kafir dan sesat harus dihadapkan kepada orang-orang muda kita sebagai pelajaran tambahan yang berharga kedalam gudang pengetahuan mereka?  Pekerjaan-pekerjaan dari para kritikus yang paling pintar adalah pekerjaan-pekerjaan dari pikiran yang dilacurkan kepada pelayanan musuh, dan kalau saja orang-orang itu mengaku sebagai para pembaharu, yang berusaha untuk menuntun anak-anak dan orang-orang muda kejalan yang benar, bayangkan bagaimana Allah akan berkenan dengan orang-orang yang membawa ajaran-ajaran yang menyalah-tafsirkan tabiat Allah dan menempatkan Dia ditempat yang salah kepada orang-orang muda kita?  Akankah perasaan-perasaan dari orang-orang yang tidak percaya, pendapat-pendapat dari orang-orang yang tidak senonoh, dianjurkan sebagai bahan-bahan yang layak diperhatikan oleh para murid kita, hanya karena orang-orang itu adalah hasil dari manusia yang dikagumi oleh dunia sebagai pemikir-pemikir besar?  Akankah orang-orang yang percaya kepada Allah, mengumpulkan pikiran, perasaan, pendapat dari penulis-penulis yang tidak suci ini, dan menyimpannya sebagai permata yang tidak ternilai diantara kekayaan mental dan pikirannya?  --  Allah melarang.
Allah melimpahkan keatas orang-orang yang dikagumi dunia ini, karunia-karunia intelektual yang tidak ternilai; Dia memberkahi mereka dengan pikiran yang prima; tetapi
Mereka tidak menggunakannya untuk kemuliaan Allah.  Mereka memisahkan diri dari Allah sebagaimana yang dilakukan oleh setan; dan sementara mereka memisahkan diri dariNya, mereka masih memiliki beberapa permata yang berharga dalam pikirannya seperti yang sudah diberikan olehNya kepada dia, dan ini mereka tempatkan dalam kerangka yang keliru untuk menyerahkan kemasyhurannya berdasarkan perasaan-perasaan kemanusiaannya sendiri, untuk membuat ucapan-ucapannya menarik sebagai yang diilhami oleh pangeran kejahatan.  Memang benar dalam tulisan-tulisan orang-orang kafir dan tidak percaya itu terdapat pemikiran-pemikiran mengenai tabiat yang ditinggikan, yang menarik perhatian.  Tetapi ada alasan untuk ini.  Bukankah setan adalah sipembawa terang, sipenyebar kemuliaan Allah disurga, kekuasaan dan kedudukannya hanya sedikit saja dibawa Yesus ?  Dalam tulisan yang diilhami dia digambarkan sebagai seseorang yang memeteraikan “keadaannya, penuh dengan kebijaksanaan dan keindahan yang sempurna.”  Nabi mengatakan,  “Engkau telah berada ditaman Eden Allah, setiap batu permata adalah perhiasanmu  .  .  .  .  Engkau adalah kerubiun diurapi yang menaungi; dan telah Kutaruh engkau demikian : engkau berada diatas gunung suci Allah; engkau berjalan naik turun diantara batu-batu api.  Engkau adalah sempurna dalam jalan-jalanmu sejak engkau diciptakan,  sampai kesalahan terdapat didalam dirimu .  .  .  .  Hatimu terangkat karena engkau cantik, engkau telah menyalah-gunakan kebijaksanaanmu karena kecerdasanmu : Aku akan melemparkan engkau, aku akan meletakkan engkau dihadapan raja-raja, agar mereka dapat  melihat engkau.  Engkau telah menginjak-injak kaabahmu dengan kesalahanmu yang bertubi-tubi, dengan kesalahan dari jalanmu;  oleh karena itu Aku akan mengirimkan api ditengah-tengahmu, yang akan melahap engkau, dan Aku akan menjadikan engkau seperti abu diatas bumi dalam pandangan semua orang yang melihat engkau.  Agar supaya semua mereka mengetahui yang engkau berada diantara orang-orang yang kagum melihat engkau :  engkau akan menjadi terror dan engkau tidak akan pernah ada lagi.”
Kebesaran dan kekuasaan yang dilimpahkan Pencipta kepada Lucifer telah diselewengkan; namun bila diperlukan untuk mencapai tujuannya, dia dapat menunjukkan perasaan-perasaan yang memikat.  Segala sesuatu dialam datangnya dari Allah; namun setan dapat mengilhami kaki tangannya dengan pikiran-pikiran yang tampaknya seakan-akan mulia dan ditinggikan.  Bukankah dia datang kepada Kristus dengan kutipan-kutipan dari Firman pada waktu dia berusaha mengalahkan Dia dengan pencobaan-pencobaan?  Dengan cara ini pulalah dia mendatangi manusia, sebagai malaikat terang menyamarkan pencobaan-pencobaannya dibawah penampilan yang baik, dan membuat manusia mempercayainya sebagai teman dan bukannya musuh.  Dengan cara inilah dia menipu dan membujuk bangsa-bangsa, --  memperdayakan mereka dengan pencobaan-pencobaan yang cerdik, menyesatkan mereka dengan penipuan-penipuan yang tampaknya baik.
Setan telah mempersalahkan Allah untuk semua kejahatan-kejahatan yang diwarisi oleh manusia.  Dia telah menggambarkan Dia sebagai Allah yang menyukai penderitaan-penderitaan yang terjadi pada ciptaanNya, dan sebagai pendendam dan keras kepala.  Adalah setan yang memunculkan pengajaran mengenai kekacauan abadi sebagai penghukuman atas dosa, karena dengan cara ini dia dapat menuntun manusia kepada kemurtadan dan pemberontakan, menghancurkan jiwa-jiwa dan menurunkan derajat manusia.
Surga yang melihat kebawah, melihat manusia yang dituntun kepada khayalan-khayalan, mengetahui bahwa seorang Guru yang mulia harus datang kedunia ini.  Manusia yang lalai dan berada dalam kegelapan moral harus memiliki terang, terang rohani; karena dunia tidak mengenal Allah, dan Dia harus dinyatakan kedalam pengertian mereka.  Kebenaran melihat kebawah dari surga dan tidak dapat melihat pantulannya; karena awan tebal dari moral kegelapan dan kesuraman menutupi dunia, dan hanya Yesus sendirilah yang sanggup membuka tabir awan, karena Dia adalah terang dunia.  Dengan kehadiranNya Dia dapat menyingkirkan bayangan suram yang setan tebarkan diantara manusia dan Allah.  Kegelapan menutupi bumi dan kecemaran menggelapi umat.  Melalui banyaknya salah tanggapan mereka tentang musuh, banyak orang telah tertipu sehingga mereka berbakti kepada allah yang keliru, yang memakai perlengkapan tabiat setan.
Guru dari surga, tidak lain dan tidak bukan adalah Anak Allah sendiri, datang kedunia untuk menyatakan tabiat Bapa kepada manusia, agar mereka dapat berbakti kepadaNya dengan roh dan kebenaran.  Kristus menyatakan kepada manusia mengenai kenyataan-kenyataan bahwa tatacara dan adat istiadat yang kental yang mereka lakukan dalam bentuk upacara-upacara, tidak akan dapat menyelamatkan mereka; karena kerajaan Allah adalah kerajaan rohani.  Kristus datang kedunia ini untuk menaburkannya dengan kebenaran.  Dia memegang semua kunci untuk membuka harta-harta kebijaksanaan, sanggup membuka semua pintu yang menuju kepada ilmu-ilmu  pengetahuan, dan membuka perbendaharaan anugerah yang tersembunyi, yang sangat diperlukan untuk keselamatan.  Dia menyatakan kepada manusia apa yang bertentangan dengan wujud musuh sehubungan dengan tabiat Allah, dan berusaha untuk meyakinkan manusia akan hal kasih Bapa, yang “begitu  mengasihi dunia, sehingga dikaruniakanNya AnakNya yang tunggal, agar barangsiapa yang percaya, jangan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”  Dia mendorong manusia untuk berdoa, bertobat, mengaku dan meninggalkan dosa.  Dia mengajarkan kejujuran, kesabaran, pengasihan, kemurahan, yang ditambah dengan kasih yang bukan untuk mereka yang mengasihi, tetapi kasih kepada orang yang membenci, yang memperlakukan mereka dengan tidak baik.  Dalam hal ini Dia sedang menunjukkan kepada mereka akan tabiat dari BapaNya, yang panjang sabar, penuh kemurahan, penuh pengasihan, tidak cepat marah, dan penuh dengan kebaikan serta kebenaran.  Orang-orang yang mau menerima pengajaranNya akan berada dibawah penjagaan para malaikat, yang bertugas untuk memberi kekuatan, untuk mengangkat beban, agar kebenaran boleh diperbaharui dan menyucikan jiwa.
Dengan kedatanganNya kkedalam dunia ini Kristus menyatakan suatu misi.  Dia mengatakan dalam doaNya yang terakhir didepan umum,  “Oh, kebenaran Bapa, dunia tidak mengenal Engkau : tetapi Aku mengenal Engkau, dan orang-orang ini mengetahui yang Engkau telah mengirim Aku.  Aku telah menyatakan namaMu kepada mereka, dan akan Aku lakukan,  agar cinta yang Engkau gunakan untuk mencintai Aku akan tertanam dalam diri mereka, dan Aku didalam mereka.”  Ketika Musa meminta Tuhan untuk menunjukkan kemuliaanNya, Tuhan mengatakan,  “Aku akan melalukan semua kebaikan-kebaikanKu dihadapanmu.”  Dan Allah berlalu dihadapannya, dan menyatakan, Tuhan, Tuhan Allah, penuh kasih dan kemurahan, panjang sabar, dan berlimpah dalam kebaikan dan kebenaran, memberikan kasihNya kepada ribuan orang, mengampuni kesalahan dan pelanggaran dan dosa, dan oleh karenanya menghapuskan kesalahan .  .  .  Dan Musa bergegas-gegas, dan menundukkan kepalanya sampai kebumi, dan menyembah.”  Kalau kita dapat memahami tabiat Allah sebagaimana yang dilakukan oleh Musa, maka kita juga akan bergegas-gegas menundukkan kepala dalam kekaguman dan pujian.  Apa yang direnungkan oleh Yesus, tidak lain, hanyalah “kasih yang telah mengasihi Aku” haruslah ada didalam setiap hati umat-umat Allah, agar mereka boleh membagikan pengetahuan mengenai Allah kepada orang lain.
Inilah jaminan yang pasti, bahwa kasih Allah akan memenuhi hati semua orang yang percaya kepadaNya.  Keselamatan yang pasti akan dipersiapkan; karena Dia sanggup menyelamatkan semua orang datang kepada Allah melalui Dia dengan seutuhnya.  Dalam keheranan kita, kita berseru, bagaimana mungkin hal ini terjadi?  Tetapi Yesus, paling sedikit, akan merasa puas.  Orang-orang yang mengambil bagian dalam penderitaanNya, dalam kerendahanNya, menanggung beban demi namaNya, akan memiliki kasih Allah yang dilimpahkan keatas mereka sebagaimana yang telah dilimpahkanNya kepada sang Anak.  Seseorang yang mengetahuinya, telah berkata, “Bapa sendiri mengasihi engkau.”  Seseorang yang telah mendapatkan pengalaman dan mengenali panjangnya, dalamnya, lebarnya, tingginya dari kasih itu, telah menyatakan bukti yang mengagumkan ini kepada kita.  Kasih ini menjadi milik kita melalui iman kepada Anak Allah, itu sebabnya hubungan dengan Kristus berarti segalanya bagi kita.  Kita harus menjadi satu dengan Dia sebagaimana Dia menjadi satu dengan Bapa, dan kemudian kita akan dikasihi oleh Allah yang tidak terbatas itu sebagai anggota tubuh Kristus, sebagai cabang dari Pokok yang hidup itu.  Kita harus direkatkan kepada pokok, dan menerima makanan dari Pokok itu.  Kristus adalah kepala kita yang mulia, dan kasih yang agung mengalir dari hati Allah, berdiam didalam kristus, dan dihubungkan kepada semua orang yang telah dipersatukan didalam Dia.  Kasih agung ini menembusi jiwa-jiwa dan mengilhaminya dengan rasa syukur, melepaskannya dari kelemahan rohani, dari kesombongan, kesia-siaan, dan mementingkan diri sendiri, dan dari segala sesuatu yang memungkinkannya untuk membentuk tabiat orang-orang Kristen.
Lihat, oh lihatlah kepada Yesus dan hiduplah!  Engkau pasti akan disukakan dengan daya tarik Anak Allah yang tidak ada taranya.  Kristus adalah rupa Allah dalam daging, rahasia yang tersembunyi selama berabad-abad, dan didalam penerimaan atau penolakan kita terhadap Penebus dunia, ada keterlibatan minat-minat yang abadi.
Untuk menyelamatkan oarng-orang yang melanggar hukum Allah, Kristus, seseorang yang setara dengan Bapa, datang untuk menghidupkan surga dihadapan manusia, agar mereka boleh belajar mengenali surga didalam hati.  Dia menggambarkan bagaimana manusia seharusnya agar layak mendapat anugerah yang tidak ternilai sehingga  kehidupannya menjadi setara dengan ukuran kehidupan Allah.
Kehidupan Kristus adalah kehidupan yang diisi dengan pesan-pesan agung mengenai kasih Allah, dan Dia sangat rindu untuk menanamkan kasih ini kepada orang lain dengan sebanyak-banyaknya.  PengasihanNya adalah cahaya dari takhtaNya, dan perilakuNya adalah pantulan dari kemurahanNya, kerendahan hatiNya, kebenaran dan kasihNya.  Setiap anggota dari gerejaNya haruslah memantulkan hal yang sama, kalau Dia mau memberikan kemenangan gereja.  Kasih Kristus begitu luas, begitu penuh dengan kemuliaan, dan sebagai perbandingannya, segala sesuatu yang ditinggikan oleh manusia tidaklah berarti apa-apa.  Kalau kita dapat memandangnya, kita berseru, Oh, dalamnya kekayaan kasih Allah yang dilimpahkan keatas manusia dalam karunia dari Anaknya yang tunggal!
Kalau kita berusaha mencari bahasa yang tepat untuk menggambarkan kasih Allah, kita akan mendapati bahwa bahasa manusia terlalu lunak, terlalu lemah, terlalu rendah terhadap tema itu, dan kita akan meletakkan pena kita dan mengatakan, “tidak, tidak dapat digambarkan.”  Kita hanya dapat melakukan seperti yang pernah dilakukan oleh para murid kekasih, dan mengatakan, “Lihat, kasih apakah yang Bapa telah limpahkan keatas kita, sampai kita dapat disebut sebagai anak-anak Allah.”  Dalam usaha setiap penggambaran kasih ini, kita merasa yang kita adalah seperti anak kecil yang masih kelu mengucapkan kata pertamanya.  Dengan diam-diam kita mengagumi; karena diam dalam hal ini adalah satu-satunya kefasihan kita.  Kasih ini melebihi semua bahasa yang menggambarkannya,  ini adalah rahasia Allah dalam daging, Allah didalam Kristus, kemuliaan didalam kemanusiaan.  Kristus merendahkan dirinya dalam kemanusiaan yang tidak setara, agar dengan meninggikan takhta Bapa, Dia juga dapat meninggikan orang-orang yang percaya didalam Dia kepada suatu kedudukan bersama dengan Dia diatas TakhtaNya.  Semua orang yang memandang kepada Yesus dalam iman agar segala luka dan memar yang telah digoreskan oleh dosa akan disembuhkan olehNya, dan dijadikan utuh kembali.
Tema penebusan adalah tema yang penting, dan hanya orang-orang yang pikirannya rohani yang dapat memahami dalamnya dan pentingnya.  Keselamatan kita, kegembiraan kita, haruslah tinggal dalam kebenaran dari rencana keselamatan itu.  Iman dan doa sangat diperlukan kalau kita mau mendapatkan hal-hal tentang Allah secara mendalam.  Pikiran-pikiran kita begitu terikat dengan hal-hal yang dangkal selama ini, sehingga kita hanya mendapat kesempatan untuk menangkap pemandangan yang terbatas dari pengalaman itu.  Betapa sedikitnya kita mengerti apa yang diartikan oleh doa seorang rasul pada waktu dia mengatakan, “Agar Dia dapat mengaruniai engkau, sesuai dengan kekayaan kemuliaanNya, untuk dikuatkan dengan kuasa RohNya dalam diri manusia; sehingga Kristus boleh tinggal didalam hatimu melalui iman; sehingga engkau, tertancap dan tertanam dalam kasih, bersama orang-orang suci boleh memahami lebarnya, panjangnya, dalamnya, dan tingginya; dan mengenal kasih Allah, yang memberikan pengetahuan, sehingga engkau dipenuhi dengan kepenuhan dari Allah.  Sekarang kepada Dia yang sanggup melakukan peningkatan dengan kelimpahan diatas semua yang kita minta atau kita pikir, sesuai dengan kuasa yang bekerja didalam diri kita, kepada Dialah kemuliaan didalam gereja oleh Kristus Yesus sepanjang zaman, dunia tanpa akhir.  Amen.”  --  Review and Heral, 17 Nopember, 1891.








23
HARTA-HARTA  UNTUK  MENGISI  PIKIRAN

Yesus melihat keturunan manusia, lalai, mengingkari Allah, berdiri dibawah penghukuman undang-undang yang dilanggar; dan Dia datang untuk membawa jalan keluar, menawarkan pengampunan sempurna, ditandatangani oleh Yang Maha Kuasa disurga.  Kalau manusia mau menerima pengampunan ini, dia akan selamat; kalau dia menolaknya, dia akan hilang.  Hanya kebijaksanaan Allah saja yang dapat membuka rahasia dari rencana keselamatan.  Kebijaksanaan manusia mungkin saja berharga, mungkin juga tidak berharga, sebagaimana akan dibuktikan oleh pengalaman, tetapi kebijaksanaan Allah sangat diperlukan; namun banyak orang yang mengaku sebagai orang yang bijaksana dengan seenaknya melalaikan hal-hal yang dapat membawanya kepada kehidupan kekal.  Lupakan apa yang mungkin kaudapat dari pencapaian manusia, tetapi engkau harus memiliki iman didalam pengampunan yang dibawakan kepadamu dengan harga yang tidak terbatas, atau seluruh pencapaian yang kauperoleh dalam dunia ini, akan binasa bersamamu.
Seandainya Surya Kebenaran menarik cahaya-cahayanya terangnya dari dunia, maka kita akan tinggal dalam kegelapan dimalam yang abadi.  Yesus berbicara seperti yang tidak pernah dibicarakan oleh manusia.  Dia menuangkan seluruh harta surga keatas manusia didalam kebijaksanaan dan pengetahuan.  Dia adalah terang yang menerangi semua manusia yang datang kedunia.  Setiap tingkat kebenaran adalah bukti bagiNya.  Dia tidak datang bukan untuk mengucapkan perasaan-perasaan dan pendapat-pendapatNya yang tidak menentu; tetapi hanya untuk membicarakan tentang kebenaran yang dibangun diatas prinsip-prinsip abadi.  Maka kemudian, mengapa mengambil perkataan manusia sebagai kebijaksanaan yang ditinggikan, kalau kebijaksanaan yang lebih besar dan lebih pasti ada padamu?  Manusia menggunakan tulisan-tulisan para cendekiawan, sebagai yang dinamakan kekeliruan, dan berusaha untuk menjadikan kesimpulan mereka sejalan dengan kutipan-kutipan Alkitab.  Tetapi dimana tidak ada persetujuan, tidak akan keharmonisan.  Kristus mengatakan, “Tidak ada manusia yang dapat melayani dua tuan.”  Perhatian mereka pasti akan terpecah.  Lagi dan lagi manusia tergoda untuk meletakkan Alkitab sejajar dengan tulisan-tulisan manusia; tetapi usaha itu telah mengalami kegagalan; karena kita tidak dapat melayani Allah dan Mammon.
Kita ini ada didunia, tetapi kita bukan berasal dari dunia.  Yesus memohon dari mereka-mereka yang untuknya Dia telah mati, agar tidak melepaskan upah kekal  dengan cara melebihkan perhatian mereka kepada hal-hal yang dapat binasa didunia ini, dan menipu diri sendiri dengan cara meninggalkan kebahagiaan yang tiada ada akhirnya.  Pertimbangan dari sekelompok masyarakat telah memaksa kita untuk mengenal bahwa hal-hal surgawi berada jauh lebih tinggi dari hal-hal dibumi, namun hati manusia yang merosot menuntunnya untuk lebih mengutamakan hal-hal yang ada didunia.  Pendapat-pendapat dari orang-orang besar, teori-teori ilmu pengetahuan, yang dinamakan kekeliruan, telah dibaurkan dengan kebenaran-kebenaran dari Tulisan yang Suci. 
Tetapi hati yang diserahkan kepada Allah, akan mengasihi kebenaran dari perkataan Allah; karena melalui kebenaran jiwa-jiwa akan dipulihkan kembali.  Pikiran yang menyeleweng tidak akan mendapatkan kedamaian bila merenungkan perkataan Allah, tetapi dia yang diperbaharui dalam roh dipikirannya, melihat adanya daya tarik baru dalam nubuatan-nubuatan yang hidup; karena keindahan yang agung dan terang surgawi menerangi setiap halamannya.  Apa yang bagi pikiran yang telah merosot merupakan belantara yang terasing, bagi pikiran yang rohani menjadi tanah dengan aliran sungai hidup.  Apa yang bagi hati yang tidak diperbaharui merupakan sampah buangan yang tidak berguna, bagi jiwa yang bertobat menjadi taman Allah yang dipenuhi dengan putik-putik dan bunga-bunga bermekaran yang harum.
Alkitab telah diletakkan dilatar belakang, sementara perkataan orang-orang besar – demikianlah mereka disebut – telah diambil sebagai pengganti Alkitab.  Semoga Allah mengampuni kita karena telah mengecilkan nilai FirmanNya.  Walaupun harta-harta yang tidak terhitung ada didalam Alkitab, dan seperti sebuah sumur yang dipenuhi dengan bebatuan bernilai tinggi, itu tidak dihargai, tidak dicari, dan kekayaannya tidak ditemukan.  Karunia dan kebenaran dan kasih yang sangat berharga melebihi kuasa kita untuk menghitungnya; kita tidak dapat memperoleh masukan yang besar dari harta-harta ini, dan hanya didalam perkataan Allah saja kita akan menemukan cara bagaimana kita dapat menjadi pemilik dari kekayaan surga ini, namun mengapa Firman Allah tidak diminati oleh orang-orang yang mengaku sebagai pengikut Kristus?  Apakah karena Firman Allah itu bukan roh dan bukan kehidupan?  Apakah Yesus memberikan kepada kita tugas-tugas yang tidak menarik, pada waktu Dia memerintahkan kita untuk “meneliti Fiman”?  Yesus mengatakan,  “Firman yang Kuucapkan kepadamu, adalah ucapan Roh dan kehidupan.”  Tetapi hal-hal yang rohani adalah kearifan yang rohani pula, dan alasan mengapa engkau kekurangan minat adalah karena engkau kekurangan Roh dari Allah.  Kalau hati dipersatukan dengan keharmonisan Firman, maka kehidupan baru akan muncul didalam dirimu, terang baru akan menyinari setiap kata-kata dari Firman itu, dan akan menjadi suara dari Allah bagi jiwamu.  Dengan cara ini engkau akan mengadakan penelitian yang mendalam, engkau mengetahui kemana engkau akan pergi, dan akan sanggup menggunakan kesempatanmu setiap hari.
Kita harus meminta kepada Allah untuk membuka pengertian kita, agar kita dapat memahami kebenaran yang mulia.  Kalau kita merendahkan hati kita dihadapan Allah, kosongkan hati dari kesia-siaan, kesombongan dan kepentingan diri sendiri, melalui karunia yang dilimpahkan kepada kita; kalau kita bersungguh-sungguh menginginkan dan percaya dengan teguh, maka berkas sinar yang bercahaya dari Matahari Kebenaran akan menerangi pikiran kita, dan menyinari pengertian kita yang masih gelap.  Yesus adalah Cahaya yang menerangi setiap orang yang dilahirkan kedunia.  Dia adalah terang dunia, dan Dia membujuk kita untuk datang kepadaNya, dan belajar mengenai Dia.  Yesus adalah Guru besar.  Dia  dapat membuka tabir dari semua ilmu-ilmu, yang dapat menempatkan penemuan-penemuan orang-orang besar sebagai sesuatu yang kecil saja dilatar belakang;  tetapi ini bukanlah misiNya atau pekerjaanNya.  Dia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang, dan Dia tidak mungkin membiarkan DiriNya sendiri berbalik dari tujuan satu-satunya.  Dia tidak mengijinkan apapun juga menjadi penghalang.  Tugas ini telah diberikan ketangan kita.  Apakah kita akan melakukannya?
Pada zaman Yesus masih didunia ini, guru-guru yang dipilih mengajar orang dengan tata cara dan adat istiadat nenek moyang mereka, dengan dongeng-dongeng anak-anak, bercampur dengan pendapat-pendapat dari orang-orang yang mereka pikir mempunyai kekuasaan besar.   Namun tidak ada  pengajaran mereka yang tinggi maupun yang rendah berisi seberkas cahaya.  Betapa herannya, sewaktu orang banyak yang berjejal-jejal mengikuti langkah kaki dari Tuhan, dan memberikan perhatian kepada Dia sementara mereka mendengarkan akan perkataanNya.  Dia menyatakan kebenaran yang telah terkubur dibawah sampah kekeliruan, dan Dia membebaskan mereka dari tuntutan dan adat istiadat yang tidak masuk akal, dan memohon kepada mereka untuk berdiri teguh selama-lamanya.  Dia menyelamatkan kebenaran dari kesuraman, dan meletakkannya pada proporsi yang sebenarnya, untuk menyinarkan kecemerlangannya yang sejati.  Dia menyapa manusia dengan namaNya sendiri; karena kekuasaan ada pada diriNya, dan mengapa manusia yang mengaku sebagai pengikut-pengikutNya tidak diperkenankan berbicara mengenai pokok pembicaraan yang telah diterangiNya dengan penuh kuasa?  Mengapa harus menggunakan sumber-sumber ajaran yang kurang berharga kalau Kristus sendiri adalah Guru besar yang mengetahui segala sesuatu?  Untuk apa menghadirkan penulis-penulis yang tidak berharga kehadapan para murid, kalau Dia, yang perkataanNya adalah Roh dan kehidupan, mengundang, “Datanglah,  .  .  .  dan belajarlah dari Aku”?
Apakah kita tidak mau berminat dengan sungguh-sungguh didalam pelajaran-pelajaran Kristus?  Apakah kita tidak merasa disegarkan oleh terang yang baru dan mulia dari kebenaran surga?  Terang ini berada diatas segala sesuatu yang dapat ditonjolkan oleh manusia.  Kita dapat menerima terang hanya kalau kita mau datang kesalib dan menyerahkan diri kita dihadapan altar pengorbanan.  Disini kelemahan manusia akan diperbaharui; disini kekuatanNya dinyatakan.  Disini orang akan melihat adanya kekuasaan dalam Kristus untuk menyelamatkan semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia. 
Bukankah kita akan menjadi pelaku-pelaku FirmanNya yang mengetahui segala sesuatu?  Bukankah kita akan membuat Alkitab menjadi penasehat kita dalam hal pendidikan dan pelatihan orang-orang muda?  Perkataan Allah adalah dasar dari segala pengetahuan yang benar, dan Kristus telah mengajar manusia apa yang harus dilakukan agar menjadi selamat.  Berulang-ulang rancangan musuh telah ditunjukkan dengan membawa buku-buku yang mengajarkan tentang kekeliruan, dan menghadapkan dongeng-dongeng yang menyebabkan selera tergoda.  Apakah kita akan memasukkan benih-benih lalang kedalam sekolah-sekolah?  Apakah kita akan mengijinkan orang-orang yang disebut sebagai orang besar tetapi yang telah diajar oleh musuh kebenaran, memberikan pelajaran kepada para orang muda kita?  Ataukah kita akan mengambil perkataan Allah sebagai penuntun kita, dan membiarkan sekolah-sekolah kita dijalankan dengan lebih banyak memakai peraturan sekolah-sekolah para nabi dahulukala?
Kalau Alkitab dipelajari dan dituruti; kalau kita memiliki roh Kristus. Kita harus memutuskan untuk berusaha menjadi pekerja-pekerja bersama-sama dengan Allah.  Kita lebih baik menghargai nilai dari jiwa kita, karena setiap jiwa yang diserahkan kepada Allah merupakan sebuah sampan yang diserahkan untuk penggunaan yang suci, menyimpan kebenaran, pembawa terang kepada orang lain.  Allah mengharapkan sekolah-sekolah lebih maju dari yang ada sekarang.  Kristus telah mengatakan, “Janganlah bekerja untuk sesuatu daging yang dapat binasa, tetapi untuk sesuatu daging yang bertahan sampai kehidupan kekal; dimana Anak Allah akan diberikan kepadamu; karena untuk Dialah, Allah Bapa memeteraikannya.” 
Maka kemudian kita harus mengerti dengan benar mengenai ajaran-ajaran dari perkataan Allah, dan meninggikan kebenaran sebagai harta yang paling mahal untuk mengisi pikiran kita.  Kita harus selalu mempunyai sumber mata air kehidupan yang mengalir.  Kita harus berdoa seperti yang dilakukan oleh pemazmur,  “Bukakanlah mataku agar aku dapat melihat hal-hal yang ajaib keluar dari HukumMu,” dan akan mendapatkan seperti yang dia dapatkan, “bahwa pengadilan Allah itu benar dan adil.  Lebih diinginkan daripada emas, ya, lebih dari emas murni : lebih manis daripada madu dan sarang lebah.  Terlebih lagi oleh mereka, hambaMu telah diperingatkan : dan dengan menyimpannya, akan ada upah yang besar.”  --  Review and Heral, 24 Nopember, 1891.





















24
ILMU PENGETAHUAN TENTANG KESELAMATAN
ADALAH ILMU PERTAMA DARI SEGALA ILMU

Sekolah-sekolah yang didirikan diantara kita adalah hal tanggung-jawab yang menyedihkan;  karena minat yang penting terlibat didalamnya.  Dalam hal-hal tertentu, sekolah-sekolah kita telah menjadi suatu tontonan bagi para malaikat dan manusia.   Pengetahuan akan segala macam ilmu-ilmu adalah kekuatan, dan ini adalah tujuan Allah agar ilmu-ilmu pengetahuan yang telah maju diajarkan disekolah-sekolah kita sebagai suatu persiapan untuk mengerjakan pekerjaan yang mendahulukan pemandangan terakhir dari sejarah dunia.  Kebenaran haruslah menjangkau kelompok-kelompok yang terpencil didunia ini, melalui pekerja-pekerja yang dilatih untuk melakukan pekerjaan itu.  Namun karena ilmu pengetahuan itu adalah kekuatan, maka pengetahuan yang Yesus sendiri secara pribadi tanamkan didunia adalah pengetahuan tentang injil.  Terang kebenaran haruslah menyinarkan berkas-berkas cahayanya sampai kebagian terdalam dari bumi ini, dan penerimaan atau penolakan pesan dari Allah melibatkan masa depan abadi dari jiwa-jiwa.
Rencana keselamatan ada didalam nasehat-nasehat mengenai kekekalan yang tidak terbatas.  Injil adalah wahyu dari kasih Allah kepada manusia, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kebahagiaan dan kemakmuran manusia.  Pekerjaan Allah dibumi ini mempunyai kepentingan yang tidak terukur, dan itu adalah tujuan setan yang khusus untuk menggalinya keluar dari pikiran dan hati, agar dia dapat membuat penipuannya mempunyai akibat kehancuran bagi orang-orang untuk siapa Yesus telah mati.  Adalah tujuan setan untuk membuat penemuan-penemuan manusia ditinggikan diatas kebijaksanaan Allah.  Kalau pikiran sudah tertawan dengan konsep-konsep dan teori-teori manusia dan mengenyampingkan kebijaksanaan Allah, maka itu sudah terpatri sebagai penyembahan berhala.  Ilmu pengetahuan, yang disebut sebagai kekeliruan, telah ditinggikan diatas Allah, diatas Pencipta, maka bagaimana mungkin Allah memandangnya sebagai kebijaksanaan?
 Didalam Alkitab, seluruh tugas-tugas manusia sudah diatur.  Nabi Solaiman mengatakan, “Takutlah akan Allah, dan peliharalah hukum-hukumNya : karena inilah yang harus dibuat oleh manusia.”  Kehendak Allah dinyatakan didalam kata-kata tertulisNya, dan inilah pengetahuan yang penting itu.  Kebijaksanaan manusia, yang sudah dikenal oleh berbagai-bagai bangsa, sangat membantu pekerjaan misionari.  Pengertian akan hal adat istiadat masyarakat, tempat dan waktu yang tepat, adalah pengetahuan yang praktis; karena akan menolong membuat gambaran Alkitab itu jelas, dengan cara menggunakan kekuatan dari ajaran-ajaran Alkitab.  Jalan manusia yang tersesat akan dapat dikembalikan kepada yang sebenarnya, dan tidak akan ada maaf bagi siapapun juga yang binasa karena salah mengartikan Alkitab.
Didalam Alkitab, setiap prinsip vital sudah dinyatakan, setiap tugas sudah dijelas, setiap kewajiban sudah dibuktikan.  Seluruh tugas dari manusia sudah diperhitungkan oleh Sang Penebus.  Dia mengatakan, “Engkau harus mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hatimua, dan dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap pikiranmu.  .  .  .  Engkau harus mengasihi tetanggamu seperti dirimu sendiri,”  Didalam kata rencana keselamatan cukup jelas digambarkan.  Karunia hidup kekal dijanjikan dengan syarat menaruh iman didalam Kristus.  Kuasa Roh Kudus yang ditarik, ditunjuk sebagai pelaku-pelaku didalam pekerjaan keselamatan manusia.  Upah bagi yang setia, hukuman bagi yang berdosa, seluruhnya sudah dinyatakan dalam garis-garis yang jelas.  Alkitab berisi pengetahuan tentang keselamatan bagi semua orang yang mau mendengar dan melakukan perkataan-perkataan Kristus.
Rasul mengatakan,  “Semua Tulisan diberikan melalui ilham dari Allah, dan berguna untuk mengajar, untuk memperbaiki, untuk menegur, untuk menuntun kepada kebenaran :  agar umat manusia menjadi sempurna, diperlengkapi untuk semua pekerjaan-pekerjaan baik.”  Alkitab menerangkan diriNya sendiri.  Satu pasal terbukti menjadi kunci yang akan membuka pasal yang lain, dan dengan jalan ini terang akan dipancarkan keatas arti yang tersembunyi dari setiap perkataan.  Dengan membandingkan ayat-ayat berlainan yang menulis mengenai satu topik yang sama, akan menjelaskan tugas-tugas mereka dari setiap sudut, dan arti sesungguhnya dari Tulisan-tulisanNya akan menjadi bukti.
Banyak orang yang berpikir bahwa mereka harus mencari keterangan-keterangan mengenai Tulisan-tulisan untuk mengerti arti dari perkataan Allah, dan kita tidak akan mengenyampingkan keterangan-keterangan tersebut dan tidak mempelajarinya;  tetapi memang memerlukan banyak pemahaman untuk mendapatkan kebenaran Allah dibawah tumpukan perkataan-perkataan manusia.  Betapa sedikitnya yang telah dilakukan oleh gereja sebagai tubuh yang mengaku mempercayai Alkitab, untuk mengumpulkan permata-permata dari perkataan Allah yang berserakan kedalam satu mata rantai kebenaran!  Permata-permata kebenaran tidak merupakan tipuan dipermukaannya seperti yang banyak diperkirakan orang.  Pemikiran besar dalam persekutuan kejahatan selalu bekerja untuk mengeluarkan kebenaran dari pemandangan, dan untuk menampilkan pemikiran-pemikiran orang-orang besar secara keseluruhan.  Musuh sedang bekerja dengan seluruh kekuatannya untuk mengaburkan terang surga melalui proses pendidikan; karena dia tidak menginginkan orang mendengar suara Tuhan yang mengatakan, “Inilah jalan, berjalanlah dijalan itu.”
Permata-permata kebenaran tergeletak berserakan diseluruh ladang wahyu;  tetapi permata-permata itu telah dikuburkan dibawah adat istiadat manusia, dibawah perkataan-perkataan dan hukum-hukum manusia, dan kebijaksanaan dari surga telah diabaikan; karena setan telah berhasil membuat dunia percaya, bahwa perkataan-perkataan dan pencapaian-pencapaian manusia adalah kepentingan manusia yang besar.  Tuhan Allah, Pencipta dunia, telah memberikan injil kepada dunia dengan harga yang tidak terbatas.  Melalui kaki tangannya yang agung, kegembiraan, kesegaran sumber-sumber keceriaan surga dan  penghiburan telah dibuka bagi mereka yang mau datang kepada sumber kehidupan.  Masih ada nadi-nadi kebenaran yang belum ditemukan; tetapi hal-hal yang rohani harus dipahami dengan kerohanian.  Pikiran-pikiran yang diselimuti dengan kejahatan tidak dapat menghargai nilai kebenaran yang terdapat didalam diri Yesus.  Kalau pelanggaran hukum disukai, orang tidak akan dapat merasakan perlunya melakukan usaha yang rajin, dengan doa dan pantulan, untuk mengerti apa yang harus mereka ketahui atau kalau tidak, mereka akan kehilangan surga.  Mereka sudah terlalu lama berada dibawah bayangan musuh, sehingga mereka memandang kebenaran sebagai orang yang melihat sesuatu okjek melalui kaca yang berasap dan rusak; karena segala sesuatu dimatanya tampak sebagai kegelapan dan terputar balik.  Pemandangan rohaninya melemah dan tidak layak dipercaya; karena mereka melihat melalui bayangan, dan berbalik dari terang.
Tetapi orang-orang yang mengaku percaya didalam Yesus, haruslah selalu mengarah kepada terang.  Mereka harus berdoa setiap hari untuk meminta terang dari Roh Kudus menerangi setiap halaman buku yang suci itu, agar mereka boleh disanggupkan untuk mengerti hal-hal yang berhubungan dengan Roh Allah.  Kita harus memiliki kepercayaan yang teguh didalam perkataan-perkataan Allah, kalau tidak kita akan hilang.  Perkataan-perkataan manusia, betapapun besarnya, tidak akan sanggup menjadikan kita sempurna, dan melengkapi kita melakukan kebaikan-kebaikan.  “Allah sejak semula telah memilih engkau kepada keselamatan melalui penyucian dari Roh dan percaya akan kebenaran.”  Dalam ayat ini, dua kaki tangan dalam hal keselamatan manusia telah dinyatakan, -- pengaruh yang mulia, yang kuat, iman yang hidup dari orang-orang yang mengikut Kristus.  Melalui penyucian dari Roh dan percaya akan kebenaranlah, yang akan menjadikan kita pekerja-pekerja bersama-sama dengan Allah.  Allah menanti-nantikan kerja sama dari gerejanya.  Dia tidak merancang untuk menambahkan suatu unsur baru kepada perkataanNya;  Dia telah melakukan pekerjaan besarNya dengan memberikan ilhamNya kepada dunia.  Darah Yesus, Roh Kudus, kata-kata mulia, adalah milik kita, - jiwa-jiwa untuk siapa Yesus telah mati, -- dan ini tergantung kepada kita untuk memegang janji-janji Allah yang telah diberikan, dan kemudian menjadi pekerja-pekerja bersama-sama dengan Dia, karena pekerja-pekerja manusia dan mulia harus bekerja sama didalam pekerjaan ini.
Alasan mengapa banyak orang yang mengaku sebagai orang-orang Kristen tidak memiliki pengalaman yang jelas dan baik, adalah karena mereka tidak memikirkan untuk menggunakan kesempatannya mengerti apa yang Allah katakan melalui ucapan-ucapanNya.  Setelah kebangkitan Yesus,  dua orang diantara murid-murid sedang mengadakan perjalanan menuju ke Emaus, dan Yesus bersama dengan mereka.  Tetapi mereka tidak mengenali Tuhannya, dan berpikir yang Dia adalah orang asing, walaupun  “Sejak mula dari Musa dan segala nabi-nabi, Dia menguraikan kepada mereka didalam Tulisan-tulisanNya segala sesuatu yang berhubungan dengan diriNya.  Dan mereka hampir sampai disuatu desa yang mereka tuju :  dan Dia berbuat seakan-akan Dia hendak meneruskan perjalanan.  Tetapi mereka memaksa Dia, mengatakan, Tinggallah bersama dengan kami : karena hari sudah hampir malam, dan hari sudah dilalui dengan panjang.  Dan kemudian Dia tinggal bersama dengan mereka.  Dan datanglah waktunya, sementara Dia duduk bersama mereka untuk makan, Dia mengambil roti, memberkatinya, memacahkannya, dan memberikannya kepada mereka.  Dan mata mereka terbuka, mereka mengenali Dia;  dan Dia menghilang dari pemandangan mereka..  Dan mereka berkata satu sama lain, bukankah hati kita dihangatkan sementara kita bercakap-cakap dengan Dia disepanjang jalan, dan pada waktu Dia membukakan ayat-ayat untuk kita?      .  .  .  Dan Dia membuka pengertian mereka, agar mereka mengerti akan Tulisan-tulisanNya.”  Inilah pekerjaan untuk melihat apa yang telah dikerjakan oleh Kristus untuk kita; karena apa yang telah dinyatakan oleh Tuhan adalah bagi kita dan anak-anak kita selamanya.
Yesus mengetahui bahwa apapun yang dihadapkan yang tidak sejalan dengan tujuanNya datang kedunia ini, adalah salah dan menyesatkan.  Tetapi Dia mengatakan, “Setiap orang yang datang dari kebenaran akan mendengar suaraKu.”  Sesudah disesuaikan dengan nasehat-nasehat Allah, dan sesudah berdiam diketinggian kaabah yang kekal, semua unsur kebenaran  berada didalam diriNya, dan dari Dia; karena Dia adalah satu dengan Allah.  “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Kami membicarakan apa yang kami tahu, dan menyaksikan apa yang telah kami lihat; dan engkau tidak mau menerima kesaksian kami.  Kalau Aku telah mengatakan kepadamu mengenai hal-hal duniawi, dan engkau tidak percaya, bagaimana mungkin kamu akan percaya, kalau Aku mengataka hal-hal mengenai surgawi?   Dan tidak ada seorangpun yang pernah naik kesurga, kecuali Dia yang telah turun dari surga, bahkan Anak manusia yang ada disurga.” 
“Setiap perkataan Allah adalah murni :  Dia adalah perisai bagi mereka yang menaruh percaya kepadaNya.  Janganlah menambahkan apa kedalam perkataanNya, agar jangan Dia membuktikan dirimu, dan menemukan engkau sebagai seorang penipu.”  --   Review and Herald,  1 Desember, 1891.




 













25
TABIAT   KRISTUS   DITAMPILKANKAN   DIDALAM
KEHIDUPAN   PARA  GURU  DAN  PARA  MURID

Didalam nama Yang Maha Tinggi saya memanggil para pemuda dan pemudi yang mengaku sebagai putra dan putri Allah, agar menurut Firman Allah.  Saya memanggil para guru disekolah-sekolah untuk menunjukkan contoh yang benar kepada orang-orang dengan siapa mereka berhubungan.  Mereka yang memiliki kemampuan untuk membentuk tabiat orang-orang muda, haruslah menjadi pelajar-pelajar disekolah Kristus, agar mereka boleh menjadi lembut dan rendah hati, sebagaimana Pola yang mulia itu.  Didalam berpakaian, didalam berperilaku, didalam setiap jalannya, mereka harus menampilkan tabiat orang-orang Kristen, menyatakan fakta yang mereka berada dibawah peraturan-peraturan disiplin yang bijaksana dari Guru besar.  Orang-orang muda Kristen haruslah dengan sungguh-sungguh berlatih memikul tanggung-jawab dengan hati yang berani dan tangan yang suka bekerja.  Dia harus siap menghadapi pencobaan-pencobaan didalam kehidupan dengan kesabaran dan ketabahan.  Dia harus berusaha untuk membentuk tabiat sesuai dengan Pola yang mulia itu, mengikuti kelayakan, menegaskan dirinya sendiri dalam kebiasan-kebiasaan yang memungkinkan dia untuk memenangkan mahkota kemenangan.
Didalam kehidupan disekolah, orang-orang muda boleh menabur benih-benih yang akan menghasilkan tuaian, bukan berupa duri-duri, tetapi gandum-gandum yang tidak ternilai untuk lumbung disurga.  Tidak ada waktu yang paling menyenangkan daripada waktu disekolah, dimana kuasa kemurahan Kristus yang menyelamatkan dapat dikenali, dan dikendalikan oleh prinsip-prinsip hukum agung, itulah minat para murid untuk menghidupkan kehidupan yang rohani.  Hasil dari kehidupan berupa kemuliaan karena berhubungan dengan Kristus.  Tidak ada seorangpun yang dapat hidup karena dirinya sendiri.  Kehidupan terjalin dengan semua yang lain dalam jaringan kemanusiaan yang sama, dan engkau haruslah menjadi pekerja-pekerja bersama dengan Allah untuk keselamatan orang-orang yang binasa dalam kemerosotan dan malapetaka.  Engkau harus menjadi alat-alat didalam menyebarkan pengaruh kepada semua orang dengan siapa engkau berhubungan untuk menuju hidup yang lebih baik, mengarahkan pikiran kepada Yesus.
Yohanes menulis : “Aku telah menulis kepadamu, orang muda, karena engkau kuat, dan Firman Allah ada didalam dirimu, dan engkau telah mengalahkan kejahatan.”  Dan Paulus mendesak Titus untuk lebih keras berusaha memohon kepada orang-orang muda agar “berpikiran sehat.”  Tingkatkan jiwamu menjadi seperti Daniel, seorang yang setia, hamba Tuhan sang Penghulu yang teguh.  Pertimbangkan jalan-jalan dari kakimu; karena engkau sedang berdiri ditanah yang suci, dan para malaikat Allah ada disekelilingmu.  Memang benar engkau harus merasa yang engkau perlu menaiki tangga pendidikan sampai keanak tangga yang paling tinggi.  Fisosofi dan sejarah adalah pelajaran-pelajaran yang penting; tetapi pengorbanan waktu dan uangmu akan sia-sia, kalau engkau tidak menggunakan apa yang kaucapai untuk kemuliaan Allah dan kebaikan bagi kemanusiaan.  Kecuali pengetahuan tentang ilmu-ilmu dijadikan sebagai batu loncatan untuk mencapai tujuan yang tertinggi, maka pengetahuan itu akan sia-sia.  Pendidikan yang tidak diperlengkapi dengan dengan pengetahuan yang bertahan sampai kekekalan, tidak ada gunanya.  Kecuali engkau mempertahankan surga dan masa depan dan hidup kekal yang ada didepanmu, maka apa yang kaucapai tidak memiliki nilai yang abadi.  Tetapi kalau Yesus adalah gurumu, bukan hanya satu hari dalam seminggu, tetapi setiap hari, setiap jam, engkau akan melihat senyumNya sementara engkau mengejar tuntutan-tuntutan buku pelajaran.
Daniel sudah pernah memelihara kemuliaan Allah, dan engkau juga harus mengatakan, Tuhan, aku merindukan pengetahuan, bukan untuk kebesaran diri sendiri, tetapi untuk memenuhi tuntutan Yesus, agar aku boleh menyempurnakan tabiat orang Kristen yang intelek, melalui karunia yang Dia berikan kepadaku.  Maukah para murid ini jujur menjalankan prinsip-prinsip seperti Daniel?
Dimasa yang akan datang, akan ada tekanan dari kebutuhan manusia yang lebih besar untuk mempunyai kemampuan dalam pendidikan daripada diwaktu yang sudah lalu;  karena ladang-ladang luas akan dibuka dihadapan kita, siap untuk dituai.  Diladang-ladang ini engkau dapat menjadi pekerja-pekerja bersama dengan Allah.  Tetapi kalau engkau menyintai kesenangan-kesenangan lebih daripada Allah, kalau engkau dipenuhi dengan kesembronoan, kalau engkau membiarkan kesempatan emas lewat tanpa mencari pengetahuan, tanpa meletakkan keteguhan dalam pembangunan tabiatmu, engkau akan tercecer dan menjadi lumpuh disetiap lowongan pekerjaan yang engkau dapat.
Sementara itu, pendidikan yang baik akan memberikan suatu manfaat yang besar bila digabungkan dengan pengabdian, namun bagi mereka yang tidak mendapat kesempatan untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi, tidak perlu berpikir yang mereka tidak akan dapat berkembang didalam kehidupan intelek dan rohaninya.  Kalau mereka mau menggunakan apa yang mereka dapat secara optimal, kalau mereka mau berusaha untuk mengumpulkan sedikit demi sedikit kedalam perbendaharaan mereka setiap hari, dan mau mengalahkan semua  perilaku yang kurang baik melalui belajar meningkatkan tabiatmu menjadi seperti Kristus, Allah akan membuka saluran-saluran bagi mereka, dan mereka boleh dikatakan seperti yang dikatakan dizaman dahulukala, sehubungan dengan anak-anak orang Ibrani, Allah memberikan mereka kebijaksanaan dan pengertian.
Tidak benar kalau orang-orang muda yang cerdas selalu membuat keberhasilan yang besar.  Betapa seringnya orang yang memiliki talenta dan pendidikan telah ditempatkan pada jabatan yang terpercaya, namun terbukti gagal.  Kilau mereka menampilkan emas, tetapi bila diuji, terbukti hanyalah timah dan rongsokan.  Mereka melakukan kegagalan dalam pekerjaan karena ketidak-setiaan.  Mereka tidak menampakkan hasil dan bersungguh-sungguh, dan tidak mempelajari segala sesuatu dari dasarnya.  Mereka tidak ingin mulai dari anak tangga yang paling bawah, dan dengan kesabaran menapaki anak-anak tangga satu persatu sampai kepada yang paling diatas.  Mereka berjalan dalam percikan-percikan bunga api (nyala yang terang dari pikiran) dari tangkai mereka sendiri.  Mereka tidak bergantung pada kebijaksanaan yang hanya Allah sendiri dapat memberikannya.  Kegagalan mereka bukanlah dikarenakan mereka tidak memiliki kesempatan, tetapi karena mereka tidak berpikiran waras.  Mereka tidak merasa yang pencapaian pendidikan mereka sangat bernilai untuk mereka sendiri, jadi mereka tidak mengembangkannya seperti mereka mengembangkan pendidikan rohani dan pengetahuan.  Pikiran mereka dan tabiat mereka tidak diseimbangkan dengan prinsip-prinsip kebenaran yang tinggi.
Biarlah orang-orang muda menjadi lebih tenang, dan mempertimbangkan setiap langkah kakinya.  Biarlah mereka menolak dosa karena itu merusakkan kecenderungan-kecenderungannya dan tidak berkenan kepada Allah.  Biarlah mereka cepat menanggapi kemungkinan-kemungkinan yang ada dalam jangkauan mereka, dan mencari kemurahan Allah guna memelihara jalan-jalan kebenaran.  Biarlah mereka mencari nasehat-nasehat dan tuntunan-tuntunan Allah, agar mereka dapat menyiapkan kehidupan mereka bagi kemuliaanNya didunia.
Didalam mengejar pendidikan, keberhasilan janganlah dijadikan sebagai suatu kesempatan dimasa depan;  dari situlah Allah membaca hati Daniel dan melihat kemurnian dari tujuannya yang memuaskan,  ketetapan hatinya yang bertujuan untuk memuliakan Allah.  Daniel tidak berjalan dalam percikan-percikan kalbunya sendiri, tetapi menjadikan Tuhan sebagai kebijaksanaannya.  Filosofi yang mulia telah dijadikan sebagai dasar pendidikannya.  Dia menerima nasehat-nasehat dari Tuhan.  Kalau saja semua murid mau menjadi seperti Daniel;  tetapi banyak murid yang justru tidak melihat perlunya meresapi disiplin yang mulia.
Kalau saja semua menyadari bahwa tanpa Kristus mereka tidak dapat melakukan apa-apa!  Mereka yang tidak mengumpulkan dirinya bersama dengan Dia akan tercerai-berai.  Pikiran-pikiran dan tindakan-tindakan mereka tidak menunjukkan tabiat yang benar, dan pengaruh yang mereka berikan akan merusakkan kebaikan.  Tindakan-tindakan kita memiliki dua sisi pengaruh; karena akan memberikan efek kepada orang lain juga kepada diri kita sendiri.  Pengaruh ini bisa menjadi berkat atau menjadi kutuk bagi orang-orang lain dengan siapa kita berhubungan.  Betapa sedikitnya kita memperhatikan kenyataan ini.  Tindakan-tindakan akan menjadi kebiasaan-kebiasaan, dan kebiasaan-kebiasaan akan menjadi tabiat, dan kalau kita tidak menjaga kebiasaan-kebiasaan kita, kita tidak akan mampu bersatu dengan agen-agen surga didalam pekerjaan penyelamatan, juga tidak dapat menyiapkan diri untuk memasuki kediaman disurga yang Yesus telah pergi untuk menyediakannya; karena tidak seorangpun akan berada disana kecuali mereka yang menyerahkan kemauan dan jalannya kedalam kemauan dan jalan Allah.  Dia yang tabiatnya telah teruji, yang telah berdiri dihadapan pengadilan, yang telah mengambil bagian dalam kemuliaan, akan berada diantara mereka yang disebut Kristus sebagai yang diberkati.
Tanpa Kristus kita tidak dapat melakukan apa-apa.  Prinsip-prinsip yang murni dari kebenaran, kebajikan, dan kebaikan, datangnya dari Allah.  Dengan tugas-tugas yang dihayati, simpati yang seperti dimiliki oleh Kristus, kasih bagi jiwa-jiwa dan kasih bagi jiwamu sendiri, karena engkau adalah milik Allah, dan telah dibeli dengan darah Kristus yang mahal, akan menjadikan engkau pekerja bersama dengan Allah, dan menganugerahi engkau dengan kuasa yang lembut tapi kuat.  Engkau harus terlebih dahulu menghargai imanmu sendiri sebelum engkau dapat memperkenalkannya kepada orang lain dengan berhasil.  Melalui teladan dan persepsi, engkau harus menunjukkan yang engkau menghormati imanmu, mempercakapkannya sebagai hal-hal yang suci.  Jangan pernah satu kalipun engkau menunjukkan sikap mengecilkan dan meremehkan bila engkau membaca Firman itu.  Kalau engkau memegang Alkitab dalam tanganmu, ingatlah bahwa engkau sedang berdiri diatas tanah yang suci.  Malaikat-malaikat ada disekelilingmu, dan kalau saja matamu terbuka, engkau akan dapat melihat mereka.  Biarlah sikapmu dijaga sehingga engkau dapat meninggalkan kesan kepada setiap jiwa dengan siapa engkau berhubungan, bahwa suasana murni dan suci ada disekelilingmu.  Satu kata sia-sia, satu tertawaan yang meledak, boleh jadi akan membawa satu jiwa kepada arah yang salah.  Mengerikan sekali akibatnya kalau tidak mempunyai hubungan yang terus menerus dengan Allah.

Kosongkan dirimu dari segala kejahatan.  Dosa-dosa yang tampaknya biasa-biasa saja, betapapun kecilnya, akan melemahkan perasaan moralmu, dan akan memadamkan kesan roh suci Allah yang ada didalam dirimu.  Perilaku dari pikiran-pikiranmu akan meninggalkan bekas-bekas yang tergores dalam jiwamu, dan semua ucapan-ucapan yang murahan akan mencemari pikiran.  Semua pekerjaan-pekerjaan jahat akan merusakkan orang-orang yang melakukannya.  Allah mau dan akan mengampuni orang-orang berdosa yang bertobat, tetapi walaupun sudah diampuni, jiwa tetap terhalangi; kuasa untuk meninggikan pikiran-pikiran yang sudah lemah jadi rusak.  Sepanjang waktu jiwa memikul bekas-bekas goresan.  Maka kemudian marilah kita mencari iman itu, iman yang bekerja dengan kasih dan menyucikan hati, agar kita boleh menampilkan tabiat Kristus kepada dunia.  --  Review and Herald, 8 Desember, 1891.













26
   DUNIA  DALAM   HIKMAT  ALLAH  TIDAK  MENGENAL  ALLAH


Kebenaran Allah itu tidak terbatas, mampu berkembang sampai batas yang tidak terukur, dan semakin kita merenungkannya, semakin tampaklah kemuliaannya.  Kebenaran telah dibuka dihadapan kita, dan perkataan-perkataan Paulus kepada orang-orang Galatia sesuai untuk kita.  Dia mengatakan : “Hai, orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu, sampai engkau tidak mau menuruti kebenaran,  bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang didepanmu?  Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu, Apakah menerima Roh melalui pekerjaan hukum Taurat, ataukah karena percaya kepada pemberitaan injil?  Adakah engkau sebodoh itu?   Kamu telah mulai dengan Roh, maukah engkau sekarang mengakhirinya didalam daging?  Sia-siakah semua yang telah kamu  alami sebanyak itu ?  Masakan sia-sia!”
“Tanpa Aku.” Kristus mengatakan, “engkau tidak dapat melakukan apa-apa.”  Orang-orang yang menerima pekerjaan dan melakukan pekerjaan itu dengan kekuatannya sendiri, pasti akan gagal.  Hanya dengan pendidikan saja tidak akan memungkinkan seseorang untuk menempati suatu lowongan pekerjaan, tidak akan menyanggupkan dia untuk meraih pengetahuan dari Allah.  Dengarlah apa yang Paulus katakan mengenai hal ini : “Karena Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan injil : dan itupun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia. Sebab pemberitaan tentang salib adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa;  tetapi bagi kita yang diselamatkan, pemberitaan itu adalah kekuatan dari Allah.  Karena ada tertulis, Aku akan membinasakan hikmat orang-orang yang berhikmat, dan kaerifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan.  Dimanakah orang yang berhikmat?  Dimanakah akhli taurat?  Dimanakah pembantah dari dunia ini?  Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan?  Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.”
Melalui keberhasilan zaman kegelapan, ditengah malam kekafiran, Allah mengijinkan manusia untuk berusaha mengalami pencarian Allah dengan hikmatnya sendiri, bukan untuk menunjukkan ketidak-mampuan mereka memuaskan Allah, tetapi agar manusia itu sendiri melihat bahwa mereka tidak akan sanggup memperoleh pengetahuan dari Allah dan Yesus Kristus AnakNya, selamat melalui wakyu dari perkataan Roh Kudus.  Pada waktu Kristus datang kedunia ini, percobaan itu telah diusahakan dengan penuh, dan hasilnya telah menjadi bukti bahwa dunia didalam hikmat Allah tidak mengenal Allah.  Bahkan didalam gereja Allah telah mengijinkan manusia untuk menguji hikmatnya sendiri dalam hal ini, tetapi kalau krisis terjadi disebabkan karena kejatuhan manusia,  Allah telah bangkit dengan kuat kuasaNya untuk membela umatNya.  Pada waktu gereja mengalami kejatuhan, pada waktu kesulitan dan tekanan menimpa umatNya, Dia dengan kemurahanNya meninggikan manusia melalui penyelamatan.  Pada waktu guru-guru yang tidak setia datang ketengah manusia, maka akan ada kelemahan, dan iman umat Allah tampaknya mulai goyah;  tetapi Allah bangkit dan membersihkan dosa-dosa, dan orang-orang benar yang percaya diangkat naik.
Ada waktu-waktu dimana kemurtadan menonjol, waktu itu kesalehan tidak dihidupkan oleh orang-orang yang seharusnya melangkah bersama Pemimpin agungnya.  Umat Allah memisahkan diri dari sumber kekuatannya, dan mengikuti kesombongan, kesia-siaan, kemewahan dan penonjolan diri.  Ada berhala didalam dan ada berhala diluar;  tetapi Allah mengirimkan Penghibur sebagai penyembuh dosa, agar umatNya boleh diperingatkan mengenai kemurtadan  dan menolak kejahatan mereka.  Kalau pernyataan kasihNya yang lebih berharga dipelajari dan dikenali dengan lebih penuh rasa syukur, maka Tuhan akan mencurahkan balsam penghiburan dan minyak kegembiraan. 
Kalau manusia menyadari bahwa perhitungan manusia itu terlalu kecil, dan meyakini bahwa kebijaksanaan mereka itu hanyalah kebodohan, maka seharusnya mereka berbalik kepada Tuhan untuk mencari Dia dengan segenap hatinya, agar mereka dapat menemukan Dia.
Telah ditunjukkan kepada saya bahwa setiap gereja yang ada diantara kita membutuhkan pergerakan yang mendalam untuk mendapat Roh dari Allah.  Kita akan dapat menuntun orang lain datang kepada salib di Kalvari.  Kita akan dapat membujuk mereka untuk memandang keatas, kepada Dia yang telah menerobos dosa-dosa mereka.  Kita harus meminta mereka untuk melihat Penebus dunia yang menderita akibat dari pelanggaran hukum Allah.  Keputusan yang telah ada ialah “jiwa yang berdosa akan mati.”  Tetapi pada salib, orang-orang berdosa Anak Bapa satu-satunya, mati menggantikan diri mereka, dan memberi mereka kehidupan.  Semua orang-orang cerdik didunia dan disurga dipanggil untuk melihat bagaimana cara kasih Bapa telah dilimpahkan keatas kita, agar kita boleh disebut sebagai anak-anak Allah.  Setiap orang yang berdosa boleh melihat dan hidup.  Janganlah meneliti pemandangan di Kalvari dengan pikiran yang tidak berhati-hati dan meremehkan.  Mungkin saja malaikat-malaikat sedang memandang kepada kita, manusia yang menerima kasih Allah itu, dan melihat kita begitu dingin, acuh tidak acuh, tidak berperasaan, sementara surga memandang kesalib dengan penuh keheranan sebagai pekerjaan penebusan yang mengagumkan untuk menyelamatkan dunia yang sudah jatuh, dan rindu melihat kerahasiaan dari kasih dan kengerian di Kalvari.  Malaikat-malaikat dengan penuh keheranan dan kekaguman melihat kepada mereka, yang baginya keselamatan besar sudah tersedia, dan heran, kasih Allah tidak membangunkan mereka, dan menuntun mereka untuk menyatakan rasa syukur dan pengabdian yang sesungguhnya.  Tetapi cara memandang yang diperlihatkan oleh warga surga tidak tampak ada diantara mereka yang mengaku sebagai pengikut-pengikut Kristus.  Betapa cepatnya kita berbicara dengan ucapan-ucapan sayang tentang teman-teman dan saudara-saudara kita, tetapi betapa lambatnya kita berbicara mengenai Dia yang kasihNya tidak ada bandingannya, yang telah ditunjukkan oleh Kristus disalib.
Kasih Bapa kita yang disurga dalam karunia melalui Anaknya yang tunggal bagi dunia, cukuplah sudah untuk mengilhami setiap jiwa, untuk mencairkan setiap hati yang keras dan tidak berperasaan menjadi simpati dan kelembutan; namun apakah makhluk-makhluk surga dapat melihat didalam diri mereka untuk siapa Kristus mati, tidak berperasaan terhadap kasihNya, kekerasan hati, dan tidak bersyukur kepada siPemberi semua kebaikan?   Apakah masalah-masalah yang tidak terlalu penting menyerap seluruh kekuatan manusia sehingga kasih Allah tidak terbalas?  Akankah Matahari Kebenaran bersinar dengan sia-sia?  Dalam perkiraan mengenai apa yang Allah telah perbuat, apakah tuntutan-tuntutanNya tidak berarti apa-apa bagimu?  Apakah kita sudah menyentuh apa yang dapat disentuh, yang dapat digarisi dengan kasih agung?  Apakah kita mau menjadi peralatan yang terpilih?  Bukankah Allah memandang kita, dan bukankah Dia telah membujuk kita untuk meneruskan terangNya?  Kita membutuhkan tambahan iman.  Kita harus menunggu, kita harus berjaga-jaga, kita harus berdoa, kita harus bekerja, memohon agar Roh Kudus boleh dicurahkan keatas kita semua dengan limpah, sehingga kita dapat menjadi terang bagi dunia.
Yesus memandang kepada dunia yang telah jatuh ini dengan perasaan kasihan yang tidak terbatas.  Dia mengambil rupa kemanusiaan bagi dirinya sendiri agar Dia dapat menyentuh dan mengangkat kemanusiaan itu.  Dia datang untuk mencari dan menyelamatkan orang yang telah hilang.  Dia meraih kerahasiaan dan kesengsaraan manusia sampai yang terdalam, untuk mengangkat manusia yang Dia temukan, makhluk yang telah dinodai dengan kejahatan, merosot karena kutukan, direndahkan oleh dosa, dan bersatu dengan setan dalam kemurtadan, kemudian mengangkat manusia itu untuk didudukkan pada takhtaNya.  Tetapi ada tertulis bahwa “Dia tidak akan gagal ataupun patah semangat,”  dan Dia meneruskan perjalanan dalam penyangkalan dan pengorbanan diri, memberikan kita contoh yang harus kita ikuti langkah kakiNya.  Kita harus bekerja seperti Yesus bekerja, meninggalkan kesenangan-kesenangan kita sendiri, berbalik dari umpan-umpan setan, menghinakan keduniawian, dan membenci kepentingan diri sendiri, agar kita boleh mencari dan menyelamatkan orang yang hilang, membawa kembali jiwa-jiwa dari kegelapan kepada terang, kedalam cahaya matahari kasih Allah.  Kita sudah terikat kepada janji untuk meneruskan dan memberitakan injil kepada semua makhluk.  Kita harus membawa kepada orang-orang yang hilang itu berita tentang Allah yang dapat mengampuni dosa, memperbaharui kehidupan, memakaikan pakaian kebenaran, membawa orang-orang berdosa kepada pikiranNya yang benar, dan mengajarinya, dan menjadikannya sesuai untuk bekerja bersama dengan Allah.
Jiwa yang bertobat hidup didalam Kristus.  Kegelapannya akan dilalukan, dan terang yang baru dari surga bercahaya menembusi jiwanya.  “Dia yang memenangkan jiwa-jiwa adalah orang-orang bijaksana.”  “Dan mereka yang bijaksana akan bersinar seperti kilau cakrawala;  dan mereka yang telah membawa banyak orang kepada kebenaran adalah seperti bintang-bintang untuk selamanya dan selama-lamanya.”  Apa yang sudah dilakukan melalui kerja-sama manusia dengan Allah adalah pekerjaan yang tidak akan pernah musnah, tetapi bertahan sepanjang zaman.  Dia yang menjadikan Allah sebagai hikmatnya, yang bertumbuh menjadi manusia utuh didalam Yesus Kristus, akan sanggup berdiri dihadapan raja-raja, dihadapan orang-orang yang disebut sebagai orang besar didunia, dan menaikkan pujia-pujian kepada Dia yang telah memanggilnya keluar dari dalam kegelapan kepada terangnya yang mengagumkan.  Ilmu-ilmu pengetahuan dan buku-buku pelajaran tidak dapat menembusi pikiran yang gelap dengan terang yang dapat dibawa oleh Anak Allah yang mulia.  Anak Allah sendirilah yang dapat melakukan pekerjaan besar untuk menerangi jiwa-jiwa.  Tidak heran Paulus menyatakan, “Aku tidak akan malu karena Injil Kristus;  karena itulah kekuasaan Allah kepada keselamatan bagi setiap orang yang percaya.”  Injil Kristus menjadi kepribadian bagi seseorang yang percaya, dan akan membuat mereka menjadi surat yang hidup, dikenal dan dibaca oleh semua orang.  Dengan cara ini ragi dari ke-Ilahi-an akan dilalukan kepada orang banyak.  Makhluk-makhluk surga mampu melihat unsur besar didalam tabiat; karena hanya kebaikan yang akan ditinggikan sama seperti kebaikan Allah.
“Tanpa Aku,”  Kristus mengatakan, “engkau tidak dapat melakukan apa-apa.”  Iman kita, teladan kita, haruslah dipertahankan dengan lebih suci daripada yang lalu.  Perkataan Allah haruslah dipelajari seperti belum pernah dipelajari sebelumnya; karena itulah persembahan yang paling berharga yang harus kita hadapkan kepada manusia, agar mereka boleh belajar mengenai jalan kedamaian, memperoleh kehidupan yang setara dengan kehidupan Allah.  Hikmat manusia yang begitu ditinggikan tenggelam kedalam ketidak-berdayaan dihadapan kebijaksanaan yang membukakan jalan yang akan dijalani oleh orang-orang tebusan Allah.  Hanya Alkitab sendirilah yang dapat memberikan arti dari perbedaan jalan yang lebar yang akan membawa kepada kehancuran dan kematian. --  Review and Herald, 15 Desember, 1891.
















27
HUBUNGAN   DARI   PENDIDIKAN   DENGAN
PEKERJAAN   ALLAH

“Janganlah mengatakan,  Baru empat bulan,  apakah sudah datang masa menuai?  Lihat, Aku berkata kepadamu, Angkatlah matamu, dan lihatlah keladang-ladang;  karena mereka sudah siap untuk dipanen.  Dan dia yang menuai akan menerima upahnya, dan mengumpulkan hasil sampai kkekehidupan yang kekal;  baik mereka yang menabur dan dia yang menuai akan bergembira bersama-sama.”
Ada banyak sekali kekurangan pekerja-pekerja yang mau pergi keladang-ladang mission, yang sungguh-sungguh dipenuhi dengan roh misionari, yang siap untuk membagikan terang kebenaran ditengah-tengah kegelapan moral dunia.  Musuh-musuh Allah setiap hari bersekongkol untuk menekan kebenaran, dan berusaha memperbudak jiwa-jiwa manusia.  Mereka berusaha untuk meninggikan Sabat palsu, dan dengan mengikat manusia didalam kesalahan, lebih menggelapkan kegelapan yang menutupi bumi, dan dengan kegelapan yang kotor untuk menutupi manusia.  Didalam zaman seperti sekarang, apakah orang-orang yang mengenal kebenaran tidak akan melalukan apapun juga, dan membiarkan kuasa kegelapan berkuasa?  Bukankah seharusnya mereka yang percaya kebenaran pada zaman sekarang ini terbangun, dan bekerja dengan seluruh kuat kuasanya sejalan dengan iman yang mereka jalankan?  Bukankah seharusnya mereka yang mengerti tentang kebenaran Allah membuat setiap pengorbanan untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus, tetap setia kepada hukum Allah?  Hari siang sudah hampir selesai, malam sudah hampir tiba, dan sungguh perlu bekerja sementara hari masih siang; karena malam akan datang, dimana orang tidak dapat lagi bekerja.  Didalam zaman seperti sekarang, kita harus membuat hal ini berada dalam pandangan kita, -- mempekerjakan setiap orang yang Allah telah persiapkan oleh mana kebenaran dapat ditanamkan dihati para manusia.  Adalah semata-mata untuk tujuan inilah, maka firman Allah dikirimkan kedunia ini, agar firman itu dapat mengendalikan kehidupan dan mengubahkan tabiat.  Adalah tugas dari setiap orang Kristen untuk berjuang sampai kepuncak kemampuannya guna menyebar-luaskan pengetahuan tentang kebenaran.  Kristus telah menugaskan para muridNya untuk pergi keseluruh dunia dan memberitakan injil kepada segala bangsa. Dengan pekerjaan besar berada didepan kita untuk menerangi dunia, kita yang merasa percaya kepada kebenaran haruslah merasakan perlunya memperoleh pendidikan yang menyeluruh didalam setiap bidang pengetahuan, dan khususnya kebutuhan kita untuk memperoleh pendidikan didalam kebenaran Alkitab.  Kesalahan dalam setiap tabiat kini diangkat sebagai kebenaran, dan adalah menjadi tugas kita dengan sungguh-sungguh untuk meneliti kata-kata yang suci itu, agar kita boleh mengetahui apa itu kebenaran, dan sanggup mengajarkannya dengan baik kepada orang lain.  Kita akan dipanggil untuk memperkenalkan alasan-alasan dari iman kita.  Kita akan berdiri didepan para hakim untuk menjawab mengenai kesetiaan kita kepada hukum Allah.  Tuhan telah memanggil kita untuk keluar dari dunia ini agar kita dapat menjadi saksi-saksi bagi kebenaranNya;  dan melalui seluruh barisan kita, para pemuda dan pemudi haruslah dilatih untuk menduduki posisi-posisi yang berguna dan berpengaruh.  Mereka diberi kesempatan untuk menjadi missionari-missionari bagi Allah; tetapi mereka tidak mungkin bekerja dengan hanya sedikit pendidikan dan pengetahuan mengenai firman Allah, dan melakukan pekerjaan suci yang ditugaskan kepada mereka.  Disetiap tempat kekurangan pendidikan yang terdapat diantara pekerja-pekerja sungguh nyata.  Kita menyadari bahwa pendidikan tidak hanya diperlukan untuk memenuhi tugas-tugas mengenai kehidupan dengan tepat, tetapi juga diperlukan untuk keberhasilan disetiap bidang yang berguna.
Dalam hal mengenai kebutuhan pendidikan bagi pekerjaan Allah, dan untuk menjalankan bermacam-macam tanggung-jawab kehidupan dengan berhasil, seharusnya betapa bersyukurnya kita karena sebuah sekolah akan dibuka di Melbourne dibawah pengarahan dari orang-orang percaya akan kebenaran pada zaman ini yang merasa prihatin.   
Demi keberhasilan dari usaha ini, demi manfaat yang perlu bagimu dan bagi anak-anakmu, marilah semua saudara dan saudari sekarang dengan satu hati berkerja-sama dengan orang-orang yang telah datang untuk memikul beban dari pekerjaan ini.  Guru-guru sudah datang dari Amerika sebagai orang-orang yang takut dan kasih akan Allah, dan bukannya tanpa pengorbanan, untuk membantu usahamu meninggikan standar kebenaran diantara umat.  Mereka rindu untuk mendidik orang-orang muda agar mengerti akan firman Allah, agar anak-anakmu dapat membukakan Firman juga kepada orang lain.  Sekarang tergantung kepada mereka yang telah diterangi oleh kebenaran didaerah ini, untuk bekerja-sama dengan usaha-usaha dari saudara-saudara dari Amerika, dengan kesadaran bahwa didalam Kristus seluruh prasangka kesukuan, seluruh perbedaan ras bangsa dikesampingkan, dan kita semua adalah bersaudara, terlibat dalam pekerjaan untuk meneruskan kerajaan sang Penebus.  Kita semua adalah satu dalam Kristus, dan harus bersatu hati didalam usaha untuk mendidik dan melatih pasukan pemuda dan pemudi dengan suatu cara agar mereka dapat menjadi orang-orang Kristen yang teguh dan seimbang, sanggup mengerti dan menerangkan Alkitab.  Kemurnian, iman, kesungguh-sungguhan dan keteguhan tabiat dalam diri mereka-mereka yang akan pergi bekerja bagi Tuhan, haruslah menjadi suatu kenyataan sehingga orang lain dapat melihat betapa baiknya pekerjaan mereka, dan menuntun kepada kemuliaan Bapa  kita yang ada disurga.  Kalau pengakuan iman kita dilanjutkan dengan kesalehan yang keluar dari hati, maka ini akan menjadi kebaikan; karena dengan itu jiwa-jiwa akan dipengaruhi untuk tunduk sebagai syarat dari keselamatan.  Allah merancang agar karuniaNya dinyatakan dari dalam diri orang-orang yang percaya, sehingga melalui tabiat seperti Kristus yang dimiliki oleh para anggota, gereja akan menjadi terang bagi dunia.
Biarlah para orang tua  berusaha sedapat-dapatnya mengirim anak-anak mereka kesekolah yang segera akan dibuka di Melbourne; karena melalui cara ini, mungkin anggota-anggota keluargamu akan mempunyai kwalitas untuk menjadi pekerja-pekerja bagi Tuhan.  Ada banyak pintu-pintu yang akan terbuka bagi para missionaridi Australia, Selandia Baru, dan kepulauan dilautan itu.  Dan tidaklah mungkin untuk mendatangkan pekerja-pekerja dari Amerika untuk mengisi pintu-pintu yang terbuka itu.  Para pekerja haruslah dididik dalam bidang ini, yang dapat melakukan pekerjaan, dan pergi sebagai pembawa terang kepada tempat-tempat yang gelap dari kepulauan ini.  Tidak banyak yang dapat pergi ke Amerika untuk mendapatkan pendidikan; dan walaupun mereka dapat pergi, hal itu tidak akan memberikan hasil yang terbaik bagi mereka maupun bagi pengembangan pekerjaan itu sendiri.  Tuhan menghendaki agar sekolah-sekolah dibangun dinegeri ini untuk mendidik para pekerja, untuk memberikan watak kepada pekerjaan dari kebenaran zaman ini diladang-ladang baru, dan membangkitkan minat didalam diri orang-orang yang tidak percaya.  Dia menghendaki agar engkau membuat pusat pendidikan dinegerimu, dimana para murid dapat dididik didalam bidang-bidang yang praktis, dan juga didalam bidang kebenaran Alkitab, agar mereka boleh dipersiapkan bagi pekerjaan dinegeri ini, menyelamatkan jiwa-jiwa dari ikatan setan.  Guru-guru boleh datang dari Amerika, sampai pekerjaan ini terbangun dengan sempurna, dan dengan cara ini suatu kerja-sama baru akan terbentuk diantara Amerika dan Australia, Selandia Baru, dan kepulauan dilautan.
Ada orang-orang muda didaerah-daerah ini yang dengan kemurahan Allah, telah dilimpahi dengan kemampuan mental;  tetapi didalam hal mengerjakan pekerjaan mereka yang terbaik, kekuatan mereka harus diarahkan dengan benar.  Mereka harus menggunakan talenta-talenta yang telah diberikan Allah guna mendapatkan ilmu pengetahuan, menjadi pekerja-pekerja yang tidak memalukan, dengan tepat membagikan perkataan kebenaran, kebijaksanaan sampai kepada keselamatan.  Talenta-talenta ini perlu diperkembang, dan karena sekolah sudah akan dibangun disini, maka tidaklah bijaksana kalau mengirim murid-murid dengan biaya besar ke Amerika.  Pekerjaan ini harus diselesaikan disini.  Ini adalah daerah penginjilan, dan setiap pribadi yang dianggap layak bagi pendidikan seperti yang diberikan oleh sekolah-sekolah kita di Amerika, haruslah mendapatkan pendidikan disini, didaerah tempat mereka akan bekerja dimasa yang akan datang.  Mereka yang memiliki kemampuan dapat dilatih disini agar mereka dapat mempergunakan pengetahuan mereka untuk pekerjaan praktis pada kesempatan pertama, dan menjadi pekerja-pekerja didalam tangan-tangan Tuhan demi penyebaran terang dan kebenaran. 
Namun walaupun tidak ada tanggung-jawab yang dibebankan kepadamu, walaupun tidak ada ladang-ladang missionary yang akan dimasuki, tetap anak-anakmu perlu mendapat pendidikan.  Pekerjaan apapun yang dipikirkan oleh para orang tua yang cocok bagi anak-anak mereka, apakah mereka ingin anak-anaknya menjadi pengusaha-pengusaha, petani-petani, akhli-akhli teknik, atau untuk mengikuti panggilan yang baik, mereka akan menuai keuntungan besar dari disiplin pendidiikan.  Anak-anakmu harus mendapat kesempatan untuk belajar Alkitab disekolah.  Mereka perlu diperlengkapi secara keseluruhan dengan latar belakang iman kita, untuk mengerti kebenaran-kebenaran Alkitab, mereka akan lebih siap mengisi posisi-posisi yang dipercaya.  Mereka akan dibentengi untuk melawan pencobaan-pencobaan yang menghadang mereka dari segenap penjuru.  Tetapi kalau mereka sudah diarahkan dan diserahkan, mereka akan siap dipanggil, seperti Daniel, untuk memikul tanggung-jawab yang penting.  Daniel adalah pejabat yang setia diistana Babilon; karena dia mempunyai rasa takut, mengasihi dan mempercayai Allah; dan dimasa pencobaan dan kehancuran, dia telah dilindungi oleh kuasa Allah.  Kita telah membawa bahwa Allah telah memberikan kebijaksanaan kepada Daniel, dan melimpahi dia dengan pengertian.
Mereka yang mendapatkan pengetahuan mengenai kehendak Allah, dan melakukan ajaran-ajaran FirmanNya, akan didapati setia ditempat manapun dia berada.  Pertimbangkanlah ini, para orang tua, dan tempatkan anak-anakmu dimana mereka dapat dididik dengan prinsip-prinsip kebenaran, dimana setiap usaha akan dilakukan guna membantu mereka meningkatkan pengabdian mereka, kalau berserah atau kalaupun belum berserah, untuk mempengaruhi mereka menjadi anak-anak Allah, dan kemudian mempersiapkan mereka untuk pergi memenangkan orang lain kepada kebenaran. 
Biarlah mereka yang mempunyai kasih akan kebenaran didalam hati mereka, meninggikan nilai dari satu jiwa yang untuknya Yesus telah mati, didalam terang yang dipantulkan dari salib di Kalvari.  Banyak orang yang merasa digerakkan oleh Roh Allah untuk pergi keladang-ladang Tuhan.  Mereka rindu untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. Tetapi karena kekurangan pendidikan dan pengajaran, mereka ini tidak mampu untuk pergi bekerja meningkatkan dan meninggikan pengikut-pengikut mereka.  Mereka yang mengajar orang lain, dirinya sendiri juga harus belajar.  Mereka perlu belajar bagaimana berhubungan dengan pikiran manusia.  Mereka harus menjadi pekerja-pekerja bersama-sama dengan Allah, menggunakan setiap kesempatan untuk menanamkan kebenaran Allah kepada orang-orang lain.  Dalam hal menjadi kaki tangan Allah untuk bekerja mengembangkan pikiran manusia dari keduniawian menjadi rohani, pekerja-pekerja haruslah dididik dan dilatih.  Dengan mereka sendiri menjadi pelajar, mereka akan lebih mengerti dengan baik bagaimana mengajar orang lain.  Mereka harus mendisiplin mental mereka, dengan melatih kemampuan yang diberikan oleh Allah dan membawa seluruh hati dan pikiran kepada tanggung-jawab untuk mendapatkan pengetahuan.  Dengan memandang kepada kemuliaan Allah, mereka harus mengerahkan segenap tenaga didalam pekerjaan, belajar sedapat mungkin, menjadi cerdas, agar mereka dapat menanamkan pengetahuan juga kepada orang-orang lain. 
Ada pekerjaan besar yang harus dilakukan didaerah-daerah ini; dan kasih akan Allah serta kasih akan jiwa-jiwa untuk siapa Allah telah mati, haruslah memberikan dorongan kepada  kita untuk menggunakan seluruh kekuatan dan tenaga mencari dan menyelamatkan orang-orang yang telah hilang.  Biarlah semua orang berdiri sebagai tentara-tentara Kristus yang setia untuk bekerja, buat dan bersama saudara-saudara yang lain, agar pekerjaan itu berhasil didalam tanganmu.  Biarlah semua orang yang terdaftar dalam usaha yang memiliki banyak kebutuhan ini mengingat, bahwa sekolah dibangun bukan semata-mata untuk keuntungan kita dan anak-anak kita sendiri, tetapi agar pengetahuan akan kebenaran ini boleh ditanamkan, dan jiwa-jiwa yang telah binasa boleh diselamatkan kedalam kerajaan surga.  Marilah, setiap orang biarlah memperhatikan pekerjaan ini, janganlah berpikir mengenai kegagalan atau patah semangat, dan Tuhan akan melakukan keajaiban-keajaiban diantara kamu.  Kalau pada saat ini kita gagal melakukan usaha memperluas dan meningkatkan pekerjaan ini, dan menarik diri karena ada hal-hal yang diatur tapi tidak sesuai dengan pendapat kita, Tuhan pasti akan melewatkan kita, dan mencari para pekerja lain yang mau bekerja didalam cara Allah, dan mengikuti tuntutan RohNya.  Oh, kalau saja semua orang mau melakukan pekerjaan ini, agar pengaruh kita boleh dipersatukan untuk menyegerakan kedatanganNya!
Mata Allah memandang kepada daerah ini; karena Dia ingin meneguhkan standarNya dan membentangkan panji-panjiNya.  Disini, diatas tanah penginjilan ini, Dia ingin melihat jiwa-jiwa yang dimenangkan kepada Kristus.  Dia ingin agar setiap orang yang mengaku sebagai seorang penginjil yang sejati, siap untuk bergabung didalam satu barisan, melakukan pekerjaannya sendiri ditempatnya masing-masing, dan semua berusaha dengan cara yang sistematis.  Dia ingin agar orang-orang melupakan kepentingan dan prasangka-prasangkanya sendiri, yang hanya akan membawa kegelapan dan keragu-raguan kepada jiwanya sendiri, kemudian mengikatkan diri dalam pekerjaan bagi orang-orang yang sudah hampir binasa.  Dia ingin agar mereka menyadari bahwa tidak ada seorangpun yang dapat hidup bagi dirinya sendiri.  Adalah karena adanya  ketidak-pedulian terhadap usaha yang tidak mementingkan diri sendiri untuk membantu orang lain,  maka banyak orang telah tersesat dan lumpuh didalam pengalaman kerohanian.  Beberapa orang sebenarnya dapat berkembang didalam pengetahuan akan Allah, kalau saja mereka tidak memisahkan diri dari saudara-saudara, menjauhkan diri dari perkumpulan dengan orang-orang percaya yang melakukan pekerjaan sesuai dengan ide-ide mereka yang terbatas.  Kalau saja orang-orang yang menghalangi ini mau melupakan kepentingannya sendiri dan membangkitkan minat didalam keselamatan jiwa-jiwa, maka perbedaan-perbedaan mereka yang tajam akan dilupakan, maka jarak diantara mereka dengan saudara-saudara tidak akan ada lagi.   Kalau mereka mau menyatukan diri, mereka tidak akan membicarakan hal-hal yang mereka anggap sebagai penolakan terhadap diri mereka, tetapi mereka akan dapat mengekang dan berdiam diri, kemudian mencari Tuhan dalam doa yang sungguh-sungguh sehingga Roh Kudus mengisi hati mereka, dan mereka akan dapat merasakan beban yang harus mereka pikul bagi jiwa-jiwa untuk siapa Kristus telah mati, maka mereka akan mendapati bahwa kegelapan telah menyingkir, dan terang serta harapan akan memenuhi jiwa-jiwa mereka.  Tidak akan ada lagi usaha meninggikan diri, mereka akan dapat diajar seperti anak-anak.  Keangkuhan akan mencair pada waktu mereka merenungkan kasih Allah, dan hati mereka akan berpijar karena disentuh oleh bara yang datang dari altar.  Kesedihan akan dilalukan, dan kegembiraan akan menggantikannya; karena kasih dan kebaikan Allah yang tidak terbatas akan menjadi tema dari kesaksian mereka.
Orang-orang yang mau mengalahkan harus terlebih dahulu keluar dari dirinya;  dan untuk  menyelesaikan pekerjaan besar ini, satu-satunya hal yang diperlukan adalah minat yang sungguh-sungguh terhadap keselamatan orang-orang lain.  Ini bukan berarti yang engkau harus menundukkan orang lain agar melakukan pekerjaan dengan cara seperti yang engkau lakukan, atau menegur mereka agar memiliki pandangan yang sama seperti pandanganmu; tetapi engkau harus berusaha untuk menghadapkan kebenaran sebagaimana yang dilakukan oleh Yesus, dan bekerja untuk menjadi berkat bagi orang lain, dengan demikian engkaupun akan diberkati oleh Allah dengan limpah.  Apa yang telah engkau lakukan dan  yang sedang engkau lakukan untuk meluaskan kerajaan Allah didalam penyelamatan jiwa-jiwa malang dari jerat setan yang penuh dengan kelicikan dan tipu daya, akan memberikan kesukaan kepada hatimu, serta akan meluaskan pendapat-pendapat dan rencana-rencanamu.  Kalau engkau membandingkan minatmu dengan kehendak Allah, engkau akan menyucikan talenta-talenta kesanggupanmu, pengaruhmu, dan pekerjaanmu bagi Allah.  Beberapa orang dari antaramu mungkin akan memutuskan untuk menggunakan kesempatan bekerja diluar rumah dan menyebarangi lautan, menyelakatkan jiwa-jiwa dari ikatan dosa dan tipu daya.  Kalau engkau mendapatkan pengalaman yang baru dan berkesan mendalam, engkau akan belajar apakah artinya berdoa dalam Roh Kudus;  dan orang-orang yang meninggalkan Allah akan dapat dipanggal kembali, akan ada kerinduan yang lebih nyata untuk belajar tentang Yesus, menjadi lebih lemah lembut dan rendah hati, daripada mencari-cari kesalahan dan kekurangan-kekurangan saudara-saudaramu; karena dengan iman engkau menerima Kristus sebagai Juru Selamatmu secara pribadi.  Percakapanmu akan lebih baik; karena hatimu sudah dikembangkan dan terisi dengan kedamaian dari Kristus, yang memberikan pengertian.  Inilah pengalaman yang Allah inginkan agar engkau mengertinya didaerah ini.
Namun kalau ingin mendapatkan pengalaman ini, langkah-langkah yang tegas harus diambil.  Metode-metode dan rencana-rencana yang akan dilaksanakan untuk melakukan pekerjaan ini haruslah sesuai dengan perintah Allah, bukan sesuai dengan pendapatmu sendiri, maka hasilnya akan lebih menguntungkan.  Usaha penginjilan akan menjadi usaha umum, dan teladan dari satu pekerja yang sungguh-sungguh yang bekerja dengan cara yang baik, akan mempengaruhi yang lain-lainnya, dan mereka juga akan pergi dan memberitakan injil.  
Roh penginjilan akan mengunjungi rumah-rumah, dan saudara-saudara akan menemukan sesuatu untuk dibicarakan dengan lebih berminat daripada mengenai kesulitan-kesulitan mereka.  Mereka akan bersemangat untuk mempertontonkan permata-permata kebenaran yang dikandung oleh Alkitab, dan gereja-gereja akan dibangun, rumah-rumah pertemuan akan didirikan dan banyak orang akan datang untuk membantu bagi Allah.  Saudara-saudara akan bergabung dalam ikatan kasih, memandang ikatan mereka itu dengan pengalaman Kristen yang baru diseluruh bagian dunia, sebagaimana mereka itu satu dalam rencana-rencana, satu didalam tujuan dari minat mereka. 
Langkah selanjutnya yang akan diambil oleh mereka yang memimpin pekerjaan ini, akan dapat dirasakan oleh orang-orang yang ada dikota ini dan didaerah-daerah yang lain, dan mereka-mereka yang ada diluar negeri akan diharapkan dapat menanggapi usaha yang dibuat untuk mengikuti Pemimpin besar; dan dengan demikian melalui pertobatan jiwa-jiwa kepada kebenaran, sejumlah puji-pujian akan diangkat bagi Dia yang duduk diatas takhta.
Pekerjaan Missionari di Australia dan Selandia Baru masih seperti bayi yang baru lahir; tetapi pekerjaan yang sama harus diselesaikan di Australia, Selandia Baru, di Afrika, India, China, dan kepulauan-kepulauan yang lain, sebagaimana yang telah dikerjakan didaerah asalnya.  Simbol yang menggambarkan seorang malaikat terbang dilangit ini merupakan pernyataan dari pekerjaan para umat Allah.  
Dalam pekerjaan ini kecerdasan surga akan melengkapi para pekerja untuk menyebarkan kabar terakhir kepada seluruh penduduk dunia.  Tetapi rencana-rencana dan pekerjaan manusia seringkali tidak sejalan dengan kehendak Allah; dan sementara ada beberapa orang dikota ini yang mengaku sebagai orang-orang yang percaya akan kebenaran menyatakan sikap mereka , “ Kami tidak menginginkan jalanMu, oh Tuhan, tetapi jalan dan cara kami sendiri,”  ada juga banyak dari antara mereka yang memohon kepada Allah agar mereka mengerti apa itu kebenaran.  Ditempat-tempat rahasia mereka menangis dan berdoa agar mereka boleh melihat terang yang ada didalam Alkitab;  dan Tuhan disurga telah menyuruh malaikat-malaikatNya untuk bekerja sama dengan para pekerja didalam membawakan rancangan-rancanganNya, agar semua orang yang merindukan terang boleh melihat kemuliaan Allah.  Kita hanya mengikuti kemana Allah membuka jalan; dan sementara kita maju, kita akan mendapati bahwa surga telah memindahkan ladang-ladang yang lebih luas dihadapan kita untuk dikerjakan, jauh melebihi kemampuan dan kepentingan kita untuk memenuhi kebutuhannya.  Kekurangan yang besar dari ladang-ladang itu, seharusnya membuat kita kepada siapa Allah telah mempercayakan talenta-talenta  dan kesanggupan-kesanggupan, terpanggil untuk mengerjakan ladang-ladang itu agar mereka dapat mengabdikan diri mereka dan segenap yang ada pada mereka kepada Allah.  Kita harus menjadi pentalayan-penatalayan yang setia, bukan hanya untuk kepentingan kita sendiri, tetapi demi karunia yang telah diberikan kepada kita, sehingga banyak jiwa-jiwa dibawa kebawah panji Pangeran Imanuel yang berlumuran darah.  Tujuan-tujuan dan pencapaian-pencapaian yang harus diraih oleh para penginjil yang berserah sangatlah luas.  Ladang untuk pekerjaan penginjilan janganlah dibatasi oleh perbedaan suku bangsa dan kasta.  Ladang itu adalah dunia ini, dan terang kebenaran haruslah disebarkan ketempat-tempat gelap yang ada didunia ini sesegera mungkin dalam waktu yang lebih singkat daripada yang disangkakan banyak orang.
Allah bertujuan untuk menempatkan para pekerja bekerja dinegerinya masing-masing guna menerangi dunia ini.  Dia merancang untuk mempekerjakan engkau dan anak-anakmu sebagai tentara-tentara mengambil bagian didalam peperangan yang menyerbu melawan kuasa-kuasa kegelapan, dan engkau tentu saja tidak akan mengabaikan berkat-berkat Allah dengan cara meremehkan kesempatan yang dihadapkan kepadamu!  Dia menghendaki engkau melibatkan diri dalam pertentangan itu, berjuang bersama-sama bagi kemuliaanNya, bukan untuk mencari keunggulan, bukan untuk berjuang meninggikan diri sendiri dengan merugikan orang lain.  Dia akan melimpahimu dengan roh missionari yang sejati, yang meningkatkan, memurnikan, dan mengagungkan apapun yang disentuhnya, juga memurnikan dan mengagungkan dan memperbaiki semua orang yang dengan sukarela mau berada dibawa pengaruhnya;  karena setiap pekerja yang bekerja sama dengan makhluk-makhluk surga akan diperlengkapi dengan kuasa dari atas, dan memantulkan tabiat Kristus.  Roh penginjil yang sejati akan menyanggupkan kita untuk lebih dalam menghargai perkataan dari Doa Tuhan Yesus, pada waktu Dia mengajar kita untuk berdoa, “Datanglah kerajaanMu.  Jadilah kehendakMu dibumi, maupun disurga.”  Roh penginjil akan meluaskan pikiran-pikiran kita, dan membawa kita kedalam persatuan dengan orang-orang yang telah merenungkan pengaruh Roh Kudus yang tersebar.
Allah akan meyerakkan awan-awan yang berkumpul menutupi jiwa-jiwa didaerah ini, dan mempersatukan semua saudara-saudara kita dalam Kristus Yesus.  Dia akan mengikat kita dalam persatuan orang-orang Kristen, dan kita akan dipenuhi akan kasih kepada jiwa-jiwa yang untuknya Kristus telah mati.  Kristus mengatakan,   “Inilah HukumKu, ialah agar engkau mengasihi satu sama lain, sebagaimana Aku telah mengasihi kamu.”  Dia menghendaki kita bersatu hati dan menyatukan rencana untuk melakukan pekerjaan besar yang telah dibebankan kepada kita.  Saudara-saudara haruslah berdiri bahu membahu, menyatukan doa-doa mereka pada takhta kemuliaan, agar mereka boleh menggerakkan tangan Yang Maha Kuasa.  Surga dan dunia kemudian akan dapat dihubungkan melalui pekerjaan ini, dan akan ada kesukaan dan kegembiraan dihadapan para malaikat-malaikat Allah, pada waktu domba yang hilang ditemukan dan dipulihkan.
Roh Kudus, yang mencairkan dan melembutkan hati manusia akan menuntun manusia untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan Kristus.  Mereka akan memperhatikan perintah, “Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah!  Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta disurga yang tidak akan habis.”  Kristus menyerahkan diriNya sendiri bagi kita, dan pengikut-pengikutNya diminta untuk menyerahkan diri mereka sendiri, dengan talenta-talenta mereka, kepentingan-kepentingan dan kesanggupan-kesanggupan mereka, kepadaNya.  Apa lagi yang dapat dibuat oleh Tuhan bagi manusia lebih daripada apa yang telah dilakukannya?  Dan apakah kita tidak akan menyerahkan kepadaNya, semua yang kita punya dan sebagaimana kita ada, melakukan pengorbanan diri, dan penyangkalan diri?  Kalau kita adalah murid-murid Kristus, maka itu akan dinyatkan keseluruh dunia melalui kasih kita kepada orang-orang untuk siapa Yesus telah mati.
Adalah melalui roh kasih, maka injil dibawa kepadamu, dan kepada semua orang yang memiliki pengetahuan akan Allah.  Kita diminta tidak hanya semata-mata untuk mengagumi manusia-manusia yang telah digunakan oleh Allah, tetapi lebih penting adalah membuat diri kita layak digunakan sebagai pekerja-pekerja Allah.  Adalah RohNya yang mengilhami usaha-usaha mereka, dan setiap hari Dia dapat melimpahkan berkat keatas pekerja-pekerjaNya dengan keberanian yang sama, kesungguh-sungguhan, ketekunan, dan pengabdian.  Adalah Yesus yang memberikan orang-orang ini karunia, kekuasaan, keteguhan, dan ketekunan, dan Dia akan berkeinginan untuk melakukan yang sama bagi setiap orang yang mau menjadi penginjil sejati.
Allah telah memulaikan pekerjaanNya dinegeri  ini, dan gereja  haruslah bersatu dengan agen-agen surga, melakukan kegiatan-kegiatan yang suci, dan melatih kekuatan-kekuatan mereka menjadi lebih tepat guna untuk menyelamatkan jiwa-jiwa  dan memuliakan Allah.  Kami yang telah melihat terang kebenaran, dipanggil untuk bekerja menyebar-luaskan, untuk membangkitkan tanggung-jawab yang besar dari pekerjaan penginjilan ini agar diselesaikan didaerah-daerah kita;  dan adalah tugas dari setiap jiwa untuk bekerja sama dengan orang-orang yang mau melakukan pekerjaan ini.  Biarlah setiap orang berusaha untuk melakukan yang terkecil sekalipun bersama dengan Kristus.  Marilah kita menyembunyikan jalan kita didalam jalan-jalan Allah, agar semua perbedaan dapat dihilangkan, dan tabiat kristus boleh dinyatakan didalam kebaikan, kesabaran, penyangkalan diri, kelembutan, kerendahan hati dan kasih.  Biarlah semua bersatu dan dengan segenap hati menggunakan kemampuan mereka membantu sekolah yang sekarang akan segera dibangun;  karena didalam tangan-tangan Allah hasil dari pekerjaan pendidikan dapat memancarkan terang kebenaran keatas semua orang.  Siapakah yang akan berdiri disamping Tuhan?  Siapakah yang sekarang melihat pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan, dan mau melakukannya?  --  Supplement to The Bible Echo, 1 September, 1892.        







































28
KEBUTUHAN   AKAN   PEKERJA-PEKERJA   YANG   TERLATIH

Saya sangat berminat dengan pengalaman yang baru-baru ini dialami oleh Pendeta Daniells, yang dalam perjalanannya dari Melbourne ke Adelaide, singgah disebuah kota bernama Nhill, untuk mengunjungi beberapa orang muda yang telah dikirim kekantor Echo sehubungan dengan naskah-naskah berita dan buku-buku kita.  Disini dia menemukan seorang muda bernama Hansen, berkebangsaan Denmark, yang berkesempatan untuk melayani diperpustakaan umum Echo,  dan menjadi seorang yang mempunyai minat untuk membaca naskah berita.  Pokok dari kebenaran yang ada dalam kolom-kolomnya menemukan tempat dihatinya, dan dia mulai membicarakannya kepada seorang teman dihotel dimana dia bekerja.  Orang ini, Tn. Williams, juga jadi ikut berminat, dan mereka meminta agar mendapat kiriman naskah-naskah berita yang lain., dan menjadi penulis setia dinaskah berita tersebut.  Pendeta Daniells mendapati mereka sedang haus untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih baik mengenai kebenaran.  Diatas meja Tn. Williams terdapat “Komentar Daniel dan Wahyu”, dan beberapa buku-buku cetakan dari orang-orang kita.  Mereka telah melihat satu orang saja  seiman dengan kita.  Mereka membeli dari Pendeta Daniells tiga buah buku   “Kebahagiaan Sejati”, dengan demikian masing-masing mereka memiliki satu buku, dan yang satu lagi mereka berikan kepada seorang penginjil.  Pendeta Daniells sangat puas dengan kunjungannya, dan mendapat dorongan semangat dari percakapannya dengan pencari-pencari kebenaran.
Orang-orang ini telah mempelajari kebenaran dari lembaran-lembaran cetakan dan Alkitab, dan telah menerima semua pokok doktrin sejauh mereka dapat mengertinya tanpa bantuan dari seorang pengkhotbah yang hidup.  Pekerjaan besar sedang berjalan terus dengan diam-diam melalui penyebaran bahan-bahan cetakan kita; tetapi alangkah besar manfaatnya kalau beberapa dari saudara dan saudari dari Amerika mau datang kedaerah-daerah ini, sebagai penanam buah-buahan, petani-petani, pengusaha-pengusaha, dan dengan nama Allah, mereka akan bekerja untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada kebenaran.  Kalau keluarga-keluarga semacam ini mau bekerja untuk Allah, Dia akan dapat menggunakan mereka sebagai pekerja-pekerjaNya.  Para penginjil tela mempunyai tempat dan tugasnya masing-masing, tetapi ada titik-titik yang tidak dapat dijangkau oleh para penginjil, tetapi dapat dilakukan oleh keluarga-keluarga yang mengunjungi orang-orang disekitar mereka dan memberikan kesan mengenai kebenaran zaman akhir kepada mereka.  Dalam hubungan bisnis, mereka dapat mendekati kelompok orang-orang yang tidak dapat dijangkau oleh penginjil-penginjil, dan mereka dapat membukakan harta kebenaran kepada kelompok orang-orang ini, dan menanamkan pengetahuan tentang keselamatan.  Dari semuanya ini, pekerjaan penginjilan yang dilakukan masih terlalu kecil; karena ladang sangat luas, dan banyak pekerja-pekerja dapat bekerja dengan berhasil dalam usaha ini.  Kalau orang-orang yang telah menerima pengetahuan kebenaran ini menyadari perlunya belajar Alkitab bagi diri mereka sendiri, kalau mereka merasakan beratnya tanggung-jawab yang dibebankan keatas diri mereka, maka sebagai penatalayan yang setia dari kemurahan Allah, mereka akan membawa terang kepada banyak orang yang sedang duduk dalam kegelapan, maka betapa banyaknya  penuaian jiwa-jiwa yang dapat dipersembahkan kepada Allah.  Kalau setiap orang menyadari perhitungan pengaruhnya kepada Allah, maka dia tidak akan menjadi orang yang santai, tetapi akan meningkatkan kemampuannya, dan melatih setiap kekuatan agar dia dapat melayani Dia yang telah membelinya dengan Darah. 
Orang-orang muda teristimewa haruslah merasa yang mereka harus melatih pikiran-pikiran mereka, dan mengambil setiap kesempatan untuk menjadi cerdas, agar mereka boleh menyerahkan pelayanan yang layak kepada Dia yang telah memberikan hidupnya yang sangat berharga bagi mereka.  Dan janganlah seorangpun membuat kesalahan terhadap dirinya dengan menganggap dirinya cukup berpendidikan dan tidak perlu lebih lanjut belajar dari buku-buku dan dari alam.  Biarlah setiap orang menggunakan kesempatan dengan mana dia akan menjadi orang yang diperkenan dihadapan Allah, dan sedapat mungkin mendapatkan wahyu dan ilmu pengetahuan.  Kita harus belajar untuk menempatkan pencapaian kita tepat diatas kekuatan yang Allah telah berikan kepada kita.  Kalau seorang muda harus mulai dari anak tangga yang paling bawah, janganlah dia kecewa, tetapi bertekadlah untuk menaiki setiap anak tangga sampai dia mendengar suara Kristus yang mengatakan,  “Anakku, datanglah lebih keatas.  Sabaslah, engkau hamba yang baik dan setia :  engkau telah setia terhadap hal-hal yang kecil, Aku akan mempercayai engkau untuk banyak hal : masuklah kedalam kesukaan Tuhanmu.” 
Kita harus membandingkan tabiat-tabiat kita dengan standar hukum Allah yang teguh.  Dalam melakukan hal ini, kita harus meneliti Alkitab, mengukur pencapaian-pencapaian  dengan perkataan Allah.  Melalui rakhmat dari Kristus, pencapaian yang tertinggi dalam tabiat sangat dimungkinkan; karena setiap jiwa yang berada dibawah pengaruh Roh Allah, pikiran dan hatinya akan diubahkan.  Untuk mengerti keadaanmu, perlu sekali mempelajari Alkitab, dan berjaga-jaga dalam doa.  Rasul-rasul mengatakan,  “Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tegak didalam iman.  Selidikilah dirimu!  Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada didalam diri kamu?”  Janganlah mereka yang lalai tetap lalai.  Mereka tidak dapat terus lalai dan menemukan pikiran Allah.  Mereka harus memandang kesalib Kalvari, dan meninggikan jiwa melalui nilai persembahan yang telah dibuat disana.  Yesus mengatakan kepada semua orang percaya,  “Kamu adalah saksi-saksiKu.”  Engkau adalah pekerja-pekerja bersama dengan Allah.  Ini adalah benar, setiap orang harus bersungguh-sungguh berjuang menggunakan setiap kekuatan untuk meningkatkan setiap kesempatan menjadi tepat guna agar dia  “tidak malas; kuat dalam roh, didalam melayani Allah.”
Setiap talenta yang telah diberikan kepada manusia haruslah dilatih agar nilainya bertambah, dan setiap perbaikan haruslah diserahkan kembali kepada Allah.  Kalau perilakumu, suaramu, dan pendidikanmu kurang baik, maka engkau tidak perlu tetap berada dalam keadaan ini.  Engkau harus selalu terus berjuang untuk mencapai standar yang paling tinggi baik dalam pendidikan maupun dalam pengalaman rohani, sehingga engkau dapat menjadi pengajar-pengajar tentang hal-hal yang baik.  Sebagai hamba-hamba Sang Raja besar, secara pribadi engkau harus menyadari yang engkau berkewajiban untuk memperbaiki dirimu sendiri dengan cara mengadakan penelitian, belajar, dan berhubungan dengan Allah.   Sabda Allah akan mempu membuat engkau bijaksana, menuntun dan menjadikan engkau sempurna didalam Kristus.  Penebus itu adalah pola yang tidak ternoda untuk diikuti oleh seluruh pengikut-pengikutNya.   Inilah kesempatan bagi anak-anak Allah untuk mengerti hal-hal yang rohani, secara bijaksana sanggup mengatur mana yang boleh dipercayakan kepadanya.  Allah tidak menyediakan jalan dimana seseorang dapat memaafkan diri agar tidak melakukan pekerjaan yang ceroboh; dan memang banyak pekerjaan semacam ini dihadapkan kepada Dia oleh orang-orang yang bekerja untuk menyegerakan kedatanganNya, tetapi tentu saja tidak dapat diterima olehNya.
Para pemuda dan pemudi, sudahkah engkau, sebagai pribadi-pribadi yang telah dibeli dengan harga yang tidak terbatas, berusaha belajar untuk menunjukkan dirimu sendiri layak bagi Allah, pekerja-pekerja yang tidak memalukan?  Sudahkah engkau membawa talenta-talenta dari suaramu yang berharga kepada  Allah, dan berusaha sekuat tenaga untuk berbicara dengan jelas, jernih, dan mudah dimengerti?  Bagaimanapun mungkin buruknya cara-cara pengucapan kata-katamu, engkau dapat memperbaiki kekurangan-kekuranganmu, dan jangan membiarkan dirimu sendiri menggunakan suara hidung atau sengau, atau berbicara dengan suara yang parau dan ucapan yang tidak jelas.  Kalau kefasihanmu berbicara cukup jelas dan dapat dimengerti, maka kesanggupanmu akan dipertambahkan.  Dan kemudian jangan meninggalkan satupun kebiasaan buruk berbicara dengan cara yang tidak benar.  Doakanlah akan hal itu, dan bekerja-samalah dengan Roh Kudus yang bekerja untuk kesempurnaanmu.  Tuhan yang menciptakan manusia sempurna pada mulanya, akan menolong engkau meningkatkan kekuatan-kekuatan fisik  dan mentalmu, membuat engkau layak sebagai pembawa beban dan tanggung-jawab dalam menyegerakan kedatanganNya.
Pada saat ini ada ribuan orang yang tidak mampu bekerja dalam penginjilan, yang tidak dapat menempati posisi-posisi yang suci, dan kehilangan arah, karena mereka gagal menghargai talenta-talenta yang diberikan Allah kepada mereka, dan tidak mengembangkan kekuatan mental dan fisik mereka, supaya mereka dapat mengisi lowongan pekerjaan yang dipercayakan dalam pekerjaan Tuhan.  Secara pribadi kami berada disini adalah sebagai uji coba, dan Tuhan sedang menguji dan mencari bukti dari kesetiaan kita kepada Dia.
Dia akan mempekerjakan kita sebagai pekerja-pekerja untuk menyebarkan terang dari SabdaNya kepada dunia.  Kalau kita menggunakan terang yang diberikan kepada kita oleh Allah dengan cara meneruskannya kepada orang lain, maka terang kita sendiri akan bertambah;  karena baginya  “orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, daripadanya akan diambil, juga apa yang ada padanya.”  Pilihan ada pada kita sendiri apa yang akan kita lakukan dengan terang yang diberikan oleh Allah.  Kita boleh berjalan didalam terang itu, atau menolak mengikuti langkah-langkah Kristus, dan kemudian memadamkannya.
Dengan mempertimbangkan terang yang telah Allah berikan, baik sekali kalau tidak ada pemuda dan pemudi yang menanyakan  “Tuhan, apakah yang Kauhendaki aku perbuat?”  Ini adalah kesalahan yang membahayakan kalau membayangkan bahwa kecuali seorang muda memutuskan untuk bekerja bagi penginjilan, tidak perlu ada usaha khusus darinya untuk melayakkan dirinya bagi pekerjaan Allah.  Apapun pekerjaan yang akan kaulakukan, perlu sekali engkau memperbaiki kemampuanmu dengan rajin belajar.  Para pemuda dan pemudi haruslah didorong untuk menghargai berkat-berkat yang berbau surga, berupa kesempatan-kesempatan untuk menjadi terlatih dan cerdas.  Mereka harus mendapat keuntungan dari sekolah-sekolah yang telah dibangun untuk tujuan menanamkan bagian dari pengetahuan yang paling baik.  Malas dan lalai untuk mencapai pendidikan adalah suatu dosa.  Waktunya sangat singkat, dan oleh karena Tuhan akan segera datang untuk menutup skenario sejarah dunia,  ada keperluan yang lebih besar untuk memperbaiki kesempatan-kesempatan dan hak-hak kita pada saat sekarang.
Para pemuda dan pemudi haruslah menampatkan diri mereka didalam sekolah-sekolah, disaluran dimana pengetahuan dan disiplin dapat diperoleh.  Mereka harus memusatkan kemampuan mereka bagi Allah, menjadi murid Alkitab yang rajin, agar mereka dapat membentengi diri terhadap doktrin-doktrin yang menyesatkan, dan tidak  disesatkan oleh kesalahan orang-orang jahat;  karena dengan rajin meneliti Alkitablah kita dapat meraih pengetahuan tentang apa kebenaran itu.  Dengan menjalankan kebenaran yang telah kita ketahui, terang yang telah bertambah akan menyinari keatas kita dari tulisan-tulisan yang suci itu.  Sementara kita menyerahkan kemauan kita kedalam kehendak Allah, sementara kita merendahkan diri dihadapanNya, kita akan mempunyai keinginan kuat untuk menjadi pekerja-pekerjaNya, pergi untuk menyelamatkan orang-orang yang binasa.  Mereka yang benar-benar berserah kepada Allah tidak akan memasuki pekerjaan dengan tujuan yang sama yang menuntun manusia untuk melibatkan diri dengan bisnis dunia hanya semata-mata untuk kehidupan, tetapi mereka akan memasuki pekerjaan tanpa ada pemikiran-pemikiran tentang dunia yang mengendalikan mereka, karena menyadari bahwa hal kedatangan Allah itu adalah suci.
Dunia ini harus mendapat peringatan, dan jangan ada satu jiwapun yang merasa puas diri dengan pengetahuan tentang kebenaran yang sedang-sedang saja seperti sekarang.  Engkau tidak tahu tanggung-jawab apa yang akan dibebankan kepadamu nantinya.  Engkau tidak tahu kemana nantinya engkau dipanggil untuk memberikan kesaksian tentang kebenaran.  Banyak orang yang harus berdiri didepan lembaga-lembaga pemerintahan;  beberapa orang lagi harus berdiri dihadapan raja-raja dan para cendekiawan dunia, guna memberikan jawaban untuk kebenaran apa yang engkau percayai.  Mereka-mereka yang hanya memiliki pengertian yang rendah mengenai kebenaran ini, tidak akan mampu memberitakan injil dengan jelas dan memberikan jawaban yang tegas sehubungan dengan iman mereka.  Mereka akan jadi ragu-ragu dan tidak akan dapat menjadi pekerja-pekerja yang layak.  Jangan ada seorangpun yang berpikir dirinya tidak memerlukan pendidikan, hanya karena dia berpikir yang dia tidak akan memberitakan injil dimimbar yang suci.  Engkau tidak mengetahui kemungkinan apa yang Allah akan minta darimu.  Ada fakta yang menyedihkan karena pemberitaan injil terhalang oleh kurangnya para pekerja yang mempunyai pendidikan untuk ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan dirinya.   Tuhan mau menerima ribuan orang untuk bekerja diladangnya yang luas yang siap dituai, tetapi banyak orang gagal melayakkan dirinya untuk pekerjaan itu.  Tetapi setiap orang yang menganut kepercayaan akan kedatangan Kristus, yang telah menyerahkan diri sebagai tentara dalam barisan Allah, haruslah menempatkan diri dimana dia boleh mendapatkan latihan dengan setia.  Selama ini orang-orang yang mengaku sebagai pengikut-pengikut Kristus menjalankan agamanya dengan perhatian yang sedikit sekali;  padahal bukanlah kehendak Allah kalau ada orang melalaikan kebijaksanaan dan pengetahuan yang telah diletakkan didalam jangkauannya. 
Betapa sedikitnya orang yang mau memampukan dirinya sendiri dalam ilmu pengetahuan yang berguna untuk menyelamatkan jiwa-jiwa!   Betapa sedikitnya orang yang mengerti tentang pekerjaan itu,  apa yang harus dilakukan dalam membangun gereja-gereja, dalam menyebarkan terang kepada mereka yang berada dalam kegelapan!  Namun Allah telah mempercayakan pekerjaan kepada setiap orang.  Kita harus bekerja untuk keselamatan kita sendiri dengan takut dan gemetar; karena Allahlah yang bekerja didalam diri kita, baik untuk bersedia dan untuk melakukan apa yang disukai Allah.  Dalam pekerjaan penyelamatan, ada kerja sama antara manusia dengan utusan-utusan yang mulia.  Walaupun banyak seruan dari manusia sehubungan dengan usahanya yang kurang, namun Tuhan tetap tidak dapat melakukan apapun juga untuk menyelamatkan jiwa kalau tidak ada kerja sama dari manusia.  Sabda Allah jelas dan mudah dimengerti mengenai pokok masalah ini, namun kalau begitu banyak orang yang bergantung pada kerja sama dengan utusan-utusan surga, manusia bertindak sendiri seakan-akan mereka mampu mengenyampingkan tuntutan-tuntutan Allah, dan membiarkan hal-hal kekekalan harus menunggu.  Mereka bertindak seakan-akan mereka dapat mengatur hal-hal yang rohani agar sesuai dengan diri mereka, dan mereka menempatkan hal-hal kekekalan dibawah kepentingan masalah duniawi dan bersifat sementara.  Tetapi betapa sombongnya orang-orang yang berhubungan dengan apa yang paling mudah menguap dan paling mudah hilang.
Dimanakah orang-orang yang dapat menjadi pekerja-pekerja bijaksana bersama dengan Allah?  Rasul mengatakan,  “Engkau adalah tanah pertanian Allah, engkau adalah bangunan Allah.”  Apakah manusia mau percaya, bahwa mereka kemungkinan akan berada dibawah tekanan situasi untuk memasuki beberapa posisi penting, kalau mereka lalai melatih dan mendisiplin diri sendiri bagi pekerjaan itu?  Maukah mereka membayangkan, mungkinkah mereka  dapat menjadi alat-alat yang dipoles didalam tangan-tangan Allah bagi keselamatan jiwa-jiwa untuk siapa Kristus telah mati, kalau mereka mengabaikan kesempatan untuk ditempatkan sesuai dengan perintah agar memperoleh penyesuaian bagi pekerjaan itu?   Perjuangan kita bukanlah melawan daging dan darah, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat diudara.  Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.”   Setiap orang perlu meningkatkan kecakapan dan kesempatan-kesempatan yang telah diberikan oleh Allah, agar secara pribadi boleh menjadi pekerja-pekerja bersama dengan Allah.
Secara berkesinambungan Allah sedang bekerja bagi kita agar kita boleh mengikuti Dia.  Dia telah mengaruniakan kekuatan fisik, mental, dan moral kepada kita, dan kalau kita menjadi lebih baik sebagaimana seharusnya, kita akan dapat menghadapi kekuatan supranatural dari  kuasa kegelapan dan mengalahkannya.  Yesus telah menunjukkan jalan kehidupan, Dia telah menyatakan terang kebenaran, Dia telah memberikan Roh Kudus, dan melimpahi kita dengan segala sesuatu yang perlu bagi kesempurnaan kita. 
Tetapi keuntungan-keuntungan ini tidak dikenali, kita mencari kesempatan-kesempatan dan hak-hak kita, namun gagal untuk bekerja sama dengan makhluk-makhluk surga, opleh karenanya juga gagal menjadi pekerja yang mulia dan cerdas bagi Allah.  Bagi orang-orang yang melihat jalannya sendiri lebih menarik daripada jalan Allah, tidak dapat digunakan dalam pelayananNya, karena dia akan salah menyatakan tabiat Allah, dan akan menuntun jiwa-jiwa menjauh dari penerimaan pelayanan bagi Allah.
Orang-orang yang bekerja bagiNya haruslah benar-benar disiplin, agar mereka dapat berdiri sebagai saluran-saluran yang setia.  Mereka harus menjadi para pria dan wanita yang mau meneruskan rencana-rencana Allah demi perbaikan pikiran orang-orang yang datang kepadanya.  Mereka harus bersatu dengan seluruh penghuni surga yang berusaha untuk memenuhi kehendak Allah dalam penyelamatan dunia yang hilang.  Kristus telah mengorbankan dirinya sendiri, yang adil bagi yang tidak adil, Dia telah mati disalib Kalvari, dan Dia telah memerintahkan pekerja-pekerja untuk bekerja menyelesaikan  kasih penebusan yang besar;  karena manusia bekerja sama dengan Allah dalam usaha menyelamatkan yang binasa.  Bila mengabaikan tugas-tugas gereja, kita mendapati adanya kelambatan dalam memenuhi tujuan Allah;  tetapi kalau manusia gagal menyelesaikan pekerjaan mereka, adalah lebih baik kalau mereka tidak pernah dilahirkan.
Kejahatan besar akan terjadi menyusul kelalaian untuk bekerja sama dengan Allah; karena kehidupan kekal juga akan hilang.  Keberhasilan kita menjadi utusan surga tergantung pada kesungguh-sungguhan kita didalam memenuhi syarat-syarat diatas mana kekekalan akan diberikan.  Kita harus menerima dan menuruti Sabda Allah, kita tidak dapat menjadi orang-orang yang santai, dan larut dengan keadaan sekarang.  Kita harus melatih dan mendidik diri kita sendiri sebagai tentara-tentara Kristus yang baik.  Kita harus meluaskan pekerjaan kita, dan menjadi pekerj-pekerja yang mau bekerja sama dengan Allah.  --  Review and Herald, 14 Pebruari, 1893.



  





























29
KEPADA   PARA  GURU   DAN   PARA  MURID

KEPADA  PARA  GURU DAN PARA MURID DIPERGURUAN TINGGI DI BATTLE  CREEK
DAN DISELURUH LEMBAGA-LEMBAGA PENDIDIKAN KITA


Dalam malam-malam musim semi, pesan-pesan telah diberikan kepada saya untuk diberikan kepadamu di Battle Creek, dan kepada seluruh sekolah-sekolah.  Sementara ada didalam perintah Allah agar kekuatan-kekuatan fisik haruslah dilatih sebaik mungkin seperti melatih mental, namun latihan fisik haruslah selaras dengan keharmonisan dari pelajaran-pelajaran yang diberikan oleh Yesus Kristus kepada murid-muridNya.  Apa yang diberikan kepada dunia haruslah tampak didalam kehidupan orang-orang Kristen, sehingga didalam pendidikan dan pelatihan, pesuruh-pesuruh surga tidak perlu tercatat didalam buku-buku bahwa para murid dan para guru didalam sekolah-sekolah kita adalah “pencinta-pencinta kesenangan lebih daripada pencinta Allah”.  Jadi setan dan malaikat-malaikatnya memasang jerat-jerat menghadang jiwamu, dan dia bekerja mengintai para guru dan para murid, dengan suatu cara tertentu membujuk mereka melibatkan diri dalam latihan-latihan dan kesenangan-kesenangan yang dapat menyerap minat mereka, tetapi juga akan menguatkan kuasa tabiat yang paling rendah, dan menyebabkan selera dan nafsu mengambil tempat sebagai yang utama, dan menghalangi jalan dan pekerjaan Roh Kudus Allah didalam hati manusia.
Apa yang dikatakan oleh Roh Kudus kepadamu?  Kuasa dan pengaruh apakah yang diberikan oleh Roh Kudus kedalam hatimu selama acara pertemuan di General Conference ataupun di Konferens-konferens dinegeri lain?  Apakah engkau telah memperhatikan dirimu sendiri?  Apakah guru-guru disekolah merasa yang mereka perlu memberikan perhatian?  Kalau Allah telah menunjuk mereka menjadi guru-guru dari orang-orang muda, mereka adlah juga “penjaga domba-domba.”  Mereka bukanlah bekerja disekolah untuk mencatat rencana-rencana latihan dan permainan-permainan untuk mendidik para petinju;  mereka bukan berada disitu untuk merendahkan hal-hal yang suci ketingkat yang sama dengan hal-hal yang umum.  Saya sedang berbicara kepada para guru-guru dengan pesan untuk perbaikan-perbaikan.  Semua guru memerlukan pelatihan, pertukaran penempatan.  Allah telah menunjukkan bahwa ini haruslah membuat pekerjaan menjadi praktis dan berguna;  tetapi engkau telah berbalik dari rencana Allah, untuk mengikuti usulan-usulan manusia dan yang menurunkan kehidupan kerohanian.  Tidak ada setitikpun dari pengaruh pendidikan dibidang itu yang sesuai bagimu untuk menghadapi pertentangan besar dizaman akhir ini.  Pendidikan apakah yang diterima oleh para guru dan para murid?  Apakah Allah telah bertujuan dan merencanakan jenis latihan ini untukmu, ataukah itu datang dari rencana-rencana dan pemikiran-pemikiran manusia?  Bagaimana pikiran ini disediakan untuk merenung dan bermeditasi, memikir dengan sungguh-sungguh, berdoa dengan tekun, yang keluar dari hati yang telah dilembutkan oleh Roh Kudus?   “Sebagaimana dizaman Nuh, demikianlah juga pada hari dekat dengan kedatangan Anak manusia.”  “Dan Allah melihat kejahatan manusia sudah sangat besar didunia, dan bahwa pemikiran dan mata hatinya adalah jahat semata-mata.”    
Tuhan menunjukkan kepada saya perlunya membangun sekolah di Battle Creek yang tidak mengikuti pola sekolah-sekolah lain yang sudah ada.  Kita harus mempunyai guru-guru yang akan memelihara jiwa-jiwa mereka tetap kasih dan takut akan Allah.  Guru-guru harus diajar mengenai hal-hal yang rohani untuk mempersiapkan orang-orang lain berdiri teguh pada masa krisis mencobai kita;  tetapi dalam beberapa hal sudah terjadi penyimpangan dari rencana Allah.  Kesenangan-kesenangan menghalangi pekerjaan dari Roh Kudus lebih daripada yang lainnya, dan Tuhan menjadi sedih karenanya.  
  Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang  jahat dari depan mataku (tetapi jangan berhenti sampai disini; majulah terus mengikuti Terang dunia);  belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!  Marilah, baiklah kita beperkara!  --  firman Tuhan  --  Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.”  Disinilah ladangmu tempat untuk melatih intelektualmu dan memberikan pergantian latihan kepadamu.  “Kalau engkau mau dan menurut, engkau akan makan yang terbaik dari negeri ini.”
“Bagaimana ini, kota yang dahulu setia sekarang sudah menjadi sundal!  Tadinya penuh keadilan dan disitu selalu diam kebenaran, tetapi sekarang penuh pembunuh.  Perakmu tidak murni lagi dan arakmu bercampur air.  Para pemimpinmu adalah pemebrontak dan bersekongkol dengan pencuri.  Semuanya suka menerima suap dan mengejar sogok.  Mereka tidak membela hak anak-anak yatim, dan perkara janda-janda tidak sampai kepada mereka.”  “Hai seisi rumah Yakub, marilah, dan mari kita berjalan didalam terang Tuhan.”  
Saya mengkhawatirkan engkau di Battle Creek.  Guru-guru datang karena ada pengaduan dan dengan hukuman yang sangat terperinci bagi murid-murid yang melakukan pelanggaran ringan, bukan dengan tujuan yang keji, tetapi sekedar kelalaian; atau keadaan timbul bukan adanya dosa karena menghina peraturan yang telah dibuat dan memang seharusnya tidak dilonggarkan kalau dilanggar, namun murid yang bersalah itu telah diperlakukan seakan-akan dia telah melakukan dosa yang sangat menyedihkan.  Sekarang saya meminta para guru mempertimbangkan, dimanapun engkau berada sadari dirimu sendiri apakah engkau menjalankan keadilan berlawanan dengan hati nurani;  engkau bukan saja menyalahi peraturan itu sendiri, tetapi juga engkau terlalu tajam, terlalu kejam terhadap murid-murid; dan lebih dari ini, ada pertentangan diantara dirimu dengan Allah.  Engkau tidak meluruskan jalan bagi kaki-kakimu, karena orang yang timpang akan berbalik dari jalan itu.  Engkau telah meninggalkan jalan-jalan yang aman.  Saya mengatakan “guru-guru”, dan tidak menyebutkan nama tertentu.  Saya serahkan kembali kembali kepada kata hatimu sendiri untuk memperbaikinya.  Tuhan Allah orang Israel telah berulang kali menempamu.  Tetapi waktu dari terang besar dimana secara ajaib Roh dan kekuasaan Allah akan dinyatakan, adalah waktu dari kebinasaan, kalau terng itu tidak diperbaiki.  Maukah engkau mempertimbangkan Yeremia 17 : 5-10;  18 : 12-15?  Karena hampir memastikan diri berada dibawah penolakan Allah.  Terang telah bersinar dengan berkas-berkas cahaya yang jelas dan tegas keatasmu.  Apakah yang telah dibuat oleh terang ini kepadamu?  Kristus, Kepala Gembala sedang memandang engkau dengan gelisah dan bertanya,  “Dimanakah kawanan domba yang telah kuberikan kepadamu , kawanan domba yang indah?”  “Sebab itu pada hari ini Aku bersaksi kepadamu, bahwa Aku bersih, tidak bersalah terhadap siapapun yang akan binasa.  Sebab itu Aku tidak lalai memberitakan seluruh maksud Allah kepadamu.  Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperolehNya dengan darah AnakNya sendiri.”  “Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri.”
Guru-guru yang tidak memiliki peningkatan pengalaman rohani itu, yang tidak mempelajari pelajaran-pelajarannya setiap hari disekolah Kristus, sehingga mereka boleh menjadi teladan bagi kawanan domba, tetapi yang mementingkan penerimaan upahnya, tidaklah sesuai untuk menduduki posisi yang saleh, sangat saleh.  Karena tulisan-tulisan ini ditentukan bagi semua sekolah-sekolah yang didirikan sebagaimana Allah telah merancangnya, menurut pola dan contoh-contoh dari sekolah-sekolah para nabi, mengadakan kelas-kelas pengetahuan yang lebih tinggi  --  tidak mencampurkan yang tidak berharga dengan perak, dan anggur dengan air --  sebagai pernyataan dari prinsip-prinsip yang berharga.  Pendapat-pendapat yang salah dan praktek-praktek yang tidak baik akan mencemari yang murni, dan merusakkan apa yang seharusnya dijaga tetap murni, dan dipandang oleh dunia, oleh para malaikat, dan oleh semua manusia, sebagai lembaga Allah  --  sekolah dimana mengutamakan  pendidikan untuk mengasihi dan takut akan Allah.  “Dan inilah hidup kekal itu, yaitu agar mereka mengenal Engkau satu-satunya Allah yang benar, dan Yesus Kristus, yang telah Engkau utus.”  “Bukan memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.”
Biarlah semua guru yang mengaku sebagai orang-orang Kristen mau mempelajari pelajaran-pelajaranNya setiap hari disekolah Kristus.  “Pikullah kuk Aku, dan belajarlah dari Aku; karena Aku lembut dan rendah hati : dan engkau akan mendapatkan perhentian bagi jiwamu.”  Aku bertanya kepadamu,  Apakah setiap guru disekolah memikul kuk Kristus, ataukah memindahkan kuk dari pundaknya sendiri kepundak orang lain, kuk yang mereka sendiri tidak mau memikulnya, tajam, menyakiti, menekan;  dan ini juga, sementara mereka sendiri memikulnya dengan longgar terhadap Allah, setiap hari menyakiti orang lain didalam hal yang kecil maupun yang besar, dan membuatnya nyata dalam perkataan-perkataannya, dan rohnya, dan dalam tindakannya,  mereka bukanlah contoh yang tepat bagi para muridnya, dan apakah mereka tidak merasakan yang mereka berada dibawah disiplin Guru besar yang pernah ada didunia?  Kebutuhan mereka adalah pembentukan yang lebih tinggi dan suci disekolah di Battle Creek, dan disekolah-sekolah lain yang telah melihat cetakan dari mereka.  Tata cara dan tindakan-tindakan dari sekolah Battle Creek akan diteruskan kegereja-gereja,  dan detak jantung dari sekolah itu akan dirasakan oleh seluruh orang percaya. 
Allah tidak pernah memerintahkan untuk menggunakan ribuan dollar guna memperluas dan mengadakan penambahan-penambahan dilembaga Battle Creek.  Sekarang saja sudah lebih dari mencukupi.  Lebih baik menggunakan uang yang berlebih dan membangun pekerjaan yang sederhana diladang lain, untuk menyebarkan pekerjaan ini.  Saya telah mengucapkan perkataan-perkataan Allah dalam hal ini.  Ada alasan-alasan yang tidak dapat dilihat oleh banyak orang, saya tidak mempunyai hak untuk membukanya dihadapanmu sekarang;  tetapi saya mengatakan didalam nama Tuhan, engkau akan membuat kesalahan bila menambah bangunan-bangunan lagi;  karena dipusat Battle Creek, berbagai tanggung-jawab yang ada sudah terlalu banyak berada disatu lokasi.  Kalau tanggung-jawab ini dibagi-bagi dan ditempatkan dilain-lain lokasi, itu akan jauh lebih baik daripada berdesakan dengan begitu banyak di Battle Creek,  karena ini sama artinya merampas hak keuntungan yang sebenarnya Allah telah sediakan bagi ladang-ladang miskin yang lainnya. 
Disekolah terdapat banyak sekali penguasa-penguasa yang suka memerintah terhadap anak-anak Allah.  Didalam dirinya hanya ada sedikit sekali kerohanian dan lebih banyak meninggikan dirinya.  Tetapi orang-orang yang berada dibawah perintah Roh Allah, yang berada dibawah peraturan Kristus, akan dapat menjadi contoh bagi kawanan domba; dan bila Kepala Gembala itu nanti datang kembali, mereka akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak pernah akan lenyap. 
“Demikianlah juga kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua.  Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab :  “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”  Karena itu rendahkanlah dirimu dibawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikanNya pada waktunya.”   “Tanpa Aku,” kata Kristus,  “Engkau tidak dapat melakukan apa-apa.”  Bekerja dan ajarlah, bekerjalah dalam jalan-jalan Kristus, maka kemudian engkau tidak akan pernah lagi bekerja dalam kelemahanmu, tetapi akan mendapat kerja sama dari kemuliaan yang dipersatukan dengan kemampuan manusia seperti yang diberikan oleh Allah.  “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memelihara kamu.  Sadarlah dan berjaga-jagalah! (bukan untuk menendang bola kaki dan mengajar dirimu sendiri dalam permainan yang dilarang, yang akan membuat semua orang Kristen malu karena aib sesudahnya)  “Sadarlah dan berjaga-jagalah!  Lawanmu si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.”  Ya, dia ada disekitarmu dan memperhatikan kesenangan-kesenanganmu, menangkap setiap jiwa yang ditemukannya sedang tidak waspada, menaburkan benihnya dalam pikiran manusia, dan mengendalikan intelektual manusia.  Demi Kristus hentikanlah hal-hal demikian diperguruan tinggi Battle Creek dan pertimbangkan hasil dari pekerjaanmu mengubahkan hati dan tabiat dan prinsip-prinsip,  karena kesenangan-kesenangan semacam ini ditiru dari sekolah-sekolah yang lain.  Engkau telah berjalan secara pasti dalam jalan orang-orang kafir, dan bukan dalam pola Yesus Kristus.  Setan ada didalam lingkungan sekolah;  dia menghadiri setiap acara latihan diruang-ruang kelas.  Para murid yang pikirannya telah digairahkan  dalam permainan-permainan mereka, tidak berada dalam kondisi siap untuk menerima pengajaran, nasehat, teguran, yang sangat diperlukan dalam kehidupannya yang sekarang dan hidup kekal dimasa depannya.
Tentang Daniel dan teman-temannya, Alkitab mencatat :  “Karena kepada keempat orang muda ini, Allah memberikan mereka pengetahuan dan ketrampilan untuk mempelajari semua pelajaran dan kebijaksanaan : dan Daniel mempunyai pengertian dalam khayal-khayal dan mimpi-mimpi.”  Dengan perilaku yang bagaimanakah engkau mempersiapkan diri bekerja sama dengan Allah?  “Mendekatlah kepada Allah, dan Dia akan mendekatkan diri kepadamu.”  “Tolaklah iblis dan ia akan lari daripadamu.”  Biarlah juga menu makanan dipelajari dengan baik;  menu itu tidak menyehatkan.  Bermacam-macam makanan kecil yang dibuat sebagai pencuci mulut adalah sangat membahayakan dan bukannya menyehatkan,  dan dari terang yang diberikan kepada saya, disana seharusnya diadakan perubahan didalam penyediaan makanan.  Disana seharusnya ada koki yang trampil dan akhli, yang dapat memberikan cukup makanan sehat kepada para murid yang lapar.  Pendidikan didalam hal penyediaan meja makan ini tidaklah benar, tidak menyehatkan ataupun memuaskan, dan sangat diperlukan adanya reformasi.  Para murid ini adalah akhli-akhli waris Allah, dan prinsip-prinsip dalam hal makanan yang tepat serta menyehatkan haruslah dibawa kedalam sekolah berasrama ini.  Porsi-porsi dari makanan lunak,  sup dan makanan cair, atau kebebasan menggunakan makanan berdaging, adalah makanan yang tidak menyehatkan bagi otot-otot, bagi pencernaan, atau pikiran yang jernih.  Betapa lambatnya kita belajar!  Dari segala lembaga yang ada didunia ini, sekolah adalah lembaga yang paling penting!  Disini, pertanyaan-pertanyaan tentang menu makanan haruslah dipelajari;  dan jangan mengikuti selera, atau perasa, atau model, atau gagasan dari siapapun juga;  yang diperlukan adalah reformasi besar; karena cacat seumur hidup akan menjadi hasil dari tata cara memasak yang dilakukan sekarang.  Dari semua jabatan-jabatan penting diperguruan tinggi, yang pertama adalah dia yang dipekerjakan untuk mengatur penyediaan makanan bagi para murid yang lapar itu;  karena kalau pekerjaan ini dilalaikan, maka pikiran tidak akan siap untuk melakukan tugasnya, karena perut diperlakukan dengan tidak wajar dan tidak dapat bekerja dengan sebaiknya.  Pikiran yang kuat sangat diperlukan.  Intelektual manusia harus berhasil dikembangkan, dikuatkan, dipertajam dan digiatkan,  juga harus dibiasakan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan berat, kalau tidak, akan menjadi lemah dan tidak tepat guna.  Kekuatan otak dibutuhkan untuk berpikir dengan kesungguh-sungguhan;  dilatih untuk menyelesaikan masalah-masalah rumit dan menguasainya, kalau tidak maka daya pikir dan kecerdasan dari pikiran itu akan menurun.  Pikiran itu haruslah berdaya-cipta, mampu bekerja dan bergumul,  agar memberikan kekuatan dan kekebalan kepada intelektual; dan kalau organ-organ tubuh tidak dipelihara dalam kondisi yang sehat dengan makanan yang bergizi dan menguatkan, maka otak tidak akan menerima bagian gizi untuk bekerja.  Daniel mengerti akan hal ini, dan dia memenuhi dirinya dengan makanan yang sederhana dan bergizi, serta dia menolak makanan mewah yang datang dari meja makan raja.  Makanan-makanan kecil pencuci mulut membutuhkan waktu yang sangat banyak untuk menyiapkannya, dan kebanyakan dari makanan-makanan itu merusakkan kesehatan.  Makanan padat yang harus dikunyah akan lebih baik daripada makanan lunak ataupun makanan cair.  Saya menekankan hal ini sebagai hal yang penting.  Saya mengirimkan peringatan keperguruan tinggi di Battle Creek, untuk pergi kelembaga-lembaga yang lain.  Belajarlah terus mengenai pokok pelajaran ini, dan biarkan para murid itu meraih pendidikan yang benar dalam hal menyediakan makanan yang utuh bergizi, padat dan menggugah selera, yang dapat memberi gizi kepada seluruh system organ tubuhnya.  Dimasa lalu dan dimasa sekarang, mereka tidak memiliki latihan dan pendidikan yang tepat mengenai makanan yang sangat menyehatkan, untuk memberikan kekuatan kepada urat dan otot-otot, juga kepada otak dan kekuatan-kekuatan syaraf.
Intelektual haruslah dijaga secara menyeluruh agar disiagakan dengan pekerjaan yang baru, yang tekun dan dengan sepenuh hati.  Bagaimanakah hal itu dapat dilakukan?  Kekuasaan Roh Kudus haruslah memurnikan pikiran-pikiran dan membersihkan jiwa-jiwa dari kemerosotan moral.  Kebiasaan-kebiasaan buruk tidak hanya merendahkan jiwa, tetapi juga menurunkan intelektual.  Daya ingat akan tertekan karena diletakkan diatas mezbah dari pekerjaan-pekerjaan yang hina dan menyakitkan.  “Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.”  Kalau para guru dan para murid mau menyerahkan jiwanya, tubuhnya dan rohnya kepada Allah, dan membersihkan pikiran-pikirannya melalui penurutan kepada hukum-hukum Allah, mereka akan terus menerus menerima  kelimpahan kuasa baru bagi fisik dan mental.  Maka kemudian hati akan merindukan Allah, dan doa yang sungguh-sungguh untuk mendapatkan persepsi yang jernih.  Tempat dan pekerjaan dari Roh Kudus bukanlah untuk dipergunakan oleh manusia seperti yang banyak disangka orang, tetapi untuk digunakan oleh Roh Kudus, untuk membentuk, membangun dan menyucikan setiap kekuatan.  Menyerahkan bagian-bagian dari tubuh kita kepada hawa nafsu akan merusak otak dan kekuatan syaraf, dan walaupun orang tersebut mengaku sebagai orang yang beragama, mereka tidak akan pernah dapat menjadi pekerja-pekerja yang dapat digunakan oleh Allah;  karena dia melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak bersih, yang meghancurkan tenaga syaraf yang vital.  Dosa dari kekotoran akan mengurangi kekuatan fisik dan kemampuan mental, dengan demikian, segala sesuatu seperti tekanan kepada mental, dalam waktu yang singkat akan menjadi jenuh.  Daya ingat menjadi kacau, dan betapa beratnya beban yang kita hadapkan kepada Allah!
Kemudian kalau saya melihat kepada skenario yang dihadapkan kepada saya;  pada waktu saya memperhatikan bahwa sekolah-sekolah yang didirikan diberbagai tempat, kemudian berjatuhan ketingkat yang jauh lebih rendah dari sekolah-sekolah para nabi, saya mengalami tekanan yang luar biasa.  Latihan fisik telah dianjurkan oleh Allah yang Maha Bijaksana.  Beberapa jam dari setiap hari haruslah disisihkan untuk pendidikan yang berguna dalam bidang pekerjaan yang dapat menolong para murid belajar melakukan tugas-tugas sehari-hari yang sangat penting bagi semua orang muda kita.  Tetapi justru pelajaran ini dikesampingkan, dan sebagai gantinya, hiburan-hiburan diperkenalkan, yang semata-mata hanya memberikan latihan, tetapi tanpa ada berkat apapun untuk melakukan tindakan-tindakan yang baik dan benar.
Para murid itu, setiap murid, membutuhkan pendidikan yang menyeluruh didalam melakukan tugas sehari-hari.  Waktu yang digunakan untuk latihan fisik, yang kemudian selangkah demi selangkah, menuntun kepada yang berlebihan, bila digunakan untuk  permainan-permainan serta latihan-latihan olah-tubuh yang dilakukan sesuai dengan jalan Kristus, maka berkat Allah akan dicurahkan kepada mereka yang melakukannya.  Semua mereka harus ditamatkan dari sekolah-sekolah dengan pendidikan yang tepat guna, agar dengan demikian kalau mereka kembali ketempatnya semula, mereka akan memiliki pengetahuan yang dapat mereka pergunakan untuk melakukan tugas-tugas sehari-harinya.  Usaha untuk menggunakan kemampuan yang telah diberikan oleh Allah untuk hal-hal yang tidak mendatangkan kebaikan, tidak akan memberikan sesuatupun yang dapat engkau bawa dalam kehidupan masa depanmu, tidak ada catatan mengenai perbuatan baik, catatan tentang tindakan penuh kasih, yang tercatat dalam buku disurga, --  “Ditimbang dan kedapatan ringan.”
Rajin belajar sangat perlu, dan demikian pula rajin bekerja.  Bermain tidaklah terlalu perlu.  Pengaruhnya telah berkembang diantara para murid dalam keasyikan mereka terhadap hiburan-hiburan, terhadap kekuatan sihir yang memukau, terhadap penghalang dari pengaruh  kebenaran yang dilimpahkan kedalam pikiran dan tabiat manusia.  Pikiran yang seimbang dengan baik biasanya tidak menginginkan penggunaan kekuatan fisik untuk melakukan hiburan-hiburan.  Pekerjaan fisik yang digabungkan dengan pekerjaan mental yang berguna, adalah merupakan disiplin dalam kehidupan sehari-hari, kemudian memiliki daya tarik oleh karena pantulan dari pikiran dan tubuh yang terdidik dan berkwalitas, guna membentuk pekerjaan yang dirancang Allah agar dilakukan oleh manusia dalam berbagai macam bidang.  Semakin sempurna orang-orang muda ini mengerti bagaimana melakukan tugas-tugas sehari-hari, maka akan semakin cerdas dan sehatlah dia, memberikan kesukaan dari sehari kesehari karena berguna juga bagi orang lain.
Pikiran yang terdidik untuk menyukai pekerjaan fisik dalam kehidupan sehari-hari, akan diperkembangkan, dan melalui pembelajaran dan pelatihan, maka pikiran itu akan terlatih disiplin dan diperlengkapi dengan hal-hal yang berguna, dan dipenuhi dengan pengetahuan yang perlu untuk menjadi penolong dan berkat bagi diri mereka sendiri dan bagi orang lain.  Biarlah setiap murid mempertimbangkan, dan mampu mengatakan, aku belajar, aku bekerja, untuk selama-lamanya.  Mereka dapat belajar untuk menjadi seorang penyabar yang tekun, dan sungguh-sungguh berusaha dengan menggabungkan pekerjaan mental dan fisik mereka.  Kekuatan apakah yang ada didalam permainan bola kaki dan hiburan yang lain-lain yang ditiru dari cara-cara orang kafir  --  latihan-latihan yang tidak menjadi berkat bagi orang lain!   Gunakan kekuatan-kekuatan yang sama untuk melatih diri melakukan pekerjaan yang berguna,  maka bukankah catatanmu akan menjadi lebih memuaskan guna menghadapi hari besar Allah?
Apapun yang dilakukan oleh orang-orang Kristen karena dorongan untuk melakukan kewajiban-kewajibannya, dan karena engkau adalah penatalayan-penatalayan talenta-talenta yang  dipergunakan untuk menjadi berkat bagi dirimu sendiri dan bagi orang lain, maka engkau akan mendapatkan kepuasan yang luar biasa; karena semua dilakukan bagi kemuliaan Allah.  Sedikitpun saya tidak menemukan dalam kehidupan Kristus dimana Dia menggunakan waktunya untuk bermain dan menikmati hiburan-hiburan.  Dia adalah Pendidik yang besar bagi kehidupan yang sekarang dan yang akan datang.  Sedikitpun tidak saya dapati dimana Dia mendidik murid-muridNya untuk melibatkan diri dengan hiburan-hiburan dari permainan bola kaki atau permainan-permainan seperti adu tinju guna melatih fisik, atau menikmati acara-acara penampilan diteater-teater;  namun Kristus tetap merupakan pola didalam segala hal.  Kristus, Penebus dunia, memberikan pekerjaan kepada setiap orang dan meminta mereka “bekerja sampai Aku datang.”  Dan didalam melakukan pekerjaanNya, hati akan dihangatkan karena usaha semacam itu, dan seluruh kekuatan jiwa akan dicatat didalam pekerjaan yang ditentukan oleh Tuhan.  Dan itu adalah pekerjaan yang tinggi dan penting.  Para guru dan murid Kristen akan dimampukan untuk menjadi penatalayan-penatalayan bagi kemurahan Kristus, dan selalu bersungguh-sungguh.
Semua yang dapat mereka lakukan bagi Yesus haruslah selalu dilakukan dengan kesungguhan hati, dengan memiliki keinginan yang berapi-api untuk menunjukkan rasa syukur mereka kepada Allah dalam cara yang paling tekun terhadap setiap kewajiban yang dibebankan keatas mereka, agar melalui kesetiaan mereka terhadap Allah, mereka boleh menanggapi karunia yang besar dan ajaib dari Anak tunggal Allah, sehingga dengan menaruh iman kepadaNya, mereka tidak akan binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.
Ada kebutuhan bagi setiap orang disetiap sekolah dan disetiap lembaga, seperti Daniel dulu dengan hubungannya yang erat dengan Sumber Kebijaksanaan, sehingga doa-doanya memungkinkan dia meraih standar yang tertinggi didalam melakukan tugas-tugasnya disetiap bidang, sehingga dia mampu memenuhi mutu pelajaran yang diwajibkan, bukan hanya dibawah asuhan guru-guru yang cerdas, tetapi juga dibawah asuhan makhluk-makhluk surga, dengan kesadaran yang Maha melihat, Mata yang Tidak pernah tidur itu selalu mengawasi dia.  Kasih dan takut akan Allah selalu berada didepan Daniel, dan dia mendidik, melatih seluruh kekuatannya untuk sedapat mungkin menanggapi pemeliharaan dan kasih sang Guru Besar, dengan penuh kesadaran akan kemampuan Allah.  Keempat anak-anak Ibrani itu tidak akan membiarkan motif-motif kepentingan diri sendiri dan kecintaan terhadap hiburan-hiburan mengisi saat-saat indah dalam kehidupannya.    Mereka bekerja dengan hati dan pikiran yang rela dan siap sedia.  Tidak ada lagi standar yang lebih tinggi yang dapat dicapai oleh setiap orang Kristen.  Allah meminta setiap orang Kristen lebih daripada apa yang telah diberikan kepada mereka.  Kamu adalah “tontonan bagi dunia, bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia.”  --  Special Testimonies on Education,”  October, 1893.

















































30
PENDIDIKAN   YANG   TERBAIK   DAN   TUJUANNYA

Pendidikan yang terbaik yang dapat diberikan kepada anak-anak dan orang-orang muda adalah pendidikan yang mempunyai hubungan yang paling dekat dengan kehidupan kekal dimasa depan.  Pendidikan semacam ini haruslah diberikan oleh para orang tua yang rohani, oleh para guru yang mempunyai penyerahan, dan oleh gereja sampai tuntas, agar orang-orang muda itu bila ditamatkan akan menjadi missionari-missionari yang bersungguh-sungguh bagi rumah tangga ataupun ladang-ladang diluar negeri.  Mereka harus mendapatkan pengarahan didalam kebenaran Alkitab, sehingga mereka dapat menjadi tiang-tiang gereja, pahlawan-pahlawan kebenaran, ditanam dan berakar didalam iman mereka.  Mereka harus mengetahui apa yang mereka percayai dan memiliki pengalaman dalam hal-hal yang rohani agar mereka tidak menjadi pengkhianat-pengkhianat terhadap orang-orang suci.
Orang-orang muda haruslah dididik dengan persepsi dan teladan agar mereka dapat menjadi pekerja-pekerja bagi Allah, utusan-utusan berkemurahan, siap untuk pekerjaan yang baik dan mau bekerja, sehingga mereka boleh menjadi berkat bagi orang-orang yang hampir binasa.  Kita sangat membutuhkan orang-orang yang mampu yang dididik dengan baik, dan talenta-talenta yang dipercayakan kepada para orang muda haruslah diserahkan untuk pelayanan bagi Allah, dan dipekerjakan didalam pekerjaanNya.  Disana harus ada orang-orang yang berkwalitas untuk bekerja didalam gereja-gereja dan melatih orang-orang muda kita bagi berbagai bidang pekerjaan, sehingga banyak jiwa-jiwa boleh dibawa untuk melihat Yesus.  Sekolah-sekolah yang kita dirikan haruslah mempunyai pandangan dalam hal ini, dan jangan mengikuti lembaga-lembaga sekolah-sekolah yang didirikan oleh gereja-gereja lain,  atau yang didirikan oleh seminari-seminari dan perguruan-perguruan tinggi yang duniawi.  Sekolah-sekolah kita haruslah menjalankan peraturan yang lebih tinggi, dimana tidak ada bentuk-bentuk ketidak-setiaan terjadi.  Para murid harus dididik didalam hal ke-Kristen-an yang praktis, dan Alkitab haruslah dijunjung tinggi sebagai buku pelajaran yang paling penting.
Diseluruh bagian dunia terdapat tuntutan besar untuk mendatangkan guru-guru dan dokter-dokter Kristen.  Disetiap sudut ladang baik dirumah maupun diluar negeri, pintu-pintu terbuka bagi mereka yang dapa tmelakukan kebaikan bagi tubuh dan jiwa, membawa terang kebenaran yang berharga.  Kelalaian yang lalu dalam hal ini janganlah diulangi kembali.  Terang besar telah bersinar diatas jalan yang harus kita lalui, tetapi langkah-langkah kaki kita telah tertinggal jauh dibelakang terang itu.  Banyak dari orang-orang muda kita yang sebenarnya dapat diharapkan, ternyata telah menyerahkan kemampuan terbaik mereka kepada ilah-ilah dan telah mengorbankan diri kepada pangeran kejahatan.  Kalau saja orang-orang muda yang ada disekolah-sekolah kita mau menggantungkan diri kepada perjuangan Roh Kudus Tuhan, agar mereka boleh mengenal keberadaanNya, dan menunggu Allah, sehingga mereka mengetahui dan mau melakukan kehendakNya.  Dengan jalan ini mereka akan dapat membuka pintu-pintu menuju hati Yesus.
Didalam menyerahkan diri kita sendiri kepada Allah, kia akan memperoleh banyak keuntungan;  karena kalau kita memiliki kelemahan-kelemahan tabiat, sebagaimana semua kita, kita menyatukan diri kepada Dia yang berkuasa untuk menyelamatkan.  Kelalaian kita akan dipersatukan dengan kebijaksanaan yang tidak terbatas,  kerapuhan kita dipersatukan kepada kekuatan yang besar, dan seperti Yakub, setiap orang boleh menjadi anak Allah.  Dengan berhubungan kepada Tuhan Allah Israel, kita akan memiliki kuasa dari atas yang memungkinkan kita menjadi pemenang-pemenang;  dan dengan kasih yang mulia kita akan mendapatkan jalan mencapai hati banyak orang.  Kita harus mengeratkan pegangan tangan kita yang gemetar kepada takhta diatas dan mengatakan, “Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, kecuali engkau memberkati aku,”  Jaminan telah diberikan yang Dia akan memberkati kita dan menjadikan kita berkat bagi orang lain;  dan inilah terang kita, kesukaan kita, dan kemenangan kita.  Kalau para orang muda mengerti apa artinya memiliki kasih dan kesukaan Allah didalam hati, mereka akan mulai menyadari nilai dari kesempatan-kesempatan mereka yang telah dibeli dengan darah, mereka akan menyerahkan segenap kemampuan mereka kepada Allah, dan berusaha dengan kekuatan yang diberikan oleh Allah kepada mereka untuk menambahkan talenta-talenta dan digunakan bagi pelayanan kepada Allah.
Satu-satunya keselamatan dari dosa dan kejahatan bagi para orang muda kita adalah mempunyai hubungan yang hidup dengan Allah. Mereka harus belajar bagaimana mencari Allah, agar mereka boleh dipenuhi dengan Roh Kudus, dan bertindak seakan-akan mereka menyadari yang segenap warga surga sedang memandang mereka dengan penuh kecemasan,  siap melindungi mereka dalam waktu-waktu bahaya dan dalam waktu-waktu yang diperlukan.  Orang-orang muda harus dipagari dengan peringatan-peringatan dan pengarahan-pengarahan melawan pencobaan.  Mereka harus diajar apa yang keberanian dapat lakukan didalam Sabda Allah.  Mereka sudah harus dapat membayangkan kebinasaan yang berada didepan mereka kalau mereka melangkah ditepi jalan kejahatan.  Mereka harus menghormati nasehat-nasehat yang terdapat dalam Sabda Allah.  Mereka harus diarahkan sedemikian rupa sehingga mereka akan mengatur diri melawan kejahatan, dan memutuskan untuk tidak memasuki jalan dimana mereka tidak dapat mengharapkan Yesus mendampingi mereka, dan berkatNya menyertai mereka.  Mereka harus diajar mengenai kerohanian dalam kehidupan sehari-hari agar mereka boleh disucikan pada setiap hubungan dalam kehidupan, baik dirumah, ditempat pekerjaan, digereja, maupun dimasyarakat.  Mereka harus dididik sedemikian rupa sehingga mereka menyadari bahayanya meremehkan kesempatan-kesempatan mereka, dan Allah mengharapkan mereka mencari berkat Allah setiap hari dengan rasa hormat dan bersungguh-sungguh.  Berkat Allah adalah pemberian yang sangat berharga dan harus diperhitungkan sebagai sesuatu yang layak yang tidak patut dikorbankan dengan harga berapapun juga.  Berkat Allah akan membuat orang menjadi kaya dan tidak mengenal kesedihan.
Hati saya diombang-ambingkan sampai kedasarnya pada waktu saya membaca pelecehan kuasa-kuasa yang mulia dibawah pelayanan setan.  Dijabatan-jabatan pemerintahan, dikedudukan-kedudukan dengan tanggung-jawab tinggi, dijajaran-jajaran kepemimpinan, orang selalu digoda oleh kejahatan; maka kebobrokan dan kemerosotan, penipuan dan penggelapan, perampokan dan pemerasan, akan menjadi hasil akhirnya.  Ada banyak korupsi yang ditimbulkan keatas dunia ini, dan pengaruhnya yang mematikan akan meracuni masyarakat.  Disetiap tempat setan telah memasang jerat untuk menjerumuskan orang-orang yang berpendidikan, orang-orang yang mampu menjadi pekerja-pekerja Allah, oran-orang yang didampingi oleh malaikat-malaikat penghuni surga, agar setan dapat mengikat mereka untuk dijadikan budaknya.  Dan Yesus telah menebus mereka dari ikatan-ikatan musuh, tetapi mereka menolak kebebasan, tidak mau menjadi anak-anak akhli waris Allah, dan bersama Yesus Kristus menuju tempat yang kekal.  Mereka hidup seakan-akan bumi, uang, kedudukan, rumah-rumah, dan tanah-tanah adalah tujuan utama dari penciptaan.  Melalui kasih dan kelembutan Allah, hidup mereka telah ditebus;  bukankah merupakan pemandangan yang menyedihkan melihat manusia dengan kemampuan besar hidup ditingkat yang sedemikian rendah?
Harganya telah dibayar, dan memungkinkan semua orang untuk datang kepada Allah, dan melalui hidup penurutan terus meningkat sampai kepada kehidupan yang kekal.  Betapa sedihnya melihat manusia yang berbalik dari warisan kekekalan, dan hidup demi kesombongan, demi kepentingan dan penonjolan diri, dan menundukkan diri kepada peraturan setan, kehilangan berkat yang dapat mereka peroleh dalam kehidupan yang sekarang maupun yang akan datang.  Mereka boleh memasuki istana-istana surga, diangkat kepada tingkat kebebasan dan kesetaraan  dengan Kristus dan malaikat-malaikat surga beserta Anak Allah;  namun hampir tidak dapat dipercaya melihat mereka berbalik dari daya tarik surga.  Pencipta dari semesta alam bertujuan untuk mencintai semua orang yang percaya kepada AnakNya yang Tunggal sebagai Penebus pribadi, seperti Dia sendiri mengasihi PutraNya.  Pada saat ini kemurahanNya dilimpahkan kepada kita, Dia telah memberikan pemberian berupa Terang dan Kebesaran surga kepada manusia, dan bersama dengan Dia, Dia telah mencurahkan seluruh harta surga, dan sebagai tujuanNya yang utama dari kemuliaanNya, Dia menginginkan kita menyukai segala sesuatu yang dapat meningkatkan keagungan tabiat-tabiat kita yang terus berkembang.  Kita sudah dirancang agar sesuai dengan istana surga diatas.
Tetapi setan berjuang terus untuk mendapatkan jiwa-jiwa manusia, dia menebarkan bayangan mautnya untuk menghalangi jalan-jalan mereka, dengan maksud agar mereka tidak dapat melihat terang surga.  Dia tidak ingin kalau mereka menangkap seberkas cahaya  sekecil apapun untuk melihat upah dari masa depan mereka dan kemuliaan yang kekal yang dipersiapkan untuk orang-orang yang akan menduduki kerajaan surga, ataupun mereka mencicipi sedikit pengalaman yang akan memberikan rasa dari kebahagiaan disurga.  Dan dengan adanya daya tarik surga yang sudah ditempatkan didepan pikiran manusia untuk memberikan ilham tentang pengharapan dan memacu usaha perjuangan, bagaimana mungkin kita dapat berpaling dari pengharapan dan memilih dosa dengan akibatnya yaitu kematian?
Orang-orang yang menerima Kristus sebagai Juru Selamat mereka telah memiliki janji kehidupan untuk yang sekarang dan yang akan datang.  Manusia tidak berhutang apapun juga kepada setan sehingga harus membayarkan kemampuannya kepada dia; tetapi kesetiaannya haruslah ditujukan hanya kepada Allah yang tidak terbatas dan kekal.   Murid Kristus yang paling rendah sekalipun boleh menjadi warga negara surga, menjadi akhli waris Allah untuk mendapat kebaikan dan sesuatu yang berharga yang tidak akan pernah musnah.  Wahai, kalau saja setiap manusia mau memilih karunia surgawi dan menjadi anak-anak Allah untuk mewarisi dunia yang dijamin tidak akan terjamah oleh perusak, dunia yang tidak akan pernah berakhir!   Janganlah memilih dunia, tetapi pilihlah warisan yang lebih baik!   Paksakan, desak jalanmu agar mengarah kepada tanda dari nilai panggilanmu yang paling tinggi didalam Kristus Yesus.  Demi Kristus, biarlah tujuan dari pendidikanmu boleh dibentuk oleh karena dorongan untuk mendapatkan dunia yang lebih baik.  --  Review and Herald, 21 Nopember 1893.




























You may also like

Tidak ada komentar: